Breaking News
light_mode

Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
  • visibility 116

 Spanduk bertuliskan wisata sejuta nyamuk terpasang di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo kemarin.
PATI – Warga Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo geram. Hal itu lantaran
desanya yang diserbu nyamuk akibat limbah di sungai yang menumpuk. Wargapun
menyindir dengan memasang spanduk bertuliskan “Desa Wisata Sejuta Nyamuk”.
Ada beberapa sudut yang dipasang
spanduk desa wisata nyamuk. Seperti di gapura gang. Bahkan ada juga spanduk
bertuliskan jualan bibit nyamuk.
Heri, salah satu warga Desa
Dadirejo mengungkapkan, kurang lebih sudah sepekan nyamuk mewabah di desanya.
Namun, menurutnya penanganan terhadap nyamuk dinilai masih kurang.
”Foging sudah dilakukan. Namun
masih kurang. Hanya selokan-selokan dan depan rumah-rumah warga yang disemprot,
dan penyemprotan di sungai yang menjadi sumber jentik-jentik nyamuk kurang
mendapat perhatian,” paparnya.
Lanjutnya, pihaknya ingin supaya
pemerintah desa agar tanggap, dan jangan menyepelekan. Sebelum jatuhnya korban
akibat gigitan nyamuk. Menurutnya, wabah nyamuk ini cukup mengganggu,
gigitannya terasa gatal. Nyamuknya pun besar-besar dan hitam.
Limbah perusahaan jadi kambing hitam
Pj Kepala Desa Dadirejo, Sularso
mengungkapkan, wilayah yang dipimpinnya memang sedang terkena wabah serbuan
nyamuk. Hal itu diakuinya terjadi lantaran adanya beberapa tempat usaha seperti
usaha pembuatan tahu, dan rumah jagal yang membuang limbahnya ke sungai.
Sialnya, sungai saat musim kemarau airnya
surut. Hal itu menimbulkan genangan-genangan yang akibatnya menjadi tempat
bertelurnya nyamuk, yang pada akhirnya menyebar menyerang warga. Ada tiga dukuh
yang sangat terdampak serbuan nyamuk tersebut. Dukuh Prakitan, menjadi salah
satu yang paling terdampak.
”Memang berbagai upaya telah kami
lakukan. Seperti foging, dan juga ada upaya pengurukan di sungai. Namun belum
begitu membantu dan menangani masalah ini,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait limbah yang
ditimbulkan perusahaan tersebut, Sularso mengaku sudah ada niat baik dari
mereka. ”Mereka ada paguyubannya. Mereka telah melakukan penyemprotan, namun
belum juga terlihat hasilnya. Harus dilakukan intens,” imbuhnya. Sampai saat
ini memang nyamuk-nyamuk ini sangat mengganggu aktivitas warga, mesikupun belum
menimbulkan korban.
”Kalau menjelang maghrib dan pagi
hari, nyamuk sangat banyak. Saat berada di luar pasti langsung dikerubungi,”
pungkas pria yang juga menjadi sekretaris desa ini. (mil)   

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Ramainya Pesanan Madu Mongso Jajanan khas Lebaran

    Melihat Ramainya Pesanan Madu Mongso Jajanan khas Lebaran

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Madu mongso  Lebaran selalu identik dengan berbagai jajanan yang disuguhkan di meja-meja ruang tamu. Selain makanan kaleng, jajanan khas tradisional juga turut mewarnai suguhan lebaran. Seperti jajanan madu mongso. Menjelang lebaran pesanan jajanan jadul ini selalu ramai.  PATI – Kesibukan tampak di rumah produksi Madu Mongso di Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Menjelang hari […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 127
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman politik. Hal ini disampaikannya mengingat perbedaan pandangan politik seringkali memicu konflik dan mengancam kerukunan antar warga. “Masyarakat perlu adanya edukasi politik yang baik. Peran Pemdes sangat dibutuhkan, agar desa tetap aman,” tegasnya. Khususnya menjelang Pemilihan Kepala […]

  • Berkat Video Viral, Enam Remaja yang Hendak Tawuran di Pati Ditangkap

    Berkat Video Viral, Enam Remaja yang Hendak Tawuran di Pati Ditangkap

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati mengamankan enam remaja, termasuk satu tersangka utama berinisial DTS (18), yang diduga hendak melakukan tawuran. Kejadian bermula dari informasi masyarakat dan video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan konvoi remaja membawa senjata tajam (sajam). Informasi tersebut diterima Satreskrim Polresta Pati pada Sabtu, 11 Januari 2025. Video yang […]

  • Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    Berulang kali Disidak, Pelanggaran Kelas Jalan Masih Sering Terjadi

    • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PATI – Jalan Juwana – Wedarijaksa, sudah berulang kali disidak. Aparat baik dari Dinas Perhubungan, maupun Satlantas pun beberapa kali pernah turun melihat kondisi jalan kelas III yang sering dilalui kendaraan berat melebihi tonase, hal itu mengakibatkan kerusakan serta kemacetan di jalan kabupaten tersebut. Masih tingginya pelanggaran yang terjadi itu dikeluhkan masyarakat setempat. Keluhan itu […]

  • Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Bangunan RSK Tayu, Pati yang merupakan peninggalan Belanda sudah terbengkalai sejak 2013 lalu.  Ini adalah pengakuan para konten kreator asal Bandung yang uji nyali di RSK Tayu. Sebelumnya mereka diasumsikan menjenguk temannya yang dirawat di rumah sakit peninggalan Belanda itu. Tapi cerita sebenarny mereka sedang bikin konten live.  PATI – Jagat maya dihebohkan pengakuan seorang […]

expand_less