Breaking News
light_mode

Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
  • visibility 148

PATI – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, dalam debat publik pertama Pilkada Pati 2024 pada Rabu (30/10/2024), berkomitmen mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan di Kabupaten Pati jika terpilih.

Komitmen ini muncul sebagai jawaban atas pertanyaan terkait kesenjangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) antara perkotaan dan perdesaan di Pati.

Adapun pertanyaan dalam debat ini disusun oleh Tim Panelis yang terdiri atas Prof Dr Adji Samekto, Prof Dr Rasimin, dan Dr Sukarjo Waluyo.

Pertanyaan yang dibacakan oleh moderator debat, yakni Adin Ahmad dan Yana Mahendra, tersebut diberi pengantar sebagai berikut.

Data statistik menunjukkan hanya 30% tenaga kerja di Pati yang memiliki keterampilan digital, dan 50% lulusan pendidikan vokasional menganggur. Keterbatasan akses ke program pelatihan dan sertifikasi di perdesaan menjadi faktor utama penyebab kesenjangan ini.

Menanggapi hal ini, Calon Wakil Bupati Suharyono menyatakan bahwa Pemkab Pati saat ini hanya memiliki satu BLK yang berlokasi di pusat kota, sehingga akses pelatihan di perdesaan sangat terbatas.

“Pertanyaannya, bagaimana Anda akan memastikan program pengembangan SDM dan pelatihan kerja menjangkau seluruh wilayah termasuk, daerah perdesaan, sehingga kualitas tenaga kerja di Pati dapat merata?” tanya moderator.

Menanggapi hal ini, Calon Wakil Bupati Pati nomor urut 2 Suharyono mengatakan, terkait pelatihan tenaga kerja, Pemkab Pati sudah punya BLK di bawah Dinas Ketenagakerjaan.

“Namun, lokasi BLK saat ini (hanya satu) di kabupaten (kawasan pusat kota). Untuk itu, perlu pemerataan ke masing-masing kecamatan. Kita perlu membentuk UPT-UPT BLK sehingga bisa menjangkau pelatihan-pelatihan di perdesaan,” ucap Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Paslon Nomor Urut 2 berjanji untuk mendirikan UPT BLK di setiap kecamatan. UPT BLK ini akan menawarkan berbagai pelatihan keterampilan, mulai dari menjahit, tata boga, perbengkelan, dan keelektrikan.

“Insyaallah nanti kami juga akan mengadakan pelatihan-pelatihan di pondok-pondok pesantren. Harapannya nanti pondok pesantren yang ada di desa-desa, jumlahnya sekitar 280, in syaa Allah akan diberikan pelatihan keterampilan ketenagakerjaan,” ungkap dia.

Sementara, Calon Bupati Pati nomor urut 2 Wahyu Indriyanto mengatakan, pihaknya juga akan memberikan sistem reward kepada lembaga keterampilan kerja sehingga output yang mereka hasilkan lebih maksimal.

“Kemudian kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sehingga tenaga pengajar kita menjadi lebih maksimal,” paparnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Tanpa Kesenjangan, Bupati Haryanto Tinjau UNBK

    Pastikan Tanpa Kesenjangan, Bupati Haryanto Tinjau UNBK

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Humas Pemkab Pati Bupati Pati Haryanto meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 1 Margoyoso dan SMPN 1 Wedarijaksa, Senin (22/4/2019). Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Winarto turut mendampingi saat peninjauan berlangsung. “Pada pelaksanaan UNBK hari pertama ini, kami sengaja memilih sekolah yang cukup jauh […]

  • Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Suasana mandi di kolam belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen PATI – Toyib, 17, sama sekali tak menggigil kedinginan. Walaupun sudah lebih 30 menit berendam di semua kolam besar di belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen tersebut. Sabtu (31/8) malam lalu, area kolam yang tepat bersebelahan dengan balai desa tersebut penuh sesak. Baik oleh orang-orang […]

  • Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KUDUS – Beberapa organisasi mahasiswa di Kudus mengadakan aksi penggalangan dana dan konser amal kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Demak. Aksi ini dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Kudus pada sore hari dan malamnya dilanjut dengan konser amal di Joglo Maqha, Jumat (16/02/2024). Ahmad Minan Nur Rohman, selaku koordinator aksi, mengungkapkan bahwa […]

  • Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing. ”Kemarin ada masyarakat termasuk dari kepala desa sendiri yang menginformasikan […]

  • Komisi C DPRD Pati Sayangkan Pencurian Baterai Lampu PJU Tenaga Surya

    Komisi C DPRD Pati Sayangkan Pencurian Baterai Lampu PJU Tenaga Surya

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PATI – Aksi perusakan dan pencurian di Kabupaten Pati, khususnya pencurian baterai lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya, mendapat kecaman dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Sangat disayangkan ini kan bantuan dari pemerintah, tapi kenapa malah dicuri,” tegas Joni […]

  • DPRD Pati Ungkap Kondisi Petani Tebu Dihadapkan Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Produksi

    DPRD Pati Ungkap Kondisi Petani Tebu Dihadapkan Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Produksi

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kamari, mengakui bahwa saat ini sulit untuk menambah lahan pertanian tebu. “Memang sulit untuk menambah lahan karena keterbatasan lahan,” jelasnya. Meskipun demikian, Kamari optimis bahwa produksi tebu dapat ditingkatkan dengan penggunaan alat mekanisasi dan intensifikasi. “Saat ini, yang bisa dilakukan petani adalah meningkatkan hasil per hektarnya,” ungkapnya. Kamari juga menjelaskan […]

expand_less