Breaking News
light_mode

Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
  • visibility 160

 


Para nelayan dibekali pengetahuan tentang cuaca. Harapannya, para
nelayan bisa mengukur bahan bakar dan logistik selama melaut. Dengan adanya
rasa aman, jalur melaut sudah diketahui, mereka bisa mengukur itu dengan baik.

PATI – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas menggelar Sekolah
Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
2021 Jawa Tengah di Pendopo Kecamatan Juwana, Pati. Kegiatan ini dilakukan
selama dua hari. Mulai Senin-Selasa (24-25/5/2021).

Kegiatan yang disokong Komisi V DPR RI ini mengambil tema “Mewujudkan
Nelayan dengan Hasil Tangkapan Meningkat dan Aman Berbasis Informasi Cuaca”. Deputi
Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, SLCN dimaksudkan untuk
mengedukasi para nelayan agar bisa memanfaatkan informasi dari BMKG supaya
kinerjanya optimal. Adapun tujuan akhirnya ialah mewujudkan ketahanan pangan
nasional.

Ketahanan pangan adalah program nasional dari pemerintah, baik itu
sumber pangan pertanian maupun dari laut. Di laut ada sumber pangan ikan, dan
budi daya rumput laut yang perlu digiatkan.

Informasi BMKG mestinya dimanfaatkan sektor perikanan dan kelautan,
baik dalam antisipasi cuaca ekstrem maupun untuk mengelola potensi perikanan.

“BMKG mengeluarkan informasi tidak hanya untuk meningkatkan hasil
tangkapan. Tapi juga memberi rasa aman untuk nelayan. Karena itu kami
informasikan di mana ada gelombang tinggi dan cuaca ekstrem,” imbuh Guswanto.

Untuk diketahui SLCN telah diselenggarakan sejak 2016 dan sampai saat
ini sudah memiliki hampir 42 ribu orang alumni. “Feedback nelayan sejauh ini
sangat positif, terutama nelayan besar. Sebab mereka jadi bisa mengukur bahan
bakar dan logistik selama melaut. Dengan adanya rasa aman, jalur melaut sudah
diketahui, mereka bisa mengukur itu dengan baik,” tandas dia.

Sementara, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Retno
Widyaningsih, menjelaskan bahwa target dalam SLCN ini ialah para nelayan
tangkap.

“Nelayan budi daya, petambak garam juga sudah pernah kami bina.
Harapannya ke depan mereka bisa memanfaatkan informasi cuaca dari BMKG.
Goalnya, kami ingin nelayan sejahtera,” jelas dia.

Di Juwana pun, lanjut Retno, BMKG sudah hadir dengan memasang display
informasi cuaca di Pelabuhan Perikanan Bajomulyo.

“Di display itu terlihat prakiraan cuaca dan gelombang laut untuk satu
minggu ke depan. Mudah dibaca untuk dimanfaatkan nelayan sebelum berangkat
melaut,” jelas dia. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan.

    Dapat Kucuran 30 Miliar Terminal Jepara Bakal Dibangun

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan. JEPARA – Terminal bus Jepara direncanakan segera dibangun dengan kucuran dana segar Rp 30 miliar dari APBN 2023. Terminal Jepara rencananya bakal dialihkan statusnya dari terminal Tipe C ke Tipe A tahun 2023   Karena itu pangkalan bus angkutan umum yang berada di […]

  • Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Ilustrasi Macan Tutul KUDUS – Secara umum kondisi hutan Muria masih bagus. Bahkan dalam sebuah pantauan, ada 13 ekor macan tutul dalam radius 55 kilometer yang berhasil diabadikan gambarnya. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Ratih Loekito dalam pertemuan di Command Center Selasa (5/3/2019). Pertemuan itu membahas soal pelestarian hutan Muria. ”Kami […]

  • Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

      Keseruan program mengolah sampah oleh mahasiswa PPG UPGRIS.  Keseruan dirasakan anak-anak TPQ Al-Falah Perum BPI, Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang, 17-25 Mei 2023. Mereka diajari cara memilah dan mengolah sampah, dalam program Gerakan Memilah dan Mengolah Sampah (GEMMES) yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas PGRI Semarang (Upgris). SEMARANG – Kegiatan ini […]

  • Meratapi Nasib Sial Klub Sultan PSG Pati

    Meratapi Nasib Sial Klub Sultan PSG Pati

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pemain PSG Pati/AHHA PS Pati Syaiful Indra Cahya membawa bola dibayangi pemain Persijap Jepara/@sri.nugroho Apa yang terjadi pada PSG Pati memang sungguh di luar dugaan. Klub sultan dengan uang berlimpah namun harus susah payah menjalani kompetisi perdana mereka di Liga 2. Dari ambisi naik kasta hingga akhirnya harus berjuang untuk lolos dari maut zona degradasi. […]

  • Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh Kabupaten Pati untuk lebih proaktif dalam mengatasi masalah sampah. Anggota DPRD Pati, Kastomo, perwakilan dari Dapil IV, menyoroti masih banyaknya sampah berserakan di berbagai desa, khususnya di bahu jalan. Kondisi ini, menurutnya, memprihatinkan dan perlu ditangani secara serius. “Kami melihat […]

  • DPRD Pati Dorong Adanya Revitalisasi Alun–Alun Kembangjoyo

    DPRD Pati Dorong Adanya Revitalisasi Alun–Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.877
    • 0Komentar

    PATI – Upaya untuk merevitalisasi Alun-Alun Kembangjoyo mendapatkan dukungan dari pihak DPRD Pati. Wakil Ketua DPRD Pati yang juga merupakan politisi PPP, Suwito, mengemukakan harapannya agar kawasan tersebut dapat direnovasi guna meningkatkan kenyamanan bagi seluruh pedagang dan pengunjung. “Dengan direnovasi diperbaiki lagi, mudah-mudahan pedagang ini biar bisa menjajakan pembelinya dan juga semakin ramai,” ujarnya. Menurut […]

expand_less