Breaking News
light_mode

Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
  • visibility 105

“Kita sama-sama melihat apresiasi
penampilan Persipa Pati bak pesta juara. Konvoi, bernyanyi, meluapkan energi
kegembiraan yang luar biasa. Tidak heran karena hampir dua tahun suporter tak
bisa mendampingi tim secara langsung” 

PATI – Persipa Pati
memang tampil gemilang sejauh ini. Di babak grup Liga 3 Jawa Tengah, Laskar
Saridin tampil tanpa ternoda. Mengemas 10 poin hasil tiga kali kemenangan dan
sekali imbang. Menorehkan 8 gol dengan hanya kemasukan satu gol. Tim kebanggaan
warga Kota Pati itu pun lolos ke babak 10 besar dengan status juara grup.

Suatu pencapaian yang
brilian. Mengingat dalam dua musim terakhir keikutsertaan Persipa di kompetisi
Liga 3, tim ini selalu mentok di babak grup.

Tidak heran setelah
kemenangan melawan PSD Demak, Senin (8/11/2021) kemarin lini masa penuh dengan
kata-kata sukacita. Tidak sedikit yang menyebut para pemain kebanggaan mereka
sebagai pahlawan. Tapi tunggu dulu…

Mengapresiasi tidak ada
salahnya. Asal jangan overproud. Membanggakan secara berlebihan itu tak baik.
Apa saja yang berlebihan selalu tidak baik. Agama juga mengajarkan demikian.

Apalagi (mengingat)
kompetisi ini masih pagi sekali. Masih ada hamparan jalan terjal di depan
sebelum sampai garis yang didambakan, yaitu promosi ke Liga 2.

Masih ada babak 10 besar di
zona provinsi. Lalu ada babak nasional yang berisi 64 tim terbaik dari Liga 3
di provinsi-provinsi lainnya. Dari 64 tim itu hanya 8 tim terbaik yang berhak
menggenggam tiket promosi ke Liga 2.

Sikap Persipa fans
khususnya, maupun warga Pati pada umumnya yang terlalu berlebih-lebihan bukan
tidak mungkin memengaruhi mental bermain Tri Handoko dkk. Jangan sampai
apresiasi berlebihan ini membuat pemain besar kepala duluan sebelum target
tercapai. Jika terpeleset tentu akan bahaya. Bisa menimbulkan luka menyakitkan
yang sangat sulit terobati.

Psikis pemain harus tetap
terjaga. Apresiasi kerja keras para pemain secukupnya. Cukup penuhi kebutuhan
dan hak-hak mereka selayaknya. Itu adalah apresiasi terbaik. Para pemain harus
fokus menjalani pertandingan demi pertandingan bagaikan partai final.

Sekali lagi babak grup ini
memang fantastis bagi Persipa Pati. Namun perlu dicatat. Seperti kata asisten
pelatih Mukhlis usai laga melawan PSD Demak. Meskipun menang masih banyak
evaluasi yang harus dilakukan. Dalam hal taktikal menyerang, bertahan dan
transisi menyerang.

Boleh berpesta tapi tunggu
dulu sampai target itu tercapai. Target Liga 2. (Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perahu Pantai Bandengan Jepara

    Perahu Pantai Bandengan Jepara

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MENUNGGU PENUMPANG : Beberapa perahu wisata disandarkan di dermaga Pantai Bandengan Jepara. Perahu ini akan membawa wisatawan menuju Pulau Panjang. (lil)

  • DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna perdana masa keanggotaan 2024-2029 pada Selasa (24/9/2024). Agenda utama rapat paripurna tersebut adalah penyampaian hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun 2024. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati sementara, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua sementara, Hardi, […]

  • Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Pati – Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap seorang remaja yang tertangkap membawa senjata tajam jenis Celurit di jalan raya Pati-Gembong, dekat Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Kejadian ini terjadi pada Sabtu ( 06/01/2024). Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kasat Reskrim Kompol M. Alfian Armin Map, mengungkapkan bahwa pelaku […]

  • Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 110
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pihak Djarum menolak secara halus upaya kerjasama Persiku Kudus untuk meminjam Stadion Super Soccer Arena dalam mengarungi kompetisi Liga 2. Itu terungkap dalam wawancara terhadap Program Director Djarum Foundation Bakti Olahraga Yoppy Rosimin. Saat disinggung terkait permohonan untuk memakai Super Soccer Arena pihaknya mengaku akan lebih baik jika Stadion Wergu Wetan Kudus direnovasi. […]

  • Anggota DPRD Pati Ajak Pengusaha Asli Pati Ikut Support Persipa

    Anggota DPRD Pati Ajak Pengusaha Asli Pati Ikut Support Persipa

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyerukan kepada para pengusaha asli Pati untuk memberikan dukungan penuh kepada tim sepak bola Persipa Pati. Hal ini disampaikan Joni mengingat Persipa merupakan tim Liga 2 yang membawa nama baik Kabupaten Pati. “Persipa adalah tim yang membawa brand Pati, sudah seharusnya mendapat dukungan dari masyarakat, termasuk para pengusaha,” […]

  • Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Juwana – Wedarijaksa, sudah berulang kali disidak. Aparat baik dari Dinas Perhubungan, maupun Satlantas pun beberapa kali pernah turun melihat kondisi jalan kelas III yang sering dilalui kendaraan berat melebihi tonase, hal itu mengakibatkan kerusakan serta kemacetan di jalan kabupaten tersebut. Masih tingginya pelanggaran yang terjadi itu dikeluhkan masyarakat setempat. Keluhan itu […]

expand_less