Breaking News
light_mode

Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 153

KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025).

Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan usaha yang sehat.

“Cukai besar tidak kita ubah, tetap seperti sebelumnya. Hanya untuk yang kecil-kecil, misalnya KIHT, masih kita kaji lebih lanjut apakah perlu ada kebijakan baru atau tidak,” jelasnya.

Pemerintah berupaya menarik industri rokok ilegal agar masuk ke jalur resmi, sehingga persaingan lebih adil dengan perusahaan besar.

“Tujuan kita jelas, yang ilegal-ilegal harus masuk industri legal. Dengan begitu, di pasar tidak ada lagi produk ilegal. Kalau masih ada yang berani main, kita sikat,” tegasnya.

Terkait usulan dari pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Kudus, untuk mendapatkan tambahan dana bagi hasil cukai, ia menyatakan bahwa hal ini akan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

Kabupaten Kudus mengajukan tambahan hingga Rp 1 triliun, namun keputusan final akan dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi nasional.

“Semua daerah minta tambahan bagi hasil. Kita lihat dulu kondisi keuangan negara. Kalau ekonomi tumbuh cepat, otomatis pajak, cukai, dan penerimaan negara meningkat. Itu bisa membuka peluang menambah distribusi ke daerah,” katanya.

Pemerintah telah menambah transfer ke daerah sebesar Rp 43 triliun pada tahun 2026 sesuai permintaan Kementerian Dalam Negeri.

“Sebagian program memang dipindahkan ke pemerintah daerah, sehingga tahun ini anggarannya mencapai Rp1.300 triliun. Tahun lalu hanya Rp 900 triliun, jadi ada kenaikan Rp 400 triliun. Net-netnya, seharusnya daerah tetap menerima lebih banyak meskipun kendali anggarannya tidak langsung di tangan pemda,” ujarnya.

Menteri Keuangan juga menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran rokok ilegal.

“Yang gelap-gelap itu harus kita hilangkan. Semua harus masuk ke jalur legal supaya persaingan sehat. Kalau masih ada rokok ilegal yang masuk pasar, jelas akan kita tindak. Bahkan peredaran dari luar negeri pun akan kita tutup semaksimal mungkin,” jelasnya.

Purbaya menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan cukai tidak hanya diukur dari besarannya, tetapi juga dari efektivitas implementasi dan pengawasan.

“Tidak ada yang sempurna. Tapi yang pasti, pengawasan akan lebih serius dan lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyoroti nasib guru honorer di wilayah tersebut yang masih belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. Menurutnya, kesejahteraan para guru honorer masih jauh dari ideal, dengan penghasilan yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. “Sudah sejak lama, guru honorer di sekolah hanya menerima penghasilan ratusan ribu rupiah […]

  • Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peningkatan pelayanan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Pati. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi secara rutin dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati guna mencapai tujuan tersebut. “Kami akan bicara dengan Dinas […]

  • Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    Saling Dukung Bisa Bikin Kompak

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Chilyatus Sa’adah Menjadi satu dalam sebuah tim memang harus kompak. Untuk mencapai tujuan tim itu, kekompakan tentu bisa diwujudkan dengan adanya saling dukung antar elemen dari tim itu. Dalam bekerja maupun lainnya. Begitulah yang didapat Chilyatus Sa’adah, perempuan kelahiran Jepara, 26 Agustus 1996 saat menjadi bagian dari tim kompetisi mobil listrik maupun mobil hemat energi. […]

  • Wasit Jadi Sorotan, Persipa Pati Tahan Imbang Persikas Subang 0-0

    Wasit Jadi Sorotan, Persipa Pati Tahan Imbang Persikas Subang 0-0

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 133
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Laga playoff degradasi Liga 2 2024/2025 antara Persipa Pati dan Persikas Subang berakhir imbang tanpa gol (0-0) di Stadion Persikas, Subang, Selasa (28/1/2025). Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 4 poin. Namun, Persipa Pati bernapas lega karena unggul selisih gol dan menempati peringkat kedua Grup Y, sementara Persikas Subang berada di peringkat […]

  • Edy Wuryanto Usulkan Revisi Data di BPS untuk Atasi Masalah Penerima PBI

    Edy Wuryanto Usulkan Revisi Data di BPS untuk Atasi Masalah Penerima PBI

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.665
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengidentifikasi adanya ketidaksesuaian pada data penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Blora. Menurutnya, hal ini menjadi alasan penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) Blora untuk tidak secara sembarangan menetapkan klasifikasi desil masyarakat. Permasalahan ini muncul seiring dengan peralihan sistem data dari Data […]

  • LAZISNU Ngabul Jepara Salurkan 14,7 Juta Untuk Guru TPQ dan Madin

    LAZISNU Ngabul Jepara Salurkan 14,7 Juta Untuk Guru TPQ dan Madin

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Penyerahan secara simbolis bisyaroh dari LAZISNU Ngabul untuk para guru TPQ dan madin. Puluhan guru TPQ dan madrasah diniyah di Desa Ngabul mendapat “THR” dari LAZISNU Ngabul. Total uang yang disalurkan sebesar 14,7 juta. JEPARA – Raut muka para guru TPQ dan madrasah diniyah di Desa Ngabul berseri-seri, menjelang lebaran ini mereka mendapat bisyaroh dari […]

expand_less