Breaking News
light_mode

Waspada Serangan Macan Tutul Muria di Dukuh Duplak Desa Tempur, Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
  • visibility 291

 

Tim BKSDA turun melakukan penelitian macan tutul yang turun ke perkampungan Dukuh Duplak, Tempur, Jepara


Dalam sepekan warga Dukuh Duplak
Desa Tempur digegerkan dengan serangan macan tutul. Ternak mereka yang ada di
kandang dimangsa satwa langka tersebut. Hal ini tentu membuat masyarakat resah.

JEPARA – Macan tutul di hutan
Pegunungan Muria dilaporkan turun gunung. Satwa langka ini turun ke
perkampungan di Dukuh Duplak Desa Tempur, Keling, Jepara belum lama ini. Macan
tutul memangsa ternak milik warga.

Dukuh Duplak sendiri memang
berbatasan langsung dengan hutan di Pegunungan Muria. Duplak merupakan wilayah
tertinggi di desa ini.

Sekretaris Desa Tempur Mahfud
Aly, mengungkapkan,  peristiwa ini lantas
dilaporkan kepada pihak desa, kemudian ditindaklanjuti investasi dari tim Balai
Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021) kemarin.

“Kemarin diinvestigasi dari pihak
BKSDA, langsung ke kandang ternak milik warga yang diserang,” terangnya.

Mustofa, salah seorang warga yang
ternaknya diduga diterkam  macan tutul
mengungkapkan, serangan macan tutul biasanya terjadi pada malam hari. Antara pukul
21.00 hingga tengah malam sampai dini hari. Pihaknya mengaku, ayamnya sebanyak
tiga ekor lenyap diterkam macan tutul. Mustofa mengaku, serangan macan tutul
sudah berulang kali terjadi.

Sementara itu, dari Tim BKSDA
Jawa Tengah mengimbau kepada warga agar memasang lampu penerangan di dalam
kandang ternak untuk menghindari serangan macan tutul. “Selain memasang lampu
di kandang, bisa juga memasang alat yang bisa menimbulkan suara keras seperti
lonceng atau membunyikan radio untuk menakuti macan tutul.

Macan tutul di hutan Muria terpantau kamera dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)

Seperti diketahui dalam minggu-minggu
ini setidaknya tiga kali macan tutul turun gunung dan menyerang ternak milik
warga. Seperti pada Minggu (10/7/2021) sekitar tengah malam, nacan tutul
menyerang kandang ternak milik Mustofa, warga  RT1/RW 6 Dukuh Duplak,
Desa Tempur. Hewan ternak yang dimangsa yakni dua ekor bebek dan dua ekor ayam.

Kemudian, pada (12/7/2021),
kandang milik Aziz di RT 2/RW 6 Dukuh Duplak giliran disatroni macan tutul, seekor
bebek dan tiga ekor ayam raib dimangsa. “Selang dua hari (14/7/2021), pada dini
hari kandang ternak milik Wagisan RT 3/RW 6 Dukuh Duplak juga disatroni macan
tutul. Tiga ekor bebek ludes dimangsa,” demikian dilaporkan Murianews. (has)





  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    Tingginya Indikasi Gangguan Mental Anak, Edy Wuryanto Dorong Kemenkes Bertindak

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.143
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyuarakan keprihatinan mendalam atas temuan pemerintah yang menunjukkan tingginya indikasi gangguan kesehatan jiwa pada anak. Data skrining dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirilis Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa hampir 10 persen dari sekitar 7 juta anak yang diperiksa menunjukkan gejala kecemasan dan depresi. […]

  • Sejarah Pemain Asing Asal Brazil Selalu Bersinar di Persijap Jepara

    Sejarah Pemain Asing Asal Brazil Selalu Bersinar di Persijap Jepara

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 531
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara di Liga 2 musim 2024/2025 bakal memiliki duo pemain asing asal Brazil. Keduanya berposisi sebagai penyerang. Keduanya adalah Rosalvo Junior yang berposisi sebagai penyerang tengah dan Elias Fernandes de Oliveira yang berposisi sebagai penyerang sayap kiri. Persijap Jepara selalu punya cerita manis dengan pemain-pemain asal Amerika Latin, khususnya Brazil. Sejak bermain […]

  • Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sudah lebih dari lima tahun saya vakum dari dunia “penerbangan” (baca: rebana). Kalau tidak salah ingat, terakhir menabuh rebana waktu kelas tiga Madrasah Aliyah. Praktis, tangan saya sudah tak lentur lagi menabuh dengan berbagai jenis gaya dan variasi. Semalam, saya ikut Pak Mul, bapak saya, Jidhuran. Tempatnya di Makam Mbah Surojoyo. Bagi kami, ia lah […]

  • Rebut Emas SEA Games Timnas Indonesia Bantai Thailand 5 – 2

    Rebut Emas SEA Games Timnas Indonesia Bantai Thailand 5 – 2

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Irfan Jauhari / Doc PSSI KAMBOJA – Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas cabor sepak bola SEA Games 2023, (16/5/2023). Kemenangan dramatis diraih anak asuh Indra Sjafri. Rizky Ridho dkk berhasil membantai Thailand dengan skor akhir 5 – 2 melalui babak extra time. Sebelumnya Timnas Indonesia hampir memastikan medali emas di waktu normal 90 menit […]

  • Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini  JEPARA – Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap wilayahnya masing-masing. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, […]

  • Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap

    Persipa Pati Waspadai Kebangkitan PSCS Cilacap

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap, meminta agar pemainnya mewaspadai kebangkitan PSCS Cilacap yang di pertandingan sebelumnya meraih hasil buruk.

expand_less