Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Minta Kepesertaan BPJS Kesehatan Harus Segera Diperbaiki

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
  • visibility 271
Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI 

Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia (DPR RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan
Direksi dan Badan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS
Kesehatan), kemarin Selasa (04/03/2023).

JAKARTA – Dalam rapat tersebut,
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti melaporkan per 31 Desember
2022, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 248,77 juta orang
atau 90,34% dari seluruh penduduk Indonesia. Perincian peserta adalah sebagai
berikut: PPU-S 17 persen, BP N&S 2 persen, PBI JK 39 persen, PBPU 18
persen, PD Pemda 16 persen, dan PPU-N 8 persen.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy
Wuryanto mendesak BPJS Kesehatan untuk memberikan data riil jumlah peserta
aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia mengatakan penting untuk menentukan
berapa banyak orang yang tidak lagi berpartisipasi dalam JKN untuk memahami
berapa banyak orang yang mendapat manfaat dari JKN.

Menurut data Dewan Jaminan Sosial
Nasional (DJSN) pada bulan Agustus 2022, sebanyak 16.375.266 peserta tidak
aktif di segmen PBPU atau pekerja informal, diikuti 17.268.846 peserta tidak
aktif di segmen PBI dan 8.362.471 di Badan Usaha PPU.

“Jumlah ini cukup besar dan
harus diketahui perkembangannya setidaknya sampai Maret,’ tegasnya.

Legislator dari Fraksi PDIP ini
meminta untuk meningkatkan komunikasi dan menginformasikan kepada masyarakat
yang tidak terdaftar dalam JKN, terutama mereka yang termasuk dalam program
Penerima Bukan Gaji yang iurannya ditanggung oleh pemerintah.

“Jangan sampai ketika sudah
tidak menjadi peserta PBI tidak tahu. Lalu ketika membutuhkan untuk berobat
ternyata KIS-nya tidak laku,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar
pemberitahuan fisik atau surel dikirim ke peserta JKN yang berisiko
dinonaktifkan untuk memastikan mereka tidak ketinggalan layanan kesehatan.
Terutama yang berada di segmen PBI, yang dibayarkan oleh pemerintah. Pada
segmen ini, iuran peserta ditanggung oleh pemerintah.

 “Ini adalah masalah komunikasi. Peserta
JKN ini berhak tahu kondisi kepesertaannya,” katanya.

Prihatin

Edy mengaku prihatin atas kondisi
masyarakat miskin yang menjadi peserta segmen PBI APBN atau APBD. Tidak adanya
informasi membuat peserta tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan. Bisa jadi
saat menjadi peserta, masyarakat miskin tersebut belum menggunakan JKN. Namun
setelah sakit, dia berharap akan mendapatkan layanan kesehatan karena sudah
dibiayai pemerintah.

“Banyak dari mereka tahu
kalau tidak jadi peserta justru ketika sudah sakit,” terangnya.

Ia 
juga menyebut bahwa capaian jumlah peserta segmen PBI JK terhadap target
tidak sesuai. Untuk PBI JK targetnya 
96,8 juta jiwa dengan total penerimaan iuran Rp 48,78 triliun. Namun
pada paparan Dirut BPJS Kesehatan hanya Rp 43,64 triliun. Maka dengan data
tersebut  hanya 86,6 juta orang yang
menjadi peserta sekmen PBI JK.

“Ada 10 juta orang miskin
yang belum didaftarkan sebagai peserta JKN,” ungkapnya.

Salah satu alasan pemerintah
menonaktifkan peserta PBI adalah karena ketidaksesuaian NIK. Dijelaskan, ada
267.308 orang atau hanya 0,11 persen yang tidak sesuai NIK. Dari angka
tersebut, 203.713 orang telah dinonaktifkan.

Menurut Edy, bukan salah
masyarakat miskin yang bermasalah dengan NIK. Mungkin ada masalah sistematis
yang menyebabkan mereka tidak memiliki NIK.

Selain itu, perlu dicatat bahwa
peserta mandiri atau PBPU memiliki jumlah iuran yang paling sedikit, hanya Rp
12,31 triliun atau 91,61 persen dari target pendapatan.

Edy menduga banyak peserta yang
tidak mampu membayar iurannya. Oleh karena itu, perlu kebijakan yang mendukung
kemampuan masyarakat untuk membayar harus diberlakukan.

“Kita harus membuka peluang
agar masyarakat yang terjamin JKN ini makin luas,” pungkasnya. (ftw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Patroli yang dilakukan oleh personel Sat Samapta Polres Jepara  Polres Jepara berkomitmen menjaga kamtibnas kondusif. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan patroli dialogis secara rutin. JEPARA – Guna mewujudkan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Unit Patroli Satuan Samapta Polres Jepara merutinkan patroli dialogis, Selasa (30/08/2022). Dengan menggunakan kendaraan R4 Personil Unit Patroli […]

  • Kabupaten Pati Sabet Juara Umum MTQ Pelajar Jateng 2018

    Kabupaten Pati Sabet Juara Umum MTQ Pelajar Jateng 2018

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Para peserta MTQ Pelajar Jawa Tengah asal Kabupaten Pati  PATI – Kafilah Kabupaten Pati berhasil meraih anugrah sebagai juara umum dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar tingkat Jawa Tengah. Kepastian itu didapat setelah kontingen Bumi Mina Tani ini mengumpulkan total 18 angka prestasi. Dengan begitu, kontingen Kabupaten Pati berhasil mempertahankan prestasi juara umum untuk […]

  • IKAPMII Jateng Dorong Kader Aktif dalam Pembangunan Desa

    IKAPMII Jateng Dorong Kader Aktif dalam Pembangunan Desa

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    KUDUS – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Jawa Tengah mendorong seluruh kader dan alumni untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan desa melalui penguatan ekonomi dan pemanfaatan teknologi modern. Dorongan ini disampaikan oleh Arif Wahyudi, salah satu pengurus IKAPMII Jateng, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PMII yang diadakan bersama pengurus wilayah di Kudus. “PMII […]

  • Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sisi rumah milik Karnadi Dukuh Bengkal Kulon  RT 02 RW 07 Desa Plukaran Kecamatan Gembong tertimpa longsoran setinggi empat meter siang kemarin Lingkar Muria, PATI – Hujan lebat mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pati sejak pagi hingga siang kemarin Sabtu (3/2/18). Di beberapa titik, hujan disertai pula dengan angin. Akibatnya terjadi beberapa bencana alam. Seperti […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Desak Peningkatan Pengawasan untuk Cegah Geng Remaja

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Desak Peningkatan Pengawasan untuk Cegah Geng Remaja

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 964
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti maraknya aksi geng motor yang melibatkan remaja di wilayah tersebut. Hal ini menyusul viralnya video sekelompok remaja yang menenteng senjata tajam sambil mengendarai motor di Jalan Raya Gabus – Tlogoayu, Pati. Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP, menekankan perlunya langkah preventif untuk […]

  • Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu kekalahan Persijap Jepara atas Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ketujuh. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025) malam itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu. Dua gol dari Jose Enrique di menit ke-17 dan Williams Lago di menit ke-89 memastikan tiga […]

expand_less