Breaking News
light_mode

Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
  • visibility 262

Betapa gembiranya warga Desa
Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki
lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui
membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah.
Jamhari, modin desa setempat
mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah
lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung bersambut, mahasiswa KKN dari Institut
Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati mewujudkan harapan warga Desa Lundo. Hal
itu menyusul diresmikannya madrasah diniyah (madin) Darul Muttaqin Jumat
(14/9/2018).
”Dengan hadirnya madin ini  akan sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak
Desa Lundo agar lebih mengetahui dan mengamalkan hukum dan ajaran Syari’at  Islam, membentuk karakter budi luhur anak,
serta diharapkan juga menjadi tumpuan utama dalam proses peningkatan kualitas
keislaman masyarakat Desa Lundo di masa yang akan datang,” terang Jamhari.
Pendirian madin ini butuh waktu
yang tidak singkat. Berulang kali, tim KKN Ipmafa ini mesti berunding. Baik dengan
dosen pembimbing, pihak pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat. Mengingat
agar pendirian madin ini tidak sekadar gebrakan, kemudian hanya menjadi
formalitas.
30 Santri Pertama
Akan tetapi kelangsungan proses
belajar mengajarnya juga terjaga. Demi memenuhi harapan-harapan masyarakat
setempat, yang memercayai lembaga pendidikan itu bisa menjadi kawah
candradimuka menempa pendidikan agama serta karakter generasi penerus.
Untuk itu, mulai dari oreintasi
manajemen tata kelola madrasah diberikan kepada para ustad dan ustadzah yang
akan menggawangi kiprah madin yang baru terlahirkan tersebut. Segala keperluan
administrasi juga tak ketinggalan disiapkan. Mulai dari mengurus legalitas
untuk dinaungkan di bawah Yayasan Kusuma Anyelir Muttaqin.
”Kami juga membantu menyiapkan
segala bentuk administrasi. Termasuk memenuhi sebagian kitab-kitab yang akan
diajarkan kepada para santri nantinya,” kata Muhlis, Ketua KKN Ipmafa di Desa
Lundo. Setelah dibuka langsung oleh Kepala Desa Lundo Denny Augus Cahyana,
Madin Darul Muttaqin langsung menerima setidaknya ada 30 santri yang siap
belajar. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngobrolin Hutan Muria, Upaya Pelestarian dan Ancamannya

    Ngobrolin Hutan Muria, Upaya Pelestarian dan Ancamannya

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Diskusi santai di Omah Aksi. Ngobrolin Hutan Muria Di bawah sinar lampu yang temaram, obrolan-obrolan kecil itu menguar ke udara. Mochamad Widjanarko mengambil mikrofon. Tak keras-keras, dosen psikologi Universitas Muria Kudus itu berbicara tentang pengalamannya meneliti kawasan Pegunungan Muria sejak 2004 silam. Puluhan anak muda asyik menyimak kisah Widjanarko, sambil mengunyah singkong yang di rebus […]

  • Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan optimisme terhadap masa depan olahraga Wushu di Pati. Ia berharap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang dipimpin oleh Sutarto Oentarso mampu membawa kemajuan bagi cabang olahraga ini. “Semoga dengan kepemimpinan Pak Kokok, olahraga khususnya wushu bisa lebih maju dan melahirkan atlet-atlet […]

  • DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, menekankan perlunya pendampingan dan pelatihan bagi para petani untuk membantu mereka mengadopsi praktik pertanian modern yang berkelanjutan. “Sosialisasi dan pelatihan tentang teknik pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” tegasnya. Warsiti, yang sebelumnya menjabat di Komisi A DPRD Pati, juga meminta pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan […]

  • DPRD Pati Komitmen Kawal Perencanaan Pembangunan, Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

    DPRD Pati Komitmen Kawal Perencanaan Pembangunan, Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.834
    • 0Komentar

    PATI – Komitmen untuk mengawal proses perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat ditegaskan oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo. Hal ini disampaikan seiring keikutsertaan jajaran pimpinan DPRD dalam acara Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan pada hari Rabu, 11 Maret 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua […]

  • Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

    Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

      Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang. PATI – Ribuan bibit mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati, Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai sekelompok mahasiswa dari Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka tergabung dalan Keluarga […]

  • DPRD Pati: Anak Muda Punya Peran Besar dalam Pembangunan Daerah Masa Depan

    DPRD Pati: Anak Muda Punya Peran Besar dalam Pembangunan Daerah Masa Depan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melihat anak muda memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah di masa depan. Potensi dan peluang besar yang dimiliki generasi muda harus dimanfaatkan secara optimal. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengajak anak muda untuk mengembangkan keterampilan sejak dini. Ia meyakini bahwa anak muda memiliki kreativitas […]

expand_less