Breaking News
light_mode

Festival Kopi Pati 2019 Digelar Penuh Dua Hari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
  • visibility 220

Pati Meneguhkan Diri Menjadi Kota
Kopi  

Dinas Perdagangan dan Perindustrian
Kabupaten Pati menggelar Festival Kopi Pati 2019 di Plaza Pragolo, 28-29
September. Melalui festival tersebut, Pemkab Pati ingin mengangkat kopi
Pati
lebih tinggi lagi. Sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan.
Festival di hari pertama, bakal
diawali dengan kegiatan uji cita rasa atau cupping. Ada sebanyak 18 kopi
pilihan yang mewakili 1
8 desa penghasil
kopi di Bumi Mina Tani. kopi-kopi tersebut bakal diuji oleh tim dari Puslitkoka
Jember dan Java Legend Cofee Lab and Roastery.
Uji cita rasa ini untuk mengetahui
skor cita rasa dari kopi yang dihasilkan para petani. Dari hasil itu sendiri
akan berdampak juga terhadap nilai jual dari produk kopi tersebut.
Setelah uji cita rasa, kegiatan
bakal dilanjutkan dengan temu dagang. Kemudian dilanjutkan lagi dengan kegiatan
bertajuk “Sarasehan Akses Pasar Kopi Pati”.
Sarasehan sendiri akan diisi oleh Dr Sri Mulato, dan
Darningsih. Sri Mulato sendiri dulunya adalah peniliti kopi dan coklat di
Puslitkoka Jember. Sudah 40 tahun dia habiskan untuk bergelut di bidang
tersebut. Sri Mulato sendiri saat masih aktif di Puslitkoka menjabat sebagai professor
dan mengajar di beberapa perguruan tinggi. Kini, pria yang tinggal di Solo itu
mengelola Coffe and Cocoa Training Center. Sebuah lembaga semi riset yang
melayani para petani untuk belajar tentang tanaman kopi dan coklat.
Sedangkan Darningsih sendiri adalah seorang
pengusaha dari Bandung Jawa Barat. Darningsih juga aktif di berbagai organisasi
pengusaha di Indonesia.
 Malam harinya, para pengunjung akan dihibur
dengan penampilan live music dari Santa Fee. Pengunjung bisa melihat-lihat
produk kopi Pati di pameran tersebut. Semua produk kopi dari seluruh Kabupaten
Pati akan dipamerkan.
Di hari kedua, kegiatan akan dibuka
oleh Bupati Haryanto. Pembukaan dilanjutkan dengan kegiatan parade minum kopi
bersama. Panitia menyediakan kopi gratis sekitar 1000 gelas lebih.
Parade minum kopi sekaligus menjadi
deklarasi Pati Kota Kopi. Usai minum kopi bersama, Bupati akan meninjau seluruh
stand kopi yang mengikuti festival.
Usai peninjauan stand, kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan lomba roasting manual. Lomba ini dikhususkan untuk
para pelajar. Hal itu dimaksudkan sebagai edukasi kepada pelajar tentang dunia
kopi.
Mengiringi lomba roasting manual,
beberapa band dari sekolah-sekolah bakal unjuk gigi dalam acara bertajuk parade
musik pelajar. Festival Kopi Pati kemudian ditutup dengan pengumuman lomba.
Lomba di festival ini sendiri ada
dua. Lomba roasting manual untuk pelajar dan lomba vlog untuk umum. Lomba vlog
diumumkan sepekan setelah kegiatan festival. Pengumuman akan ditayangkan di
koran Jawa Pos Radar Kudus. Sementara itu dua lomba tersebut menyediakan
hadiah berupa uang pembinaan dan piagam lomba dari Bupati Pati. Pendaftaran
lomba tidak dipungut biaya. (
alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedap Toleransi Soto Kudus

    Sedap Toleransi Soto Kudus

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Soto Kudus, merupakan kuliner khas paling lezat di kota kretek. Makanan ini, sekilas tak jauh beda, dengan varian soto-soto lain di indonesia.  Bedanya, soto kudus disajikan dengan potongan daging kerbau. Konon, karena masyarakat di kota ini memegang teguh ajaran sunan kudus. untuk tidak menyembelih sapi. Hal itu sebagai penghormatan bagi umat hindu. Soto kudus, sangat […]

  • Polresta Pati Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Premanisme dan Penyakit Masyarakat Selama Ramadan

    Polresta Pati Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Premanisme dan Penyakit Masyarakat Selama Ramadan

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menunjukkan keseriusannya dalam memberantas premanisme dan penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya konferensi pers pada Senin (17/3/2025) pukul 10.00 WIB di Aula Sarja Arya Racana (SAR) Mapolresta Pati. Wakapolresta Pati, AKBP Dandy Ario Yustiawan, didampingi para pejabat teras Polresta Pati, menyampaikan hasil operasi kepolisian yang digelar […]

  • Warung Rica-Rica di Jakenan Jadi Sasaran Amuk Pemuda Mabuk: Polisi Buru Pelaku!

    Warung Rica-Rica di Jakenan Jadi Sasaran Amuk Pemuda Mabuk: Polisi Buru Pelaku!

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 395
    • 0Komentar

    PATI – Aksi pengrusakan warung rica-rica terjadi di Desa Tanjungsari, Jakenan, Pati, Kamis (16/10/2025) dini hari. Sekelompok pemuda mabuk mengamuk karena tidak terima ditolak pesanannya saat warung hendak tutup. Dwi Putrisujayani (22), penjaga warung, menceritakan kronologi kejadian. Saat melayani empat pelanggan, lima pemuda datang dalam keadaan mabuk. Salah seorang pemuda bertingkah tidak sopan dan memaksa […]

  • DPRD Pati Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan Akhlak Siswa

    DPRD Pati Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan Akhlak Siswa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menyerukan kepada seluruh warga Kabupaten Pati untuk terus menjaga kekompakan dan kedisiplinan demi menjaga keutuhan dan kondusivitas wilayah. Seruan ini disampaikan setelah menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati yang digelar pada Senin (1/9/2025). Seruan ini muncul di tengah maraknya laporan mengenai […]

  • Merayakan Rutinitas

    Merayakan Rutinitas

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Pada akhirnya, kita memang akan melakukan rutinitas semata. Menggelar hajatan pemilihan, dengan berharap pimpinan ideal didapat. Akan tetapi yang terjadi tetaplah sama. Tak kunjung mendapat pimpinan seperti apa yang diangankan. Pada tahun 2018 ini, memang akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah di Indonesia. Ada 17 provinsi, 39 kota, dan […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang menekankan potensi pertanian Pati yang luar biasa, meliputi padi, mangga, melon, dan durian. “Potensi ini harus dimaksimalkan oleh petani dengan dukungan […]

expand_less