Breaking News
light_mode

Terbentuk Secara Tak Sengaja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
  • visibility 176

Diecaster Pati, atau pecinta
mobil-mobilan di Kabupaten Pati terbentuk secara tak sengaja. Awalnya di tahun
2013. Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido Danang Kesumo mengisahkan, saat itu
ada yang berdagang diecast, sebutan untuk mainan mobil-mobilan secara offline.
Ada yang berjualan dengan salah
satu merk terkenal di Stadion Joyokusumo di hari Minggu pagi. Dari situ
kemudian mulai tumbuh harapan untuk membentuk komunitas ini. ”Saya kemudian
iseng membuka facebook untuk mencari pecinta mobil-mobilan. Waktu itu ada
penjual di Pati yang sedang mendagadakan lelang koleksi mainannya. Saya ikut,
dan beberapa item saya menangkan,” kata Whido.
Dari lelang itu, kemudian ada
beberapa yang mengajak ketemuan. Stadion Joyokusumo menjadi pilihan. Dari
pertemuan di kandang kesebelasan Persipa itu, kemudian berlanjut menjadi
kopdar. Kemudian Diecaster Pati terbentuk.
Namun, kemesraan komunitas ini tak
berlangsung lama. 2013 terbentuk, 2015 hingga 2016 terjadi kevakuman.
Kopdar-kopdar jarang dilakukan. Lalu baru pada tahun 2017, para anggota mulai
intens berinteraksi kembali.
”Setelah itu, lalu ada yang
mengusulkan untuk berkegiatan membuka lelang melalui sosial media. Setelah
facebook, kami mencoba melalui instagram. Nah dari situlah para pecinta
mobil-mobilan mulai bermunculan. Lalu bergabung bersama Diecaster Pati,”
paparnya.
Di komunitas ini, tidak fanatik
satu merk saja. Semua pecinta mobil-mobilan bisa bergabung. Di komunitas ini
belum terstruktur dengan baik. Kegiatan-kegiatan kopdar hanya sak kobere. ”Tetapi kedepan kami akan
atur itu semua. Selain itu kami juga berencana akan membuat basecamp. Sekaligus
nanti akan berfungsi juga sebagai toko offline. Selain lelang melalui akun
sosial media,” pungkasnya. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

      Jalan di depan perumahan New Fa-Fa Desa Puri Pati PATI – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Pati memastikan seluruh perizinan untuk perumahan New Fa-Fa Residence di Desa Puri Kecamatan Kota Pati sudah clear and clean. Dispekrim memberikan klarifikasi tersebut setelah ramainya informasi seputar perumahan tersebut yang dianggap melanggar tata ruang hingga menyebabkan […]

  • DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengusulkan pemanfaatan GOR Pesantenan sebagai markas bagi cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati. Usulan ini disampaikan sebagai tindak lanjut aspirasi Ketua DPRD Pati, bertujuan untuk memudahkan koordinasi antar atlet dan pengurus cabor. “Saya hanya menyampaikan amanah dari Pak Ketua kepada Dinas. Harapan kami, GOR […]

  • DPRD Pati Kecewa Kenaikan PBB Tanpa Koordinasi, Pemkab Dinilai Lebih Pilih Kades dan Camat

    DPRD Pati Kecewa Kenaikan PBB Tanpa Koordinasi, Pemkab Dinilai Lebih Pilih Kades dan Camat

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengungkapkan kekecewaannya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen tanpa melibatkan pihak legislatif dalam proses pengambilan keputusan. Ali Badrudin menyatakan, koordinasi dengan DPRD dalam kebijakan strategis seperti kenaikan tarif pajak sangat penting, mengingat peraturan […]

  • Miris PSK Bertarif Murah di Batangan-Pati Diringkus

    Miris PSK Bertarif Murah di Batangan-Pati Diringkus

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Lima warung kopi (warkop) berkedok prostitusi di Dukuh Mujil, Bumimulyo, Batangan, Pati diubek-ubek petugas Mapolsek Batangan Selasa (6/12) pukul 23.00. Dari penggerebekan itu, ada empat mucikari dan belasan botol minuman keras (miras) diamankan ke Mapolsek Batangan. Razia itu dilaksanakan Selasa (5/12) pukul 21.30-23.00. Petugas kepolisian merazia beberapa tempat prostitusi yang berkedok […]

  • Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Christopher Edbert Setiabudi, karateka asal Pati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam kejuaraan karate tingkat Asia Tenggara, 12th South East Asian (SEA) Karate Federation Championships 2025, Christo – sapaan akrabnya – berhasil meraih tiga medali sekaligus: dua emas dan satu perak. Dua medali emas disumbangkan Christo dari kelas U21 Kata Male […]

  • Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah korban keracunan massal di PT Sejin Pati terus bertambah. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini sudah ada 305 karyawan pabrik garment dan sepatu yang mengalami gejala mual dan pusing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan bahwa pada Selasa sore, terdapat 286 karyawan yang melaporkan gejala keracunan. […]

expand_less