Breaking News
light_mode

Material Center Dongkrak Kemajuan Furnitur Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
  • visibility 187

Seorang pekerja menyelesaikan pembuatan kursi kayu
SUMBER mebelminimalis-m.blogspot.com

JEPARA  Material
center segera dibangun oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui
Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA). Hal itu dilakukan
untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kualitas terbaik, legal, dan harga yang
kompetitif bagi industri kecil menengah (IKM) furnitur Jepara.

Dilansir dari jepara.go.id, Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih mengtakan salah satu
masalah yang masih dihadapi IKM furnitur Jepara hingga sekarang adalah bahan
bakunya. “Akses bahan baku sangat penting, karena bagi IKM, mendapatkan bahan
baku dengan harga kompetitif dan sesuai spesifikasi pasar adalah sebuah
tantangan.” katanya, saat membuka fokus grup diskusi (FGD) material center di
salah satu hotel di Bandengan, pada Rabu (22/1/2020).

Gati menyampaikan, kajian material
center sudah dimulai sejak tahun lalu, dan tahun 2020 menjadi awal
implementasinya. Antara lain dengan menyepakati seperti apa bentuk pengelolaan
dan kelembagaan material center, peran stakeholder, bussiness plan, dan
mempersiapkan infrastruktur apa yang dibutuhkan.

Di hadapan peserta FGD yang terdiri
dari 75 IKM di Jepara, Gati mengungkapkan dengan menerapkan sistem Internet
of Things (IoT) konsep material center di Jepara akan mencakup 4 model
bisnis yang dibutuhkan IKM yakni bisnis PPIC (production planning inventory
control), bisnis jasa sewa permesinan secara kolektif, model pengelolaan bahan
baku standar dan pendukung, serta model pengelolaan kegiatan logistik bagi IKM.

Acara FGD untuk pembangunan material center

Kemenperin mengakui, Jepara saat
ini masih menjadi salah satu sentra furnitur dan kerajinan kayu yang potensial
dan memiliki kekayaan intelektual dengan kearifan lokal di Indonesia. Bagi
pasar global, selain didukung keragaman corak yang berciri khas lokal serta SDM
kompeten, daya saing industri furnitur dan kerajinan kayu Jepara terletak pada
kualitas bahan baku.

Sehingga hadirnya material center menjadikan
ketersediaan bahan baku berkualitas dan legal akan terpenuhi, produksi terus
berjalan, perdagangan akan terus bergerak, muaranya kesejahteraan masyarakat
semakin meningkat.

Setelah membuka FGD material
center, di ruang berbeda Dirjen IKMA langsung memimpin rapat untuk membahas
kesiapan pengembangan material center IKM furnitur Jepara. Rapat diikuti Kepala
Disperindag Provinsi Jawa Tengah M. Arif Sambodo, Kepala Disperindag Kabupaten
Jepara Ratib Zaini dan beberapa dinas terkait, serta perwakilan asosiasi
seperti dari HIMKI dan Koperasi Industri Mebel dan Kerajinan Jepara. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Rusunawa Bumirejo Juwana Memprihatinkan, Komisi C DPRD Pati Angkat Suara

    Kondisi Rusunawa Bumirejo Juwana Memprihatinkan, Komisi C DPRD Pati Angkat Suara

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, kini dinilai semakin memprihatinkan. Berbagai bagian bangunan yang dibangun sebagai tempat hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu terlihat mengalami kerusakan yang cukup signifikan dan butuh penanganan segera. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan bahwa pemeliharaan aset […]

  • Korupsi dan Azas Pencurian yang Harus Dilawan

    Korupsi dan Azas Pencurian yang Harus Dilawan

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Dokumen Pribadi Alkisah. Nyai Ontosoroh meradang suatu pagi kepada sekaut (Red, kepala kepolisian distrik). Mertua Minke, dalam Roman Anak Semua Bangsa besutan Pramoedya Ananta Toer itu sedang terlibat pertengkaran kecil. Pemicunya tak lain adalah sebuah azas. Sebelumnya, Nyai Ontosoroh dan Minke tak diperkenankan keluar rumah dalam beberapa hari, setelah Annelis dibawa berlayar (Red, dirampas dari […]

  • Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.899
    • 0Komentar

    JEPARA – Pertarungan sengit di papan bawah klasemen akan tersaji saat Laskar Kalinyamat menjamu Laskar Sape Kerrab. Kedua tim saat ini tengah terjebak dalam tren negatif dan sangat membutuhkan poin penuh untuk menjauh dari jeratan zona degradasi Super League 2025/2026. Analisis Performa Madura United (5 Laga Terakhir) Madura United datang ke Jepara dengan kondisi yang […]

  • Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Rudy Eka Priambada saat di mes Persipa  PATI – Dua kekalahan beruntun yang dialami Persipa, akhirnya memakan tumbal. Pelatih kepala Gatot Barnowo mengundurkan diri lebih awal. Sebelum menemani Ihsan Ramadhani bertandang ke Stadion Krida, menghadapi Persipur Purwodadi Rabu (24/7/2019). Posisi pria yang akrab disapa Mbah Gatot itu digantikan Rudy Eka Priambada. Pelatih berusia 37 tahun […]

  • Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    PATI – Di Jalan Kolonel Sunandar Gang 6, Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dua bangunan tempat ibadah — Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong dan Masjid Al-Muqorrobin — berdiri tegak saling berhadapan. Bukan sekadar bertetangga, sebuah kanopi permanen selebar kurang lebih lima meter membentang di atas jalan, menghubungkan atap keduanya seolah menjadi simbol tangan […]

  • Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

    Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Dokumen HMJ Syari’ah STAIN Kudus Lingkar Muria, KUDUS – Dalam dunia akademik, menjiplak sebuah karya hukumnya haram. Baik secara ilmiah maupun hukmiyah. Ada etika dalam mengutip sebuah karya. Hal itu disampaikan Kisbiyanto, ketua Jurusan Tarbiyah dalam apel pembukaan pelatihan makalah yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan  (HMJ) Tarbiyah, di halaman kampus barat STAIN Kudus Sabtu (9/92017) kemarin. […]

expand_less