Breaking News
light_mode

Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
  • visibility 157
Kegiatan KKN dari rumah oleh mahasiswi UIN Walisongo belum lama ini

Beragam
jenis tanaman obat keluarga. Manfaatnya banyak. Sudah saatnya kita kembali
melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lingkungan rumah.

Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT
DR KE 11) UIN Walisongo Semarang mengadakan penanaman obat keluarga dan
pembuatan pot bunga dari bahan bekas dengan peserta didik di lingkungan sekitar
yang dilaksanakan pada Jum’at, 05 Februari 2021 sejak pukul 13.00 hingga 16.00
WIB.

Penanaman obat keluarga tersebut sebagai pertolongan
pertama pada kecelakaan kecil pada keluarga. Banyak pekarangan rumah yang
kosong tanpa manfaat karena malas dan menyepelekan manfaat dari tanaman toga oleh
karena itu banyak hal yang seharusnya bisa dimanfaatkan salah satunya menanam
obat keluarga untuk pertolongan pertama pada keluarga kecil anda.

Banyak tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah
antara lain : lidah buaya, kunyit, sereh, lengkuas, jahe, kencur dll. Salah
satunya kunyit yaitu dalam bahan alam kunyit yang bisa ditanam dengan mudah di
pekarangan rumah sangat kaya manfaat dan bahan kimia yang memberikan manfaat
berlimpah. Kunyit memiliki nama lain Curcuma
domestica Val
. Khasiat kunyit sebagai antioksidan, anti karsinogenik, anti
alzeimer dan juga anti kanker. (Depkes RI, 1995). 

Anak-anak mengikuti kegiatan penanaman tanaman obat keluarga

Kurkumin mempunyai rumus molekul C12H20O6
(BM = 368). Sifat kimia kurkumin yang menarik adalah sifat perubahan
warna akibat perubahan pH lingkungan. Kurkumin berwarna kuning atau kuning
jingga pada suasana asam sedangkan suasana basa berwarna merah  Adanya cahaya dapat menyebabkan terjadinya
degradasi fitokimia senyawa tersebut. Hal ini karena adanya gugus metilen aktif
diantara dua gugus keton pada senyawa tersebut

Kurkumin adalah senyawa yang berasal dari tanaman kunyit
dan sejenisnya. Kurkumin dapat dimanfaatkan sebagai senyawa antioksidan. Tubuh
memerlukan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan
radikal bebas dengan meredam dampak negatif senyawa ini. (Nugrahadi dan
Limantara, 2008).

Kunyit (Curcuma domestica Val.) meningkatkan kapasitas
antioksidan tubuh secara drastis. Kerusakan oksidatif diyakini menjadi salah
satu mekanisme dibalik penuaan dan sejumlah penyakit. Kerusakan oksidatif
melibatkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif disertai dengan electron
yang tidak memiliki pasangan. Radikal bebas cenderung bereaksi dengan zat
organik yang penting, seperti protein asam lemak atau DNA. Alasan utama mengapa
antioksidan sangat penting adalah karena mereka melindungi tubuh kita dari
radikal bebas. Kurkumin ternyata memiliki kandungan antioksidan yang diperoleh
dari struktur kimiawi yang dapat menetralisir radikal bebas. Namun kurkumin
juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan tubuh. Dengan cara tersebut,
kurkumin mampu melawan radikal bebas. Kurkumin memblokir radikal bebas secara
langsung, kemudian menstimulasi mekanisme antioksidan tubuh.

Dari kegiatan ini, harapannya tidak ada lagi masyarakat
yang tidak menggunakan pekarangan rumah dengan alasan malas dan menyepelekan manfaat
dari tanaman toga
karena
kegiatan
tanaman toga akan tetap tumbuh subur secara optimal tanpa perawatan khusus maupun
pupuk.
Semoga kesadaran
masyarakat terhadap
penanaman obat keluarga ini sebagai bekal pertolongan pertama
yang
cukup penting bagi keluarga.

Tika Fauziatul Maula, Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT DR KE 11) UIN Walisongo Semarang

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Buah pir segar

    Menggali Manfaat Kesehatan dari Buah Pir

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Buah pir segar Buah pir, dengan bentuknya yang khas seperti pir dan rasa yang lezat, bukan hanya sekadar makanan yang menggiurkan tetapi juga kaya akan manfaat kesehatan. Mengonsumsi buah pir secara teratur dapat memberikan sejumlah kebaikan bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari makan buah pir:   1. Sumber Serat […]

  • Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    Ingin Mandiri dan Punya Toko Sendiri

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Priska Ainun Zumrotul Ulfa Sumber : Facebook Priska Ainun Zamrotul Ulfa Sudah sejak lama, perempuan kelahiran Jepara 29 Juli 1997 ini gemar dunia bisnis. Namun baru di awal tahun 2016 lalu ia menekuni dunia bisnis, tepatnya jualan online. Jilbab menjadi barang pertama yang dijualnya. Lalu merambah berjualan tas, sepatu, baju, dan kosmetik. Ia mengaku senang […]

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 168
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya tradisi Meron sebagai wadah untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. Menurutnya, Meron tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang kebersamaan, rasa syukur, dan ketaatan kepada Allah SWT. “Semoga tradisi Meron tetap lestari di Desa Sukolilo, dan dapat terus menginspirasi generasi mendatang,” ujar politisi dari […]

  • Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Patung Ikan Bandeng yang mirip dengan robot Desain patung di tugu bandeng tak biasa. Patung dengan panjang 26 meter dan lebar 6 meter itu didesain mirip robot. Bentuknya tak menunjukkan detail bagian tubuh ikan bandeng sama sekali, seperti umumnya di patung ikan bandeng yang sudah lebih dulu ada di Pati. Rangka utama patung ikan bandeng […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

expand_less