Breaking News
light_mode

Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
  • visibility 263

 

Buku Mushaf Nusantara

Sebuah buku tentang mushaf Alquran diterbitkan oleh santri
asal Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Pati. Buku bagus ini memuat jejak, ragam,
dan para penjaganya di Nusantara.

BUKU Mushaf Nusantara ini
merupakan buku  yang pertama kali
diterbitkan Zainal Abidin Sueb. Zainal terinspirasi menulis dari sosok Zainul
Milal Bizawie, penulis yang kenal produktif menelurkan buku tentang isu-isu
Islam Nusantara yang berasal dari Kajen, Pati.

Zainal mulai menulis buku ini
sejak habis lebaran tahun 2020 lalu. Saat itu, ia tergabung sebagai penulis
kontributor di tafsiralquran.id, salah satu website keislaman yang fokus
menggali khazanah tafsir dan Al-Qur’an dengan spirit keindonesiaan.

Zainal bersyukur karena
dibebaskan oleh Pemimpin Redaksinya untuk menulis apapun yang berkaitan dengan
Mushaf Al-Qur’an di Nusantara. Atas kesempatan itulah, akhirnya ia mulai
menyusun dan merangkai berbagai tulisan yang sudah terbit baik di
tafsiralquran.id, jurnal, hingga ringkasan dari penelitian strata satunya di
UIN Syarif Hidayatullah, menjadi satu buku dengan tebal xviii+254 halaman.

Zainal menekankan, meski terdapat
istilah ilmiah yang bersinggungan dengan ulumul Qur’an dan ilmu pernaskahan
kuno (filologi), namun bukunya ditulis dengan bahasa yang ringan dan sederhana.

“Buku ini saya ibaratkan
sebagai pengantar untuk memasuki rimbunnya khazanah Mushaf Nusantara,”
kata dia.

Buku ini mencakup tiga bagian,
pertama dinamai dengan Ragam Bacaan dan Penulisan. Bagian kedua membahas Jejak
dan Khazanah Mushaf di Nusantara. Kemudian bagian ketiga tentang Para Penjaga
Mushaf Nusantara.

Bagian pertama, Zainal ingin
memperkenalkan istilah-istilah dalam ulumul Qur’an yang berkaitan dengan bacaan
dan penulisan Al-Qur’an. Ia pun menyoroti beberapa istilah yang ada di
masyarakat, namun berpotensi disalahpahami dalam mushaf Al-Qur’an.

“Misalnya tentang hizb.
Masyarakat muslim pada umumnya tahu bahwa hizb ini wirid. Namun istilah ini
dalam Mushaf Al-Qur’an dimaknai sebagai pembagian. Jadi, istilah hizb dalam
mushaf ini merupakan bagian dari ijtihad ulama untuk memudahkan para pembaca
dan penghafal Al-Qur’an agar bisa mengkhatamkan dalam waktu 60 hari atau 2
bulan,” terang dia.

Bagian kedua, Zainal ingin
menampilkan berbagai mushaf-mushaf yang beragam bentuknya sejak dahulu kala.

“Di sini saya tampilkan
banyak mushaf ya, ada mushaf dengan keterangan pegon Jawa dan kini ada di
Rotterdam Belanda, ada juga mushaf yang dianggap garapan Pangeran Diponegoro,
hingga Mushaf Pusaka yang diinisiasi Soekarno,” jelas dia.

Sementara bagian ketiga berisi
para penjaga mushaf Nusantara. Ia menyebutkan beberapa instansi dan perorangan
yang berperan penting atas kelestarian Mushaf Nusantara, seperti Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, peneliti Ali Akbar, hingga para penulis
Mushaf  Menara Kudus Jawa Tengah.

Atas lahirnya buku ini, Zainal
ingin menyampaikan bahwa Mushaf Al-Qur’an di dunia ini memiliki keunikan
tersendiri, termasuk di Nusantara. Tentu sisi keunikan ini pada tataran
ijtihadiyah para ulama, seperti penggunaan kaligrafi hingga hiasannya.

Ia juga berupaya untuk
mengenalkan tradisi intelektual dari perspektif milenial. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    Persijap Oasis Waters Tetap Jepara

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    ISTIMEWA Penambahan Oasis Waters tidak membuat sejarah dan kesebasaran klub dihilangkan. Persijap akan tetap Persijap. Berikut pernyataan presiden klub atas gelombang protes, cibiran, dan umpatan beberapa pecinta klub ini. 1. Nama Jepara tidak akan pernah dihilangkan karena selalu melekat di nama Tim Persijap. Kebanggaan Kota Jepara. 2. Nama Persijap itu sendiri tidak akan pernah dihilangkan […]

  • Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kegiatan Senandung Cinta 7 Kampus Pantura di STAI Syekh Jangkung Pati  Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sentuhan dari para penyair kenamaan tanah air. Adalah Yudhistira Massardi dan Renny Djajoesman dengan agenda tur “Senandung Cinta 7 Kampus Pantura” yang turut mampir ke Kampus STAI Syekh Jangkung Pati. PATI – Dua penyair kenamaan Yudhistira Massardi dan […]

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

  • Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Seorang pasien yang sebelumnya diduga terkena wabah penyakit difteri, kemarin sudah dinyatakan negatif. Kepastian hasil negatif ini menyusul hasil laboratorium di RS Kariyadi Semarang. Sebelumnya pasien dari Pati ini sudah beberapa hari dirawat di Semarang, sebab menunjukkan gejala-gejala penykait difteri. Sepert, mengalami pusing kepala hebat, demam, rasa kaku di tenggorokan, dan juga […]

  • Pengurus PWI Pati 2021 – 2024 Dilantik, Inilah Daftar Pengurusnya

    Pengurus PWI Pati 2021 – 2024 Dilantik, Inilah Daftar Pengurusnya

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 400
    • 0Komentar

      Bupati Haryanto dan Kapolres Pati memberikan ucapan selamat kepada pengurus PWI Pati usai dilantik Selasa (30/11/2021) PATI – Jajaran Pengurus PWI Pati yang diketuai Moch Noor Efendi dilantik secara langsung oleh Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS, Selasa (30/11/2021) di pendopo Kabupaten Pati. Pelantikan disaksikan Bupati Haryanto beserta jajaran Forkopimda serta seluruh Kepala Organisasi […]

  • Pemain muda timnas Lebanon Al Husseini bergabung dengan Borneo FC di Liga 1.

    Borneo FC Rekrut Bek Muda Timnas Lebanon, Mohammad Al Husseini

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 309
    • 0Komentar

        SAMARINDA – Borneo FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad kompetitif untuk Liga 1 musim 2025/2026. Klub berjuluk Pesut Etam ini resmi mengumumkan perekrutan pemain asing muda potensial asal Lebanon, Mohammad Al Husseini. Pemain berusia 22 tahun yang berposisi sebagai bek tengah ini sebelumnya memperkuat Al Quwa Al Jawiya, salah satu klub papan […]

expand_less