Breaking News
light_mode

Cerita Kader IPPNU Ciptakan Peluang Kerja di Masa Pandemi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
  • visibility 168

 

Muhim
adalah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama
(IPPNU) Keling, Jepara periode 2018-2020. Dia mendirikan bisnis kreatif dengan
memberdayakan sejumlah kadernya. 

JEPARA – Pandemi
global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat
berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya
berjalan dengan lancar harus menerima imbas dari aturan yang telah ditetapkan
oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Mulai dari Pembatasan
Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) Jawa-Bali, PPKM Mikro, PPKM Darurat, dan sekarang yang terbaru muncul
lagi aturan dengan istilah PPKM Level 1 sampai 4. Dampak yang di timbulkan dari
peraturan ini banyak masyarakat yang kelihangan mata pencaharian dan juga
banyak pegawai swasta yang terkena Pemutusan Hari Kerja (PHK).

Begitu juga  yang dirasakan Muhimmatul Aliyah Owner dari
Daisygift, salah satu pelaku Usaha Mikro 
Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang Handycraft, Bouquet, dan
Dekorasi. Banyak pesanan dekorasi untuk pernikahan dan mahar  yang sempat tertunda akibat pandemi.

Muhim sapaan akrabnya,
mulai membuka usaha sejak semester 6 saat masih menjadi mahasiswa di UNISNU
Jepara, dan sekarang sudah mampu mempekerjakan beberapa orang, mulai dari teman
di organisasi maupun teman disekitar rumah.

Muhim punya niat dan tekad
untuk menjalankan usahanya tetap eksis di masa pandemi, bahkah harus bisa
membantu kader-kader IPNU IPPNU dan juga teman di sekitar rumah yang sekarang
sudah tidak bekerja lagi karena terkena PHK.

Hal itu karena jiwa
loyalitas kader dan kecintaannya terhadap organisasi begitu melekat.

Namun adanya pandemi juga
membawa berkah tersendiri bagi Owner Daisygift tersebut, karena sekarang sudah
ada 4 kader IPNU dan 1 teman di sekitar rumah 
yang menjadi tenaga bantu di bisnis dekorasinya sejak pertengahan 2020
hingga sekarang, dan juga sekarang menambah 1 lagi kader IPPNU yang membantu
dalam menjalankan bisnis Handcraft dan Bouquet.

“Memang sudah niatan dari
awal merintis usaha, agar adik-adik saya di IPNU-IPPNU bisa membantu saya dalam
menjalankan bisnis, toh uangnya kan juga bisa untuk digunakan untuk kebutuhan
sehari-hari, apalagi sekarang saya didukung oleh suami, yang juga menjadi
aktivis di IPNU, dulu juga jadi Ketua PAC IPNU Keling di periode yanh sama.
Suami selalu mendorong bisnis yang kita jalankan harus ada nilai manfaat untuk
adik-adik kita (Red, IPNU-IPPNU),” kata Muhimmatul Aliyah kepada Lingkar
Muria.

Dirinya juga menyadari,
usahanya sekarang semakin lancar karena jaringan organisasi dan pertemanan yang
semakin luas. Yang dulunya hanya bisnis handycraft dan bouquet sekarang sudah
merambah bisnis dekorasi dan ini dalam tahap pengembangan agar bisa mendirikan
wedding organizer yang nantinya mitranya adalah dari rekan-rekan organisasi
maupun masyarakat umum.

“Harapannya  Daisygift bisa mendirikan semacam wedding
organizer, yang nantinya bisa menjadi satu paket untuk acara pernikahan,
customer juga lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan acara, seperti hantaran
seserahan, dekor dan fotografer,” paparnya. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 915
    • 0Komentar

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, untuk berkolaborasi dalam pembangunan wilayah. Sebab pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah. Hal itu dikatakan Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pelantikan pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025-2030, di […]

  • BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas Andalan PAD Pati

    BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas Andalan PAD Pati

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Pada triwulan kedua 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Pati mematok perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 50 persen. Dari total target dalam setahun ini yang mencapai Rp 349 miliar. Pemkab optimis mampu meraup 50 persen untu perolehan PAD di triwulan kedua ini. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) […]

  • DPRD Pati Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

    DPRD Pati Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati berkomitmen mendorong optimalisasi pengelolaan sumber daya dan penerimaan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Ketua Fraksi, Yeti Kristianti, menekankan pentingnya hal ini dalam memastikan program prioritas benar-benar bermanfaat bagi rakyat. “Pendapatan daerah harus dimaksimalkan penggunaannya untuk program-program vital yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini sejalan dengan manifesto perjuangan Partai Gerindra,” […]

  • SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pengunjung melihat karya 3D dalam pameran DKV dan multimedia SMK Cordova Pati PATI – Siswa – siswi jurusan desain komunikasi visual (DKV) dan multimedia SMK Cordova menggelar pameran karya. Pameran ini sebagai bentuk memberikan ruang kepada siswa untuk lebih berkembang sesuai disiplin ilmu yang ditekuni. Pameran berlangsung di gedung sekolah yang beralamat di Desa Kajen […]

  • Kawasan Peruntukan Industri di Pati Masih Luas, DPRD Tekankan Citra Ramah Investasi

    Kawasan Peruntukan Industri di Pati Masih Luas, DPRD Tekankan Citra Ramah Investasi

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati terus berupaya menarik investor dengan menawarkan kawasan industri yang luas dan citra ramah investasi. Wakil Ketua 1 DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyatakan bahwa Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam sektor industri dan berkomitmen untuk menjaga citra positif bagi para investor. ”Pati itu ramah investasi. Kemarin saya bawa investor dari Jakarta pas […]

  • Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

      Bambang Prawoto dengan khusyuk memimpin pembacaan tahlil di depan sebuah punden pada Jumat Legi (11/12/2020). Kiai kampung itu memimpin sebuah ritual slametan yang menjadi kearifan lokal di desanya yang berada di lereng Pegunungan Muria. Peralihan musim kemarau ke musim penghujan ditandai khusus dengan slametan. Warga Dukuh Pagir-Tumut, Desa Bungu Kecamatan Mayong menyebutnya Slametan Labuhan. […]

expand_less