Breaking News
light_mode

Material Center Dongkrak Kemajuan Furnitur Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
  • visibility 120

Seorang pekerja menyelesaikan pembuatan kursi kayu
SUMBER mebelminimalis-m.blogspot.com

JEPARA  Material
center segera dibangun oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui
Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA). Hal itu dilakukan
untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kualitas terbaik, legal, dan harga yang
kompetitif bagi industri kecil menengah (IKM) furnitur Jepara.

Dilansir dari jepara.go.id, Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih mengtakan salah satu
masalah yang masih dihadapi IKM furnitur Jepara hingga sekarang adalah bahan
bakunya. “Akses bahan baku sangat penting, karena bagi IKM, mendapatkan bahan
baku dengan harga kompetitif dan sesuai spesifikasi pasar adalah sebuah
tantangan.” katanya, saat membuka fokus grup diskusi (FGD) material center di
salah satu hotel di Bandengan, pada Rabu (22/1/2020).

Gati menyampaikan, kajian material
center sudah dimulai sejak tahun lalu, dan tahun 2020 menjadi awal
implementasinya. Antara lain dengan menyepakati seperti apa bentuk pengelolaan
dan kelembagaan material center, peran stakeholder, bussiness plan, dan
mempersiapkan infrastruktur apa yang dibutuhkan.

Di hadapan peserta FGD yang terdiri
dari 75 IKM di Jepara, Gati mengungkapkan dengan menerapkan sistem Internet
of Things (IoT) konsep material center di Jepara akan mencakup 4 model
bisnis yang dibutuhkan IKM yakni bisnis PPIC (production planning inventory
control), bisnis jasa sewa permesinan secara kolektif, model pengelolaan bahan
baku standar dan pendukung, serta model pengelolaan kegiatan logistik bagi IKM.

Acara FGD untuk pembangunan material center

Kemenperin mengakui, Jepara saat
ini masih menjadi salah satu sentra furnitur dan kerajinan kayu yang potensial
dan memiliki kekayaan intelektual dengan kearifan lokal di Indonesia. Bagi
pasar global, selain didukung keragaman corak yang berciri khas lokal serta SDM
kompeten, daya saing industri furnitur dan kerajinan kayu Jepara terletak pada
kualitas bahan baku.

Sehingga hadirnya material center menjadikan
ketersediaan bahan baku berkualitas dan legal akan terpenuhi, produksi terus
berjalan, perdagangan akan terus bergerak, muaranya kesejahteraan masyarakat
semakin meningkat.

Setelah membuka FGD material
center, di ruang berbeda Dirjen IKMA langsung memimpin rapat untuk membahas
kesiapan pengembangan material center IKM furnitur Jepara. Rapat diikuti Kepala
Disperindag Provinsi Jawa Tengah M. Arif Sambodo, Kepala Disperindag Kabupaten
Jepara Ratib Zaini dan beberapa dinas terkait, serta perwakilan asosiasi
seperti dari HIMKI dan Koperasi Industri Mebel dan Kerajinan Jepara. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJ Bupati Pati Buka Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 di Desa Ngawen

    PJ Bupati Pati Buka Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 di Desa Ngawen

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PATI – Penjabat (PJ) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2024 di lapangan olahraga Desa Ngawen, Kecamatan Cluwak, pada pagi hari Rabu, (24/7/2024). Program TMMD Sengkuyung di wilayah Kabupaten Pati diluncurkan kembali di dua desa, yaitu Desa Payak di Kecamatan Cluwak dan […]

  • Selamatkan Lahan Kritis Pohon Alpukat Bisa Jadi Solusinya

    Selamatkan Lahan Kritis Pohon Alpukat Bisa Jadi Solusinya

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Ilustrasi bibit pohon alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis Lahan kritis perlu mendapat penanganan agar tidak menjadi pemicu bencana alam seperti banjir terjadi. Caranya adalah menanam pohon. Salah satu pohon yang direkomendasikan adalah alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis. PATI – Masyarakat didorong untuk ikut serta memelihara lahan kritis di lingkungannya, […]

  • Kepala Dispermades Pati Tri Haryama.

    Kepala Dispermades Pati Ikut Dipanggil KPK Soal OTT Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, Begini Ceritanya

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    PATI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, mengaku turut dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, dalam dugaan kasus jual beli jabatan perangkat desa. Tri mengatakan, pemeriksaan dilakukan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, pada Senin […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Priska Ainun Zumrotul Ulfa Sumber : Facebook Priska Ainun Zamrotul Ulfa Sudah sejak lama, perempuan kelahiran Jepara 29 Juli 1997 ini gemar dunia bisnis. Namun baru di awal tahun 2016 lalu ia menekuni dunia bisnis, tepatnya jualan online. Jilbab menjadi barang pertama yang dijualnya. Lalu merambah berjualan tas, sepatu, baju, dan kosmetik. Ia mengaku senang […]

  • Ketua Sementara DPRD Pati Tekankan Pentingnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

    Ketua Sementara DPRD Pati Tekankan Pentingnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran desa. Menurutnya, transparansi merupakan pilar utama dalam membangun tata kelola keuangan desa yang baik. “Transparansi bukan hanya soal keterbukaan informasi, tapi juga tentang membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa,” ujarnya. Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan […]

expand_less