Breaking News
light_mode

Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
  • visibility 200

Betapa gembiranya warga Desa
Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki
lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui
membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah.
Jamhari, modin desa setempat
mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah
lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung bersambut, mahasiswa KKN dari Institut
Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati mewujudkan harapan warga Desa Lundo. Hal
itu menyusul diresmikannya madrasah diniyah (madin) Darul Muttaqin Jumat
(14/9/2018).
”Dengan hadirnya madin ini  akan sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak
Desa Lundo agar lebih mengetahui dan mengamalkan hukum dan ajaran Syari’at  Islam, membentuk karakter budi luhur anak,
serta diharapkan juga menjadi tumpuan utama dalam proses peningkatan kualitas
keislaman masyarakat Desa Lundo di masa yang akan datang,” terang Jamhari.
Pendirian madin ini butuh waktu
yang tidak singkat. Berulang kali, tim KKN Ipmafa ini mesti berunding. Baik dengan
dosen pembimbing, pihak pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat. Mengingat
agar pendirian madin ini tidak sekadar gebrakan, kemudian hanya menjadi
formalitas.
30 Santri Pertama
Akan tetapi kelangsungan proses
belajar mengajarnya juga terjaga. Demi memenuhi harapan-harapan masyarakat
setempat, yang memercayai lembaga pendidikan itu bisa menjadi kawah
candradimuka menempa pendidikan agama serta karakter generasi penerus.
Untuk itu, mulai dari oreintasi
manajemen tata kelola madrasah diberikan kepada para ustad dan ustadzah yang
akan menggawangi kiprah madin yang baru terlahirkan tersebut. Segala keperluan
administrasi juga tak ketinggalan disiapkan. Mulai dari mengurus legalitas
untuk dinaungkan di bawah Yayasan Kusuma Anyelir Muttaqin.
”Kami juga membantu menyiapkan
segala bentuk administrasi. Termasuk memenuhi sebagian kitab-kitab yang akan
diajarkan kepada para santri nantinya,” kata Muhlis, Ketua KKN Ipmafa di Desa
Lundo. Setelah dibuka langsung oleh Kepala Desa Lundo Denny Augus Cahyana,
Madin Darul Muttaqin langsung menerima setidaknya ada 30 santri yang siap
belajar. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D DPRD Pati Lakukan Sidak Mendadak di SMPN 1 Tayu

    Komisi D DPRD Pati Lakukan Sidak Mendadak di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.707
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Negeri 1 Tayu, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Senin (2/3/2026). Sidak dilakukan menyusul adanya laporan siswa yang belum mengambil ijazah karena merasa belum melunasi uang gedung sebesar Rp900.000. Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, bersama sejumlah […]

  • Seribu Bibit Mangrove Hijaukan Pesisir Pati Utara

    Seribu Bibit Mangrove Hijaukan Pesisir Pati Utara

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Penanaman mangrove di kawasan pantai Kertomulyo, Trangkil, Pati oleh mahasiswa. Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di kawasan Pantai Kertomulyo, Trangkil, Pati. Langkah ini sebagai mitigasi abrasi di wilayah itu.  PATI – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Pati (Kompi) Semarang, menanam mangrove pada Sabtu (20/11/2021).  Para mahasiswa itu menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan […]

  • MA Salafiyah Kajen Dorong Siswa Manfaatkan Media Sosial untuk Hal Positif, Gandeng Karina Moudy untuk Edukasi

    MA Salafiyah Kajen Dorong Siswa Manfaatkan Media Sosial untuk Hal Positif, Gandeng Karina Moudy untuk Edukasi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 864
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, menggelar training motivasi bertema “Membudayakan Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial” pada hari Selasa, 11 November 2025. Acara ini menghadirkan Karina Moudy, None Jakarta 2024, sebagai narasumber. Kepala Madrasah, Masrukhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi digital di kalangan siswa serta mengajak mereka bijak […]

  • Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam JEPARA – Wilayah terluar Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai […]

  • Momen Haornas, Bupati Jepara Apresiasi Pesepak Takraw

    Momen Haornas, Bupati Jepara Apresiasi Pesepak Takraw

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sumber : PSTI Jepara JEPARA – Ada yang spesial di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Alun-alun Jepara Minggu (9/9/2018) kemarin. Olahraga sepak takraw mendapat panggung unjuk kebolehan di hadapan para hadirin. Itu lantaran prestasi yang berhasil dicapai sepak takraw di ajang Asian Games 2018. Dimana dua pesepak takraw Jepara turut andil dalam keberhasila menggondol […]

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.863
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

expand_less