Breaking News
light_mode

Target PAD Meningkat, Pemkab Pati Resmi Naikkan Tarif PBB 250%

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 293

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati akan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar ±250% pada tahun 2025.

Kenaikan ini disepakati dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, bersama para camat dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa (PASOPATI) pada Minggu (18/5/2025).

Sudewo menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan langkah yang perlu diambil karena tarif PBB-P2 di Kabupaten Pati belum mengalami kenaikan selama 14 tahun.

“Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan para camat dan PASOPATI untuk membicarakan soal penyesuaian Pajak Bumi dan Bangunan. Telah disepakati bersama bahwa kesepakatannya itu sebesar ±250% karena PBB sudah lama tidak dinaikkan, 14 tahun tidak naik,” ujarnya.

Kenaikan tarif ini diproyeksikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati yang saat ini masih tergolong rendah dibandingkan kabupaten tetangga.

Penerimaan PBB Pati hanya mencapai Rp 29 miliar, jauh di bawah Kabupaten Jepara (Rp 75 miliar), Rembang, dan Kudus (masing-masing Rp 50 miliar).

“PBB Kabupaten Pati hanya sebesar 29 miliar. Di Kabupaten Jepara 75 miliar, padahal Pati lebih besar. Kabupaten Rembang dan Kudus masing-masing 50 miliar, padahal Pati lebih besar daripada keduanya,” tegasnya.

Dana tambahan dari kenaikan PBB-P2 akan dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek pembangunan prioritas, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan RSUD RAA Soewondo, serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

“Beban kami besar, pembangunan infrastruktur jalan, pembenahan RSUD RAA Soewondo, pertanian, perikanan, semuanya membutuhkan anggaran yang sangat tinggi. Alhamdulillah, para camat dan kepala desa sepakat untuk melaksanakan ini,” ungkap dia.

Sudewo berharap masyarakat Pati mendukung kebijakan ini. Ia menekankan bahwa kenaikan tarif PBB-P2 semata-mata untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Mohon dukungan seluruh pihak dan masyarakat Kabupaten Pati, ini adalah upaya untuk meningkatkan pembangunan, tidak untuk pribadi saya,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Pati optimistis kenaikan ini akan meningkatkan PAD secara signifikan dan mengoptimalkan berbagai program pembangunan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pati.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyedihkan Ibu dan Bayi Nekat Terjun Bebas dari Lantai 10 Hotel di Pati

    Menyedihkan Ibu dan Bayi Nekat Terjun Bebas dari Lantai 10 Hotel di Pati

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Peristiwa tragis terjadi Senin (8/1/18) pagi. Hari itu seorang perempuan bersama banyinya nekat terjun bebas dari lantai 10 Hotel Safin Jalan Pangeran Diponegoro Pati. Seperti diketahui, perempuan itu terjun bersama bayinya yang masih berusia delapan bulan. Kedua jatuh di dekat Pos Satpam hotel tersebut. General Manager Hotel Safin, Agus Sunarto kepada […]

  • Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

      PATI, Cluwak – Sore menjelang, anak-anak mulai berdatangan ke sebuah tempat latihan beladiri yang sederhana di Desa Mojo Kecamatan Cluwak. Tempat latihan itu bernama Abror Muay Thai Boxing Camp. Camp latihan ini berdiri sudah setahunan ini, sejak Desember 2020. Pendiri sekaligus pengelolanya adalah Ahmad Azarudin Al Abror. Dia berlatar belakang atlet beladiri. Namanya sempat […]

  • Bayi Dibuang di Depan Pabrik Jepara, Surat Menyentuh Hati Ditemukan

    Bayi Dibuang di Depan Pabrik Jepara, Surat Menyentuh Hati Ditemukan

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    JEPARA – Warga Desa Pendosawalan, Jepara, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang terlantar di depan pabrik PT. Wanxinda Travel Goods, Kamis (17/4/2025) pagi. Bayi tersebut ditemukan oleh seorang pria paruh baya yang tengah mencari rosok di sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Suyatmoko, membenarkan peristiwa tersebut. “Betul sekali, sekitar pukul 07.30 WIB telah terjadi penemuan […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Persijap Jepara Taklukkan Persib Bandung dalam Laga Sengit di Gelora Bumi Kartini

    Persijap Jepara Taklukkan Persib Bandung dalam Laga Sengit di Gelora Bumi Kartini

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berhasil mengamankan kemenangan atas tim bertabur bintang Persib Bandung dengan skor 2-1 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu (18/8). Pertandingan ini merupakan bagian dari kompetisi Super League musim 2025/2026. Sejak awal pertandingan, anak asuh Coach Mario Lemos menunjukkan intensitas tinggi dengan terus menekan pemain Persib Bandung. […]

  • DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana yang Kurang Layak

    DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana yang Kurang Layak

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kondisi Alun-Alun Juwana yang dinilai kurang layak dan kurang bagus. Padahal, Juwana merupakan salah satu pusat perekonomian di bidang perikanan yang penting bagi wilayah Pati. Anggota DPRD Pati, Mukit, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi alun-alun tersebut. “Harusnya itu bisa menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dilakukan penataan […]

expand_less