Breaking News
light_mode

Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 118

KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025).

Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan usaha yang sehat.

“Cukai besar tidak kita ubah, tetap seperti sebelumnya. Hanya untuk yang kecil-kecil, misalnya KIHT, masih kita kaji lebih lanjut apakah perlu ada kebijakan baru atau tidak,” jelasnya.

Pemerintah berupaya menarik industri rokok ilegal agar masuk ke jalur resmi, sehingga persaingan lebih adil dengan perusahaan besar.

“Tujuan kita jelas, yang ilegal-ilegal harus masuk industri legal. Dengan begitu, di pasar tidak ada lagi produk ilegal. Kalau masih ada yang berani main, kita sikat,” tegasnya.

Terkait usulan dari pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Kudus, untuk mendapatkan tambahan dana bagi hasil cukai, ia menyatakan bahwa hal ini akan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

Kabupaten Kudus mengajukan tambahan hingga Rp 1 triliun, namun keputusan final akan dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi nasional.

“Semua daerah minta tambahan bagi hasil. Kita lihat dulu kondisi keuangan negara. Kalau ekonomi tumbuh cepat, otomatis pajak, cukai, dan penerimaan negara meningkat. Itu bisa membuka peluang menambah distribusi ke daerah,” katanya.

Pemerintah telah menambah transfer ke daerah sebesar Rp 43 triliun pada tahun 2026 sesuai permintaan Kementerian Dalam Negeri.

“Sebagian program memang dipindahkan ke pemerintah daerah, sehingga tahun ini anggarannya mencapai Rp1.300 triliun. Tahun lalu hanya Rp 900 triliun, jadi ada kenaikan Rp 400 triliun. Net-netnya, seharusnya daerah tetap menerima lebih banyak meskipun kendali anggarannya tidak langsung di tangan pemda,” ujarnya.

Menteri Keuangan juga menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran rokok ilegal.

“Yang gelap-gelap itu harus kita hilangkan. Semua harus masuk ke jalur legal supaya persaingan sehat. Kalau masih ada rokok ilegal yang masuk pasar, jelas akan kita tindak. Bahkan peredaran dari luar negeri pun akan kita tutup semaksimal mungkin,” jelasnya.

Purbaya menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan cukai tidak hanya diukur dari besarannya, tetapi juga dari efektivitas implementasi dan pengawasan.

“Tidak ada yang sempurna. Tapi yang pasti, pengawasan akan lebih serius dan lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Dewi Wulandari Alam tidak hanya dapat mengusir penat serta tempat lari dari kejenuhan rutinitas, apalagi hanya latar berswafoto. Alam lebih dari itu, alam dapat memberikan banyak sekali pelajaran. Hal itu yang diyakini Dewi Wulandari. Perempuan kelahiran Jambi, 10 Februari 2000 ini medapat banyak sekali pelajaran dari alam yang pernah ia jelajahi. ”Dari alam saya dapatkan […]

  • Tidak Panik dan Tetap Waspada, Bersalawat dan Berdoa Cegah Corona

    Tidak Panik dan Tetap Waspada, Bersalawat dan Berdoa Cegah Corona

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Suasana pembacaan slawat dan doa bersama di madrasah Darul falah Sirahan Pati PATI – Salawat Thibbil Qulub mengalun lembut di halaman Perguruan Islam Darul Falah Desa Sirahan, pagi kemarin. Kiai Jamaludin Umar memimpin pembacaan salawat tersebut. Ratusan siswa-siswi duduk bersila menghayati munajat kepada Yang Maha Menyembuhkan itu. Direktur Perguruan Islam Darul Falah, Syamsudin Sukahar mengungkapkan, […]

  • Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salahsatunya yaitu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dukungan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam sebuah pernyataan resmi. “DPRD mendukung program pemerintah pusat, jadi dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan […]

  • Begini Wisata Alam Gunungsari Pati Dari Hutan Pinus Sampai Gardu Pandang

    Begini Wisata Alam Gunungsari Pati Dari Hutan Pinus Sampai Gardu Pandang

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Seorang pengunjung sedang bersantai melihat pemandangan alam dari Bukit Pandang Gunungsari PATI – Salah satu wisata alam unggulan di Kabupaten Pati adalah Gunungsari. Siapapun bakal dimanjakan pemandangan alam yang menakjubkan di tempat wisata yang masuk Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati ini.  Tiap hari pengunjung tak hentinya menyambangi wisata alam yang baru dibuka tahun 2018 ini. […]

  • Unit Kerja BRI Pati Tingkatkan Keakraban dengan Nasabah Lewat Jajanan Tradisional di Hari Pelanggan Nasional

    Unit Kerja BRI Pati Tingkatkan Keakraban dengan Nasabah Lewat Jajanan Tradisional di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PATI – Seluruh unit kerja BRI di Pati turut memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan menyambut nasabah secara khusus. Peringatan ini tidak hanya dilakukan di BRI Kanca Pati, tetapi juga di dua unit BRI KCP, 41 BRI Unit, dan 2 kantor kas. Agus Sumartono, Supervisor Penunjang Operasional BRI Cabang Pati, mengungkapkan bahwa seluruh unit kerja […]

  • Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Ayuk Anjarwati   https://www.facebook.com/ayuk.a.clalue Waktu luang memang sayang kalau terbuang. Untuk itu waktu luang harus dimanfaatkan betul. Inilah yang menjadi pegangan Ayuk Anjarwati. Perempuan kelahiran Pati, 9 April 2000 ini memanfaatkan betul waktu luang untuk beraktivitas yang manfaat, membaca. Hal ini ia lakukan sudah hampir setahun. Terutama saat waktu luang di sekolah, ia kerap asyik […]

expand_less