Breaking News
light_mode

Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 23 Des 2017
  • visibility 191

Nama lengkapnya M. Sutiyono,
panggilan sehari-harinya Sutiyono. Ia sudah menjadi kepala desa sejak tahun
2014. Tahun itu Sutiyono baru sebagai pelaksana jabatan (PJ). Ia menjadi PJ
selama setahun penuh. Lalu kemudian di tahun 2015, ia berhasil menjadi kepala
desa secara definitif.
Sutiyono menyadari betul keadaan
desanya, sebab ia memang putra asli daerah. Bahkan katanya, nenek moyangnya ya
memang asli Sirahan. Dia menyadari desa yang kini ia pimpin, Desa Sirahan
memiliki potensi besar dalam hal pendidikan. Sebab, desa yang berada di
pinggiran Kota Pati ini memiliki banyak sekali lembaga pendidikan. Mulai dari
jenjang PAUD hingga sekolah menengah atas (SMA), semua lengkap ada di desa ini.
Dengan potensi besar di bidang pendidikan itu, Sutiyono menaruh perhatian besar
pada pendidikan di desanya.
”Boleh dikatakan Sirahan ini
sebagai desa pendidikan. Lembaga pendidikan, baik formal, informal. Negeri
maupun swasta, umum maupun agama semua lengkap tersedia di desa ini,” kata
Sutiyono.
Untuk itu dirinya melalui
pemerintahan desa, menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan yang ada
di desanya.  Bahkan di tahun 2018
mendatang, pemerintah desa bakal mengalokasikan dana desa untuk memberikan
semacam apresiasi kepada insane pendidik di desanya.
”Tahun depan kami akan alokasikan
dana desa untuk kesejahteraan para guru. Hal ini sebagai upaya perhatian kami
terhadap dunia pendidikan di Sirahan,” jelas bapak dua anak ini.
Namun, lanjut Sutiyono, hanya
guru TPQ dan PAUD saja yang tahun depan bakal menerimanya. Ada sekitar 25
guru-guru yang bakal menerima alokasi itu.
”Kami memilih mereka sebab mereka
pendidik di usia dini. Sebuah pendidikan pertama bagi si anak untuk menatap
masa depannya. Tetapi soal kesejahteraannya, sudah menjadi rahasia umum, betapa
”ironisnya” dalam segi materi. Untuk itu para guru itu kami prioritaskan,
sebagai apresiasi dari pemerintah desa,” imbuhnya. (lil)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Petani Beralih ke Pupuk Kompos Berkualitas

    DPRD Pati Dorong Petani Beralih ke Pupuk Kompos Berkualitas

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Walaupun pupuk kimia dinilai manjur untuk menyuburkan tanaman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso, meminta para petani untuk beralih pada pupuk kompos yang berkualitas. “Untuk menyuburkan petani perlu menggunakan pupuk kompos dengan kualitas yang baik, sehingga tanaman tumbuh dengan subur,” ungkapnya. Narso mengungkapkan bahwa penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat […]

  • Kick Off Sosialisasi MBG Bersama BGN, Edy Wuryanto Tekankan Program Strategis Nasional

    Kick Off Sosialisasi MBG Bersama BGN, Edy Wuryanto Tekankan Program Strategis Nasional

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.761
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadikan instrumen utama pemerintah dalam menangkal malnutrisi serta menekan angka stunting nasional hingga di bawah 15 persen. Hal itu ditegaskan Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam kegiatan kick off sosialisasi MBG Tahun Anggaran 2026 yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Dewi Sri Purwodadi, […]

  • Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.831
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat persoalan sejumlah fasilitas publik di daerahnya, di antaranya Alun-alun Kembang Joyo dan Plaza Pragolo, yang menghabiskan anggaran besar dalam pembangunannya namun tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Ia mengambil contoh Alun-alun Kembang Joyo yang membutuhkan biaya lebih dari Rp10 miliar untuk dibangun, namun hingga kini […]

  • Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    JEPARA – Bayu Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu. Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik. Dalam gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima busana carnival bertemakan nusantara. Kostum […]

  • Bupati Pati: Haul Nyai Ageng Ngerang Momentum Doa untuk Kesejahteraan

    Bupati Pati: Haul Nyai Ageng Ngerang Momentum Doa untuk Kesejahteraan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Kamis (26/6/2025). Ribuan warga berkumpul untuk memperingati Haul Nyai Ageng Ngerang, diiringi Kirab Luwur yang penuh makna. Acara ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi rasa hormat kepada leluhur dan doa bersama untuk kemakmuran Kabupaten Pati. Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati […]

  • Lolos ke Liga Dua! Suporter Macan Muria Sambut Hangat Kedatangan Persiku Kudus

    Lolos ke Liga Dua! Suporter Macan Muria Sambut Hangat Kedatangan Persiku Kudus

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KUDUS – Ribuan suporter Tim Macan Muria meriahkan kedatangan manajemen dan pemain Persiku Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus setelah lolos ke liga dua, Selasa (04/06/2024). Mawahib Afkar, penasehat Persiku Kudus, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Dia menyebut bahwa pada tahun 2008, tim yang identik dengan warna biru ini pernah meraih kesuksesan bersama pengurus Solehan. […]

expand_less