Breaking News
light_mode

Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
  • visibility 237

PATI – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, dalam debat publik pertama Pilkada Pati 2024 pada Rabu (30/10/2024), berkomitmen mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan di Kabupaten Pati jika terpilih.

Komitmen ini muncul sebagai jawaban atas pertanyaan terkait kesenjangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) antara perkotaan dan perdesaan di Pati.

Adapun pertanyaan dalam debat ini disusun oleh Tim Panelis yang terdiri atas Prof Dr Adji Samekto, Prof Dr Rasimin, dan Dr Sukarjo Waluyo.

Pertanyaan yang dibacakan oleh moderator debat, yakni Adin Ahmad dan Yana Mahendra, tersebut diberi pengantar sebagai berikut.

Data statistik menunjukkan hanya 30% tenaga kerja di Pati yang memiliki keterampilan digital, dan 50% lulusan pendidikan vokasional menganggur. Keterbatasan akses ke program pelatihan dan sertifikasi di perdesaan menjadi faktor utama penyebab kesenjangan ini.

Menanggapi hal ini, Calon Wakil Bupati Suharyono menyatakan bahwa Pemkab Pati saat ini hanya memiliki satu BLK yang berlokasi di pusat kota, sehingga akses pelatihan di perdesaan sangat terbatas.

“Pertanyaannya, bagaimana Anda akan memastikan program pengembangan SDM dan pelatihan kerja menjangkau seluruh wilayah termasuk, daerah perdesaan, sehingga kualitas tenaga kerja di Pati dapat merata?” tanya moderator.

Menanggapi hal ini, Calon Wakil Bupati Pati nomor urut 2 Suharyono mengatakan, terkait pelatihan tenaga kerja, Pemkab Pati sudah punya BLK di bawah Dinas Ketenagakerjaan.

“Namun, lokasi BLK saat ini (hanya satu) di kabupaten (kawasan pusat kota). Untuk itu, perlu pemerataan ke masing-masing kecamatan. Kita perlu membentuk UPT-UPT BLK sehingga bisa menjangkau pelatihan-pelatihan di perdesaan,” ucap Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Paslon Nomor Urut 2 berjanji untuk mendirikan UPT BLK di setiap kecamatan. UPT BLK ini akan menawarkan berbagai pelatihan keterampilan, mulai dari menjahit, tata boga, perbengkelan, dan keelektrikan.

“Insyaallah nanti kami juga akan mengadakan pelatihan-pelatihan di pondok-pondok pesantren. Harapannya nanti pondok pesantren yang ada di desa-desa, jumlahnya sekitar 280, in syaa Allah akan diberikan pelatihan keterampilan ketenagakerjaan,” ungkap dia.

Sementara, Calon Bupati Pati nomor urut 2 Wahyu Indriyanto mengatakan, pihaknya juga akan memberikan sistem reward kepada lembaga keterampilan kerja sehingga output yang mereka hasilkan lebih maksimal.

“Kemudian kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sehingga tenaga pengajar kita menjadi lebih maksimal,” paparnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    Peduli Terhadap Sejarah Lokal

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – Sering dengan perkembangan zaman, siswa mulai luntur semangat untuk mempelajari sejarah, terlebih sejarah yang berada di lingkungan sekitar (lokal).  SMPN 3 Lasem merupakan sekolah yang mencanangkan  peserta didiknya untuk peduli terhadap keberadaan situs-situs sejarah yang berada di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan waktu jeda semester pertama, SMP N 3 Lasem mengajak peserta […]

  • Refleksi Indonesia yang Ini

    Refleksi Indonesia yang Ini

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Habib Anis Sholeh Ba’asyin membuka Suluk Maleman Sabtu (18/3/2018) malam lalu dengan sebuah pertanyaan soal pemahaman tema ngaji budaya malam itu. Tiga jamaah dipersilahkannya berbicara sesuai pandangan masing-masing soal tema “Bukan Indonesia yang Ini” beserta ilustrasi gambar jangkrik yang berhadap-hadapan. Beberapa yang mengemukakan, menganggap potret Indonesia sekarang atau Indonesia yang ini tak sesuai yang dicita-citakan […]

  • DPRD Pati Sorot Kompleksitas Banjir, Butuh Sinergitas Penanganan Hulu-Hilir

    DPRD Pati Sorot Kompleksitas Banjir, Butuh Sinergitas Penanganan Hulu-Hilir

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda Kabupaten Pati menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menekankan kompleksitas permasalahan banjir yang membutuhkan penanganan terpadu. “Penanganan banjir tidak bisa diselesaikan dalam sehari. Perlu waktu panjang dan penanganan komprehensif, dari hilir sampai hulu,” ujarnya. Muntamah menjelaskan bahwa perbaikan hanya di hilir […]

  • Petani Garam Merugi Akibat Kemarau, Komisi B DPRD Kabupaten Pati Siapkan Solusi

    Petani Garam Merugi Akibat Kemarau, Komisi B DPRD Kabupaten Pati Siapkan Solusi

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati menyebabkan petani garam mengalami gagal panen. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi. “Kami akan mengoptimalkan koordinasi dengan dinas terkait. Mulai saat ini, kita harus mempersiapkan langkah-langkah untuk tahun-tahun mendatang agar petani tidak terus […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menekankan pentingnya pelestarian budaya wayang kulit, yang menurutnya merupakan warisan leluhur yang luar biasa. Namun, ia menyoroti kurangnya minat generasi muda terhadap kesenian ini. “Generasi muda saat ini kurang tertarik terhadap kesenian wayang kulit yang sarat nilai. Oleh karena itu, saya mengajak pemuda untuk terus melestarikan […]

  • DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Dra. Hj. Suhartini, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Spesialis Keliling (Speling) yang diadakan di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Balai desa yang disulap menjadi fasilitas layanan kesehatan lengkap ini […]

expand_less