Breaking News
light_mode

Gedung Kesenian Dikeluhkan, Begini Kondisinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
  • visibility 286

Lingkar Muria, PATI – Keberadaan gedung kesenian Pati yang berada di
komplek Stadion Joyokusumo mendapat sorotan. Anggota komisi D DPRD Kabupaten
Pati, Jamari menyayangkan bangunan yang menelan anggaran sekitar Rp 650 juta
tersebut. Sebab bangunan tersebut tak banyak berguna sebagaimana mestinya.
”Desain bangunannya boleh dibilang
mengecewakan. Itu tak merepresentasikan sebuah gedung kesenian yang berfungsi
sebagai gedung pertunjukan. Melainkan hanya banguna pendapa saja,” sesal
politisi dari PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut, pihaknya
mengungkapkan, bentuk bangunannya memang sangat kurang. Seharusnya tidak hanya
pendapa terbuka seperti itu. ”Kalau untuk pertunjukan apapun akan sulit, dan
tak maksimal. Misal untuk pertunjukan teater akan sulit untuk menata
pencahayaan. Disamping itu juga tidak tersedia tribun untuk penonton,”
imbuhnya.
Hal itu disebutnya sebagai salah
konsep pembangunan sebuah gedung kesenian. Seharusnya dalam desain bangunan itu
para pelaku seni dilibatkan. ”Waktu perencanaan saya heran. Kok begitu
jadinya,” kata Jamari heran.
Lebih lanjut Jamari mengungkapkan,
gedung kesenian seharusnya paling tidak seperti anjungan yang ada di Taman Mini
Indonesia Indah. ”Jadi ada tribun penonton melingkar. Dengan seperti itu, akan
memudahkan untuk pentas apa saja, dan akan berfungsi sangat baik untuk sebuah
pentas. Kedepan coba akan kami komunikasikan dengan pemkab terkait hal itu,”
papar Jamari.
Senada dengan Jamari, salah satu
pegiat kesenian di Kabupaten Pati, Beni Dewa mengungkapkan kekecewaan yang
sama. Menurutnya di Pati belum ada sarana dan prasarana yang mendukung dunia
kesenian di Bumi Mina Tani ini.
”Gedung kesenian di Pati tak ideal.
Kotor tak terawat. Untuk pentas juga tak bisa maksimal sebab tempatnya terbuka
seperti itu,” papar Beni.
Selain itu, di area tersebut
kendaraan banyak yang masuk, sehingga mengganggu kegiatan yang akan digelar di
sana. ”Khusus untuk penyelenggaraan pentas teater juga sulit terutama untuk
setting panggung maupun tata cahaya.
Selain itu pihaknya juga
menyesalkan satu hal. Dimana sektor kesenian sekarang masuk di ranah Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan. Namun saat hendak meminjam aula SKB rasanya seperti
dipersulit.
”Banyak alasan. Seperti ada
kegiatan extra. Padahal, seharusnya kelompok kesenian mestinya didorong serta
dibina. Salah satunya dengan kemudahan-kemudahan seperti kemudahan dalam
peminjaman tempat,” papar pria yang bergiat di Teater Mina Tani ini. (aua) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas di Kompetisi Internasional

    Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas di Kompetisi Internasional

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Lima siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, telah meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif, yang duduk di kelas XI dan XII, berhasil menyabet medali emas pada Asean Innovative Science, Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2024. […]

  • Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 407
    • 0Komentar

      Indra Arya usai mencetak gol saat menghadapi Persipa Pati/Instagram Persijap Jepara  Nama Indra Arya mulai mencuri perhatian pecinta bola di Jepara. Semangat juangnya di lapangan hijau saat membela Persijap Jepara sangat luar biasa. Dia adalah sosok pemain yang bermain dengan hati dan total untuk tim yang dibela.  JEPARA – Nama lengkapnya Indra Arya Perceka […]

  • DPRD Pati Cari Solusi Atasi Masalah Sampah di Sungai dan Tepi Jalan

    DPRD Pati Cari Solusi Atasi Masalah Sampah di Sungai dan Tepi Jalan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan perhatian serius terhadap masalah sampah yang masih banyak ditemukan di sungai dan tepi jalan. Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin, menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. “Kami melihat bahwa permasalahan sampah ini terjadi di seluruh kecamatan. Masyarakat masih sering membuang sampah sembarangan, baik di tepi jalan […]

  • Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Jepara Bikin Terobosan Sistem Pengangkutan

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Jepara Bikin Terobosan Sistem Pengangkutan

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Wabup Jepara Dian Kristiandi saat menggelar rapat kordinasi dengan pihak terkait beberapa waktu yang lalu JEPARA – Menindaklanjuti program Sistem Informasi Angkut Sampah (SiAngsa) yang telah disosialisasikan pada bulan Maret lalu. Guna mewujudkan Kabupaten Jepara bebas sampah, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Forum Literasi Lingkungan Hidup (FL2H) dengan Pemkab Jepara melakukan audiensi terkait penggalangan […]

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran : Akses Pendidikan Harus Layak dan Merata

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran : Akses Pendidikan Harus Layak dan Merata

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.037
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo, yang mewakili Ketua DPRD, menyampaikan Pokok Pikiran institusi tersebut dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2027. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Selasa, 31 Maret 2026. Salah satu fokus utama yang disampaikan berkaitan dengan […]

  • Foto kenangan Kamal Junaidi bersama pemain Persijap Jepara lainnya saat bermain di Piala Makutarama 1973 atas nama Tim Kodim Jepara

    Mengingat Lagi Kamal Djunaidi : Hari Ini 51 Tahun Lalu Sang Legenda Sepak Bola Jepara Itu Pergi…

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 846
    • 0Komentar

      JEPARA – Tidak bisa dipungkiri semua orang Jepara hampir pasti tidak asing saat menyebut nama Kamal Djunaidi. Ingatan orang akan selalu tertuju pada sebuah stadion kecil di Jalan Jenderal Sudirman di bilangan Demaan, Jepara Kota itu. Stadion milik pemerintah daerah itu sengaja diberi nama Kamal Djunaidi sebagai sebuah penghormatan untuk pemain bola berbakat di […]

expand_less