Breaking News
light_mode

Pelanggaran Dana Desa Capai 10 Persen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 13 Okt 2017
  • visibility 157
Istimewa


Lingkar Muria, PATI – Inspektorat
Kabupaten Pati masih menemukan pelanggaran terhadap pemerintah desa. Hal ini terlihat dari masih banyaknya desa yang  belum melakukan
pembayaran pajak penambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh), setelah pengunaan sumber dana
desa.

Kepala Inspektorat Sumarsono Hadi mengatakan, pihaknya
selalu melakukan teguran terhadap desa yang belum melunasi pajak. Sebab jika
tidak dilunasi akan menghambat pencairan dana selanjutnya. Serta akan dikenakan sanksi secara administratif.

“Selain itu, ada beberapa administrasi yang masih belum
sempurna. Sehingga dalam laporannya telat. Untuk saat ini masih diberikan
toleransi untuk melengkapi administrasi tersebut,”ungkapnya, Rabu (9/8/17) kepada Lingkar Muria.

Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan pemerintah desa
kurang lebih mencapai 10 persen dari 401 desa yang ada di Kabupaten Pati. Semua pelanggaran tersebut
belum ada yang dikategorikan pelanggaran tindak pidana. 

Dari hasil penyelidikan
yang dilakukan inspektorat di bidang pembangunan desa, terkadang ada yang
mengurangi ukuran mapun volume pembangunan. “Setelah kita melakukan pengecekan dilapangan terkait
pembanguan infrastruktur ada, yang kurang lima hingga 10 meter. Kemudian jika
ada yang mengurangi, kita melakukan peneguran supaya pembangunan tersebut
diselesaikan. Selain itu, agar tidak terjadi permasalahan di desa
tersebut,”ungkapnya.

Pemerintah desa diharapakan bisa melakukan pembangunan,
sesuai dengan rancangan anggaran belanja (RAB). Tentunya tidak melakukan markup
anggaran sesuai dengan pagu yang ada. Apabila ada yang kedapatan melakukan
penyelewengan dana desa, akan disuruh mengembalikan dana tersebut ke kas negara
sesuai nominalnya.

“Jika di Audit BKP ada desa yang melakukan penyelewengan
dana, maka yang bersangkutan harus mengembalikan uang negara
tersebut,”pungkasnya. (nur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temuan Uang Kuno di Desa Kaligarang Jepara

    Temuan Uang Kuno di Desa Kaligarang Jepara

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Diskominfo Jepara  JEPARA – Ratusan keping uang kuno bertuliskan huruf Tiongkok ditemukan di wilayah Jepara utara belum lama ini.  Adalah Muhammad Asri, seorang pekerja perkebunan warga RT 16 RW 5 Desa Kaligarang, Kecamatan Keling yang menemukan uang-uang itu di lokasi perkebunan milik perhutani. Dilansir dari situs milik pemkab jepara.go.id, saat ini benda tersebut telah diserahkan […]

  • DPRD Pati Belajar Pengelolaan Sampah di Cirebon, Bidik Pupuk Organik sebagai Solusi

    DPRD Pati Belajar Pengelolaan Sampah di Cirebon, Bidik Pupuk Organik sebagai Solusi

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Cirebon, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025), untuk mempelajari pengelolaan sampah. Kunker ini difokuskan pada pengolahan sampah menjadi pupuk organik, sebuah metode yang dinilai potensial untuk mengatasi masalah sampah di Kabupaten Pati. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menjelaskan tujuan […]

  • Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Di edisi ke 77, persoalan kebangsaan Indonesia menjadi sorotan lagi. Ngaji budaya yang diselenggarakan di Rumah Adab Indonesia Mulia itu mengambil tema Jalan Cinta Sabtu (12/5/2018) malam lalu.  Pengasuh Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin membukan diskusi ngaji budaya malam itu dengan kegelisahan potret kebangsaan saat ini. Menurutnya, perbincangan mengenai cinta semakin hilang dan bahkan […]

  • BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas Andalan PAD Pati

    BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas Andalan PAD Pati

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Pada triwulan kedua 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Pati mematok perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 50 persen. Dari total target dalam setahun ini yang mencapai Rp 349 miliar. Pemkab optimis mampu meraup 50 persen untu perolehan PAD di triwulan kedua ini. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) […]

  • DPRD Pati Dukung Penambahan Bibit Durian di Gunungwungkal, Harap Merata ke Kecamatan Lain

    DPRD Pati Dukung Penambahan Bibit Durian di Gunungwungkal, Harap Merata ke Kecamatan Lain

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Bantuan 1.500 bibit durian Musang King dan Black Thorn dari PT Jasa Marga dan sembilan anak perusahaannya telah diterima petani di Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyambut positif bantuan ini. Beliau menekankan potensi durian Gunungwungkal yang perlu didukung penuh. “Memang di daerah Gunungwungkal berpotensi di bidang durian. […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Minta DLH Rutin Kordinasi Soal Sampah

    Ketua Komisi C DPRD Pati Minta DLH Rutin Kordinasi Soal Sampah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.102
    • 0Komentar

    PATI – Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) rutin melakukan koordinasi terkait rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik. Dewan ingin dilibatkan agar bisa memantau perkembangan program tersebut sekaligus membantu memfasilitasi kebutuhan regulasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Menurutnya, sinergi yang baik antara […]

expand_less