Breaking News
light_mode

Degradasi Mengintai, Persipa Pati Pegang Harapan Tipis di Laga Krusial Lawan Persikas Subang

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 643

OLAHRAGA – Persipa Pati akan menghadapi laga krusial melawan Persikas Subang dalam babak Playoff Degradasi Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025) sore.

Tim berjuluk Laskar Saridin ini berada di ambang degradasi ke Liga 3 dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di Liga 2 musim depan.

Caretaker Pelatih Persipa Pati, Sasi Kirono, menyatakan tekad timnya untuk bermain maksimal.

“Peluang kita sangat tipis walaupun masih ada, hari ini kita persiapkan. Insyaallah Mudah-mudahan apapun hasilnya kita akan fight,” ujarnya.

Ia menambahkan strategi build-up dari belakang akan diterapkan untuk menghindari umpan panjang.

“Kita besok bermain secara build-up dari belakang untuk tidak main long pass. Kita siapkan disitu,” tegasnya.

Senada dengan pelatih, pemain Persipa Pati, Aziz, juga optimistis.

“Insyaallah buat pertandingan besok, teman-teman siap mendapatkan tiga poin,” ucapnya.

Namun, laga ini akan dijalani tanpa dukungan suporter. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi larangan menghadirkan penonton selama dua laga kandang kepada Persipa Pati akibat kerusuhan suporter setelah pertandingan melawan Persipura Jayapura pada 13 Februari 2025 lalu. Kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas stadion.

Nasib Persipa Pati tak hanya bergantung pada hasil pertandingan melawan Persikas Subang. Mereka juga berharap Rans Nusantara dapat mengalahkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura pada hari yang sama. Jika Rans Nusantara menang, Persipa Pati akan naik ke peringkat tiga dan berpeluang menjalani playoff lanjutan melawan klub posisi ketiga grup J.

Saat ini, Persipa Pati berada di posisi ke-4 klasemen sementara grup K dengan koleksi 6 poin dari 6 pertandingan (1 menang, 3 seri, 2 kalah). Dua kekalahan beruntun diderita dari Persipura Jayapura (1-2) dan Persipal Palu (0-2). Pertandingan melawan Persikas Subang di Stadion Joyo Kusumo menjadi penentu nasib Laskar Saridin di Liga 2. Kekalahan atau hasil imbang akan memaksa mereka turun kasta.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SOLO – Skuad Persis Solo yang bakal berlaga di Liga 2 musim ini bakal semakin kuat. Pasalnya, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini mendapat suntikan amunisi baru di lini tengahnya. Adalah Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Pesepak bola asal Kabupaten Pati ini resmi bergabung setelah meneken kontrak selama semusim baru-baru ini. Setelah resmi bergabung dengan skuad asuhan […]

  • Komisi D DPRD Pati Usul Edukasi Sistem Pendidikan Pesantren, Libatkan Dinas Terkait dan Kemenag

    Komisi D DPRD Pati Usul Edukasi Sistem Pendidikan Pesantren, Libatkan Dinas Terkait dan Kemenag

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.332
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa lembaga legislatif bersama jajaran pemerintah daerah memiliki sikap yang sama dalam menangani kasus yang menyita perhatian publik ini. Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara tegas dan segera, supaya kekhawatiran serta keresahan yang muncul di tengah masyarakat tidak berlarut-lama. “Kami sepakat perlu ada ketegasan […]

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

  • Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kuliah eksternal HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Studi banding ditujukan untuk saling bertukar ilmu, bertukar informasi, dan saling menginspirasi tentang program kerja yang ada di dalam organisasi masing-masing. Hal inilah yang dilakukan HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus dalam kuliah eksternal di UIN Walisongo Semarang.  SEMARANG – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah IAIN Kudus […]

  • Polresta Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas di Tengah Dinamika Sosial Politik

    Polresta Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas di Tengah Dinamika Sosial Politik

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat Kabupaten Pati untuk menjaga kondusifitas daerah di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyampaikan langsung imbauan ini pada hari Selasa (02/09/2025) pukul 07.00 WIB di Mapolresta Pati. Kombes Pol Jaka Wahyudi menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan […]

  • DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Diabetes Militus (DM) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang seringkali tidak terasa. Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong langkah preventif dan promotif untuk menekan angka penderita diabetes. “Bukan hanya pengobatan yang perlu […]

expand_less