Breaking News
light_mode

Banyak yang Menjadi Sumantri di Negeri Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 28 Feb 2018
  • visibility 287

DOKUMEN GAMELAN KIAI KANJENG

Emha Ainun Najib menangkap, di negeri ini banyak
terjadi seperti kisah dalam pewayangan. Kisah Sumantri dan Sukrasana. Dua
saudara yang memiliki karakter sangat berbeda. Hal itu dikemukakan Budayawan
Emha Aninun Najib dalam Suluk Maleman edisi ke 74, Senin (26/2/18) malam lalu.
Ngaji budaya yang malam itu
mengambil tema Gondelan Barang Ambruk itu nampak gayeng. Halaman Rumah Adab
Indonesia Mulia penuh sesak oleh jamaah. Bahkan hingga meluber ke setengah
badan Jalan Pangeran Diponegoro.
Malam itu, selain Cak Nun- sapaan
akrab Emha Ainun Najib, hadir pula dalang Sigit Ariyanto. Dalang muda ini
mementaskan wayangnya dengan lakon Duryudana Gugur. Ngaji budaya malam itu,
lalu sedikit membahas soal dunia pewayangan dengan kenyataan Indonesia
sekarang.
”Hayo aku takon. Kenapa harus ada wayang,” kata Cak Nun kepada
dalang Sigit Ariyanto.  Lalu dalang Sigit
menjawab, selain sebagai sarana hiburan, wayang juga merupakan tuntunan bagi
umat manusia. Kisah-kisah pewayangan bisa dijadikan suri tauladan.
”Nah maka dari itu, saya mengingat
cerita Sumantri dan Sukrasana. Sumantri kakaknya Sukrasana. Dia rakus. Amat
mementingkan kekuasaan, sementara berbalik dengan sang adik Sukrasana. Bahkan
di sebuah cerita, Sukrasana membantu Sumantri, lalu pada akhirnya sang adik
disingkirkan sendiri oleh sang kakak. Lalu di negeri ini banyak Sumantrinya apa
Sukrasana?,” papar Cak Nun lalu melempar pertanyaan pada jamaah yang sudah
memadati Rumah Ada Indonesia Mulia sejak ba’da isyak.
Sigit Ariyanto menambahkan. Dia
juga menyinggung soal tokoh Aswatama, tokoh yang ingin selamat sendiri, ketika
terjadi huru-hara usai perang saudara legendaris Baratayuda.
”Dia tokoh yang digambarkan ingin
dirinya selamat sendiri,” kata Sigit yang kemudia ditimpali Cak Nun. Dimana
negeri ini banyak pula terjadi demikian seperti Aswatama.
Lalu, sebelum diskusi beranjak
menuju dialog dengan jamaah, Cak Nun mengajak semuanya untuk berfikir bersama. Sepuluh
tahun mendatang akan ada banyak perubahan.
”Negara-negara Asia Pasifik yang
membentang dari China hingga Indonesia akan menjadi negara pertama. Negara yang
maju. Menggeser Eropa dan Amerika Serikat. Lalu saat itu kita nanti mau jadi
apa? Buruh cuci atau security?,” kata Cak Nun dengan nada bertanya.
Untuk itu mari, lanjut Cak Nun
semuanya mesti belajar. ”Jadilah pakar di satu keahlian. Pelajari betul. Dan
yang paling penting carilah kebahagiaan hidup, jangan mencari kekayaan.
Pekerjaan yang membuat bahagia, kaya akan mengikutinya,” terang budayawan yang
enggan tampil lagi di acara-acara tv swasta nasional ini. (Achmad Ulil Albab) 
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎71 Tahun Persijap Jepara, Waktunya Naik Kelas

    ‎71 Tahun Persijap Jepara, Waktunya Naik Kelas

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    ‎OLAHRAGA -‎ ‎Persijap Jepara menapak usia ke-71 tahun pada Jumat 11 April 2025. Persijap berdiri pada tahun 1954. ‎Persijap Jepara memang bukan tim besar di sepak bola Indonesia. Belum bisa bersanding dengan tim-tim seperti Persija Jakarta, Persebaya, PSIS Semarang, Persis Solo atau Persib Bandung. ‎Laskar Kalinyamat belum pernah meraih juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia. […]

  • Sarasehan di Desa Tamansari, Kapolresta Pati Tekankan Sinergi Polri-Masyarakat Jaga Kamtibmas

    Sarasehan di Desa Tamansari, Kapolresta Pati Tekankan Sinergi Polri-Masyarakat Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.578
    • 0Komentar

    PATI — Kapolresta Pati, Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., memimpin langsung sarasehan bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Tamansari pada Senin (10/8/2026) malam. Sarasehan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB ini menjadi sarana komunikasi […]

  • Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri. ”Untuk waktu kejadian […]

  • DPRD Pati Kembali Gelar Rapat Pansus Hak Angket, Soroti Kenaikan PBB-P2

    DPRD Pati Kembali Gelar Rapat Pansus Hak Angket, Soroti Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali menggelar Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket pada Selasa (19/8/2025), setelah jeda libur perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, ini menyoroti isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Kenaikan PBB-P2 […]

  • Aliansi Suporter Kudus Layangkan Enam Tuntutan kepada Manajemen Persiku

    Aliansi Suporter Kudus Layangkan Enam Tuntutan kepada Manajemen Persiku

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.869
    • 0Komentar

    KUDUS – Aliansi Suporter Kudus yang terdiri dari Suporter Macan Muria (SMM), Keluarga Cemara, South Gate, Murians Tiger Boys (MTB), B2, dan Catenaccio Kudus menyampaikan surat tuntutan terbuka kepada PT Relasi Sport Muria Indonesia (PT RESMI) selaku badan hukum yang menaungi Klub Persiku Kudus. Surat tersebut bertanggal 21 Agustus 2026 dan disebut sebagai bentuk aspirasi […]

  • Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Seorang siswa yang akan memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum ketua  Ikatan Siswa Luthful Ulum (ISLU) MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil PATI – Pelajaran berharga didapat siswa – siswi MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil. Mereka mendapat pelajaran demokrasi nyata melalui kegiatan Pemilihan Umum Ketua Ikatan Siswa Luthful […]

expand_less