Breaking News
light_mode

Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 23 Des 2017
  • visibility 256

Nama lengkapnya M. Sutiyono,
panggilan sehari-harinya Sutiyono. Ia sudah menjadi kepala desa sejak tahun
2014. Tahun itu Sutiyono baru sebagai pelaksana jabatan (PJ). Ia menjadi PJ
selama setahun penuh. Lalu kemudian di tahun 2015, ia berhasil menjadi kepala
desa secara definitif.
Sutiyono menyadari betul keadaan
desanya, sebab ia memang putra asli daerah. Bahkan katanya, nenek moyangnya ya
memang asli Sirahan. Dia menyadari desa yang kini ia pimpin, Desa Sirahan
memiliki potensi besar dalam hal pendidikan. Sebab, desa yang berada di
pinggiran Kota Pati ini memiliki banyak sekali lembaga pendidikan. Mulai dari
jenjang PAUD hingga sekolah menengah atas (SMA), semua lengkap ada di desa ini.
Dengan potensi besar di bidang pendidikan itu, Sutiyono menaruh perhatian besar
pada pendidikan di desanya.
”Boleh dikatakan Sirahan ini
sebagai desa pendidikan. Lembaga pendidikan, baik formal, informal. Negeri
maupun swasta, umum maupun agama semua lengkap tersedia di desa ini,” kata
Sutiyono.
Untuk itu dirinya melalui
pemerintahan desa, menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan yang ada
di desanya.  Bahkan di tahun 2018
mendatang, pemerintah desa bakal mengalokasikan dana desa untuk memberikan
semacam apresiasi kepada insane pendidik di desanya.
”Tahun depan kami akan alokasikan
dana desa untuk kesejahteraan para guru. Hal ini sebagai upaya perhatian kami
terhadap dunia pendidikan di Sirahan,” jelas bapak dua anak ini.
Namun, lanjut Sutiyono, hanya
guru TPQ dan PAUD saja yang tahun depan bakal menerimanya. Ada sekitar 25
guru-guru yang bakal menerima alokasi itu.
”Kami memilih mereka sebab mereka
pendidik di usia dini. Sebuah pendidikan pertama bagi si anak untuk menatap
masa depannya. Tetapi soal kesejahteraannya, sudah menjadi rahasia umum, betapa
”ironisnya” dalam segi materi. Untuk itu para guru itu kami prioritaskan,
sebagai apresiasi dari pemerintah desa,” imbuhnya. (lil)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tekankan Keseimbangan: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Peningkatan Kualitas SDM

    DPRD Pati Tekankan Keseimbangan: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Peningkatan Kualitas SDM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.338
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati diminta untuk menerapkan pola pembangunan yang proporsional dan berimbang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, yang menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik semata, melainkan harus diiringi pula dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama kemajuan daerah. “Selain infrastruktur […]

  • Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 949
    • 0Komentar

    PATI – Rasa lega menyelimuti sebuah keluarga di Kecamatan Margorejo, Pati, setelah putri mereka, R.N. (14), yang sempat dilaporkan hilang, kembali ke rumah dengan selamat. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga ke SPKT Polresta Pati, yang sebelumnya telah menerima laporan resmi pada Minggu (23/11/2025). S., ayah R.N., melaporkan hilangnya sang putri pada Minggu […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 696
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

  • Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    Wacana Sampah jadi Energi : Komisi C DPRD Pati : Sampah Harus Ditangani

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.129
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah merancang terobosan baru dalam pengelolaan limbah. Rencana strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, kini telah diajukan ke tingkat pusat untuk mendapatkan persetujuan. Langkah ini mendapatkan apresiasi positif dari legislatif. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai inisiatif […]

  • Pemuda Lintas Agama di Jepara Bagikan Masker ke Peserta Takbir Keliling

    Pemuda Lintas Agama di Jepara Bagikan Masker ke Peserta Takbir Keliling

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JEPARA – Anak-anak muda di Desa Tunahan Kecamatan Keling, Jepara ini patut dicontoh. Dua jempol pantas untuk mereka. Hal itu karena saat berlangsung kegiatan takbir keliling, mereka membagikan ratusan masker penutup hidung kepada para peserta. Anak-anak muda itu berasal dari lintas agama. Ada Budha, Kristen, dan tentu saja Islam. Pantas saja, aksi itu lantas mengundang […]

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

expand_less