Breaking News
light_mode

Gegap Gempita Malam Final Piala Dunia Menjalar Sampai Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 14 Jul 2018
  • visibility 153
DOKUMEN HUMAS SETDA PATI 

Partai
puncak Piala Dunia 2018 bakal mempertemukan Perancis dan Kroasia. Stadion
Luzhniki di Kota Moskwa, Ibukota Rusia bakal menjadi panggung saling bantai
Antonie Grizman dkk melawan Luka Modric dkk. Keseruan sekaligus kemeriahan
bakal tersaji Minggu malam nanti (15/7/2018) pukul 19.30 WIB.

Namun,
bukan berarti kemeriahan hanya tersaji di negara yang terletak di benua Eropa
nun jauh di sana. Diperkirakan, kemeriahan sekaligus kehebohan bakal tersaji
hingga pelosok bumi. Termasuk sampai Kota Pati. Kemeriahan puncak pesta
sepakbola paling akbar sejagat itu bakal bakal dirasakan melalui layar-layar
besar dengan tajuk nonton bareng (nobar).

Lingkar Muria mencatat, bakal ada dua tempat nobar di pusat Kota
Pati yang bakal ramai. Di Kelenteng Hok Tik Bio, di kawasan pecinan Jalan MH
Thamrin Pati Wetan, serta nobar yang diadakan Bupati Pati Haryanto serta Wakil
Bupati Saiful Arifin. Lokasinya di halaman Setda Kabupaten Pati komplek Pendapa
Kabupaten Pati

Bahkan,
di Kelenteng Hok Tik Bio, keramaian nobar bakal tersaji dengan berbagai mata
acara. Seperti kuis yang menyediakan hadiah berupa bola serta jersey sepak
bola. Informasi yang didapat, jersey klub kebanggaan wong Pati, Persipa, bakal
dijadikan hadiah untuk memeriahkan gelaran nobar yang diinisiasi pengurus
kelenteng tersebut.

Nobar
tersebut bersifat umum. Siapapun boleh merapat menyaksikan adu lincah permainan
bola kelas atas dunia, yang tentu bakal diperagakan dengan baik. Selain dua
tempat tersebut, beberapa tempat di Kota Pati, juga bakal menggelar nobar.

Seperti
di Loby Masterpiece di lantai 2 Hotel Safin, nobar juga bakal digelar dengan
mata acara yang dijamin bakal heboh. Panitia nobar menggelar lomba joget
syantik ala pedangdut Siti Badriah yang sedang fenomenal belakangan. Tak
ketinggalan, berbagai tempat nongkrong seperti kafe juga bakal menggelar nobar.
Malam nanti, dipastikan ratusan, ribuan, bahkan sampai jutaan pasang mata bakal
antusias menjadi saksi.

Akankah
Piala Dunia 2018 melahirkan juara baru apalagi Kroasia mampu unggul, ataukah
Perancis bakal mengulangi sukses 1998 kala menjadi tuan rumah sekaligus
memastikan gelar Juara Piala Dunia? Menarik untuk disimak. Jadi sudahkah
masyarakat Pati menentukan pilihan hendak nobar dimana, serta bersama siapa? (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kudus Tekankan Peran Penting Bidan dalam Pencegahan Stunting

    Bupati Kudus Tekankan Peran Penting Bidan dalam Pencegahan Stunting

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menekankan peran krusial bidan dalam mencegah stunting di Kabupaten Kudus. Hal ini disampaikan beliau saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kudus di Hotel HOM, Sabtu (26/4/2025). “Pencegahan stunting dimulai sejak anak masih dalam kandungan,” tegas Bupati Kudus Sam’ani. Beliau, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten […]

  • Karang Taruna Lahar Bagi Takjil Sesuai Alquran

    Karang Taruna Lahar Bagi Takjil Sesuai Alquran

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

      Pemuda karang taruna Desa Lahar membagi takjil Ramadan memang menjadi momen untuk berlomba-lomba dalam menebar kebaikan. Salah satunya, Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati yang ikut ambil bagian. Ratusan takjil dibagikan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sesuai Alquran. PATI – Para anggota Karang Taruna Lahar membagikan ratusan takjil kepada masyarakat yang melintasi jalan […]

  • Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Pati. Seorang pemuda, C (30), warga Desa Geritan, Kecamatan Pati, menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam (23/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Kecamatan Jakenan. Korban mengalami luka serius berupa bacokan di punggung, kaki, dan lengan kiri, serta kehilangan dua jari […]

  • Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029. Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). […]

  • Guru BK Dituntut Paham Tangani Pelajar Pecandu Narkoba

    Guru BK Dituntut Paham Tangani Pelajar Pecandu Narkoba

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Para guru sedang mengikuti sosialisasi teknis konseling pecandu narkoba PATI – Badan Narkotika Kabupaten (BNP) Pati mengundang puluhan guru Bimbingan Konseling (BK) SMP di Ruang Joyokusumo, Komplek Setda Pati Rabu (27/2/2019) kemarin. Selain guru BK, beberapa perwakilan siswa juga diundang dalam rangka sosialisasi teknis konseling pecandu narkoba. Masalah penyalahgunaan narkoba, diklaim sebagai ancaman global yang mengkhawatirkan […]

  • Sowan Pertama dan Terakhir ke Mbah Moen

    Sowan Pertama dan Terakhir ke Mbah Moen

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Momen menyejarah Seorang wartawan koran, mengisahkan pengalamannya bertemu Mbah Moen di ndalemnya. Berjabat tangan erat selama 15 detik. Dan merasakan aura positif yang merambati ke tubuhnya. Adem. Damai di tahun politik yang panas mendidih.     Ditempatkan di Rembang sejak awal September 2018, setidaknya saya sudah empat kali bersua dengan kiai kharismatik Maimoen Zubair. Dari sekian […]

expand_less