Breaking News
light_mode

Kemah Bakti Sosial Tradisi Pramuka Mathali’ul Falah Kajen Tiap Maulid Nabi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
  • visibility 131
Pramuka Mathali’ul Falah Kajen menggelar kegiatan bakti sosial memperingati maulid nabi

Dalam momentum peringatan maulid nabi kegiatan kepramukaan menjadi agenda rutin di Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen-Pati. Kegiatan pramuka diisi dengan bakti sosial kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain normalisasi tanggul sungai, renovasi mushola, pembagian sembako serta penghijauan di lima lokasi.

PATI – Sekitar 1.633 peserta mengikuti kegiatan kemah bakti atau bakti sosial yang digelar Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen. Para peserta merupakan siswa kelas 1 Tsanawiyah sampai 3 Aliyah, mereka terbagi menjadi Penegak berjumlah 30 sangga serta Penggalang berjumlah 68 regu.

Kegiatan pramuka ini sudah menjadi tradisi dalam peringatan maulid nabi. Sempat terhenti selama dua tahun sejak pandemi, kini Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) kembali melaksanakan kegiatan kepramukaan sebagai agenda rutin tahunan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini berlangsung pada Kamis (6/10/2022) di Desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan mewakili Direktur PIM, Mulin Niam menuturkan bahwa kegiatan kepramukaan ini sangat berguna untuk mengasah soft skill dan hard skill siswa yang diharapkan dapat bermanfaat untuk berkiprah di masyarakat. “Saya berharap siswa dapat mengikuti rangkaian acara ini dengan seksama” jelasnya.

Usai upacara pembukaan, peserta Penggalang melaksanakan kegiatan hiking dan peserta Penegak melakoni bakti sosial.

Bakti Sosial

Sebelum pandemi, setiap tahun PIM selalu menyelenggarakan kegiatan Pramuka dengan skema Kemah Bakti atau Bakti Sosial secara bergantian. Adapun tahun ini, Bakti Sosial diselenggarakan di desa yang notabene dekat dengan Kajen.

Selain kerja bakti membersihkan lingkungan di beberapa titik, pada kegiatan ini juga dilakukan normalisasi tanggul sungai, renovasi mushola, pembagian sembako serta penghijauan di lima lokasi.

Sugianto selaku kepala Desa Waturoyo mengaku senang dan bangga karena terdapat kegiatan semacam ini di desanya. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dimulai dengan Manaqib pembuka pada Rabu malam sebelumnya. Bersamaan dengan upacara pembukaan dan bakti sosial, para siswa huffaz juga melakukan khataman bil-ghoib di lima mushola. Adapun puncak kegiatan diakhiri dengan pengajian umum di Masjid Babus Salam Waturoyo. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris Lihatnya, Anak Sebatang Kara di Gembong-Pati Cacat Mental dan Fisik

    Miris Lihatnya, Anak Sebatang Kara di Gembong-Pati Cacat Mental dan Fisik

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Diasuh Tetangga, Masih Minim Uluran Tangan Malang benar nasib Santoso. Remaja yang mengalami cacat fisik dan mental itu hidup sebatang kara. Ayah serta ibunya meninggal di perantauan. Sehari-hari, kini Santoso diasuh tetangganya. Dari kejauhan, sebuah bilik kecil dari papan kayu menyita perhatian. Bentuknya lebih mirip kandang hewan ternak. Kurang layak untuk ditinggali orang sekarang. di […]

  • Tani Merdeka Pati siap menangkan pasangan Prabowo - Gibran.

    Tani Merdeka Pati Total Dukung Prabowo-Gibran, Kampanye Kartu Tani Hilang Pupuk Gampang

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 113
    • 0Komentar

    PC Tani Merdeka Kabupaten Pati menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan capres Prabowo – Gibran, Senin (4/12/2023) di Pendopo H. Wartoyo Desa Sembaturagung Kecamatan Jakenan, Pati, Jawa Tengah.bbbbbb

  • Rumah di Kelurahan Winong, Pati, Dilalap Api Sabtu Pagi

    Rumah di Kelurahan Winong, Pati, Dilalap Api Sabtu Pagi

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah rumah warga di Kelurahan Winong, Kecamatan Pati, ludes terbakar pada Sabtu pagi (24/5/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat pemilik rumah sedang pergi bekerja. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah karena banyaknya material mudah terbakar. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Petugas pemadam kebakaran Satpol […]

  • Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Perpustakaan sejatinya memiliki peranan penting. Sayangnya hingga sekarang, perpustakaan masih banyak dikesampingkan. Tak banyak yang meliriknya. Bahkan dalam tata pembangunan, para pejabat sering melupakan. ”Seringkali para pejabat ini mengesampingkan perpustakaan. Lebih banyak memerhatikan pembangunan infrastrukturnya fisik,” kata Bupati Pati Haryanto saat membuka kegiatan Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di provinsi dan Kabupaten Tahun 2019, […]

  • Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Bupati memakai caping kopi PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor. Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi. ”Potensinya ada, tinggal bagaimana langkah komitmen para petani […]

  • Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    Peduli Warisan Leluhur, Desa Sirahan Bangun Pagar Besar

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kepala Desa Sirahan Sutiyono sedang menunjukkan bangunan pagar makam yang baru selesai dibangun Lingkar Muria, PATI – Pemerintah Desa Sirahan total dalam membangunan pagar yang mengelilingi makam desa yang berada di tepi Jalan Tayu – Pati. Hal ini lantaran kesadaran masyarakat desa, sebab makam merupakan warisan dan pengingat akan leluhur mereka. Kepala Desa Sirahan, Sutiyono […]

expand_less