Breaking News
light_mode

Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
  • visibility 210
Soto ayam Semarang 

Setiap kota memiliki keunikan kuliner khas masing-masing. Seperti di Kota Semarang ada banyak kuliner khas yang lezat. Berikut rangkuman 4 kuliner khas Semarang yang unik dan autentik 

Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner khas yang menggoyang lidah.

 Jika Anda berkunjung ke Semarang, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi kelezatan kuliner yang membuat kota ini menjadi surga bagi para pecinta makanan. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa kuliner khas yang wajib Anda coba di Kota Semarang.

Lumpia isi rebung



1. Lumpia Semarang: Lumpia Semarang adalah salah satu ikon kuliner khas yang tak boleh terlewatkan. Ini adalah versi lumpia dengan kulit yang tipis dan renyah, diisi dengan campuran daging ayam cincang, udang, rebung, telur, dan sayuran. Biasanya disajikan dengan saus manis pedas dan bawang goreng. Nikmati sensasi gurih dan renyahnya lumpia Semarang yang lezat ini.


Bandeng presto 


2. Bandeng Presto: Bandeng presto adalah ikan bandeng yang dimasak dengan cara presto, sehingga dagingnya menjadi lembut dan mudah terpisah dari tulangnya. Ikan bandeng ini kemudian digoreng kering hingga kulitnya menjadi renyah. Bandeng presto biasanya disajikan dengan nasi, sambal, dan lalapan. Rasakan kenikmatan daging ikan bandeng yang lembut dan gurih dalam setiap gigitan.


3. Wingko Babat: Wingko Babat adalah makanan ringan tradisional yang terbuat dari campuran kelapa parut, ketan, dan gula merah. Adonan ini kemudian dipanggang hingga matang dan menghasilkan tekstur yang kenyal dan aromatik. Wingko Babat seringkali dijadikan oleh-oleh khas Semarang.

Wingko babat 



4. Soto Semarang: Soto Semarang adalah varian soto yang memiliki kuah kaldu ayam yang kaya rempah, dengan tambahan daging ayam, telur, kentang, taoge, dan mie. Biasanya disajikan dengan sambal dan kerupuk. Nikmati kehangatan dan kelezatan Soto Semarang yang menggugah selera.


Tentu saja, masih banyak kuliner khas lainnya yang dapat Anda temukan di Kota Semarang. Menikmati kuliner khas Semarang bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang pengalaman budaya yang autentik. 

Jadi, saat Anda berkunjung ke Semarang, jangan lupakan kesempatan untuk mencoba kelezatan kuliner-kuliner khas yang memikat selera. (ftw)

Editor: Melinda 


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna perdana masa keanggotaan 2024-2029 pada Selasa (24/9/2024). Agenda utama rapat paripurna tersebut adalah penyampaian hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun 2024. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati sementara, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua sementara, Hardi, […]

  • Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

      selerarasa.com Siapa tidak tahu kolak. Kuliner khas Ramadan ini begitu melekat bagi kaum muslim di Indonesia. Menu kolak bahkan menjadi sajian wajib saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar membuat tenggorokan dan perut seperti dimanjakan dalam satu sendok kolak. Kolak yang paling populer adalah kolak pisang. Namun seiring waktu kolak berkembang lebih beragam. […]

  • Wisata Jurang Nganten Blingoh Dibangun

    Wisata Jurang Nganten Blingoh Dibangun

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

      JEPARA – Obyek wisata alam Jurang Nganten di Desa Blingoh, Donorojo, Jepara mulai dibangun. Selasa (6/10/20) Bupati Jepara Dian Kristiandi meletakkan batu pertama pembangunan obyek wisata tersebut.  Obyek wisata ini berada di luasan sekitar satu hektar, yang menyajikan pemandangan air terjun, persawahan hingga rintisan wisata permainan air. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan […]

  • Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Penampilan Rukti Lakuna di Desa Jimbaran Kayen Pati  Puncak pertunjukan Rukti Lakuna dari Teater Mina Tani berlangsung di halaman Sendang Simbar Dodo pada Sabtu (2/9/2023) malam. Sendang yang berada Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen penampilan penutup Rukti Lakuna yang sudah berkeliling dari berbagai tempat.  PATI – Di bawah rimbun tiga pohon beringin yang ada di sendang tersebut, tampak dihiasi […]

  • Potensi Krisis Pangan, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

    Potensi Krisis Pangan, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, mengungkapkan keprihatinan terkait potensi krisis pangan yang mengancam di masa depan. Ia mendesak Pemkab Pati untuk segera merumuskan strategi khusus guna mengantisipasi ancaman tersebut. “Kita harus proaktif menghadapi potensi krisis pangan. Indonesia, termasuk Pati, memiliki potensi keanekaragaman pangan lokal yang melimpah. Ini adalah modal kita untuk mengatasi masalah ini,” […]

  • Edy Wuryanto Minta Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Penonaktifan PBI

    Edy Wuryanto Minta Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Penonaktifan PBI

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.927
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penonaktifan kepesertaan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan berisiko menimbulkan kondisi darurat dalam layanan kesehatan, terutama bagi pasien penyakit kronis dan anak-anak yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto. Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) mencatat minimal 30 kasus pasien […]

expand_less