Breaking News
light_mode

Jepara Kali Keempat Terima Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Aparat Pengawas Internal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
  • visibility 114


DOKUMEN PEMKAB JEPARA



JEPARA 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara
patut berbangga diri.  Untuk kali keempat, Pemkab Jepara menerima penghargaan sebagai
pemerintah/kota dengan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat
pengawas internal pemerintah Provinsi Jawa Tengah terbaik 2018.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan langsung anugerah tersebut di The Alana Hotel &
Convention Center
Selasa
(23/10) lalu. Penghargaan ini diterima Bupati Jepara yang diwakili oleh
Inspektur Kabupaten Jepara, Sururi.
Kabupaten Jepara
sendiri menjadi satu dari lima kabupaten di Jawa Tengah yang berhasil
mendapatkan penghargaan tersebut. Bagi Pemkab Jepara, ini menjadi kali keempat
raihan prestasi itu setelah pada 2014, 2015 dan 2016 mendapatkan prestasi yang
sama.
Terkait prestasi
ini Inspektur Kabupaten Jepara Sururi didampingi Kepala Sub Bagian Evaluasi dan
Pelaporan Inspektorat Kabupaten Jepara M Ajib Ghufron mengatakan, setiap
tahunnya Inspektorat Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Gelar Pengawasan
Daerah. Dalam gelar tersebut, ada pemberian penghargaan bagi kabupaten/kota
yang dinilai melakukan tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawas internal
pemerintah Provinsi Jawa Tengah terbaik. ”Jadi sebelumnya Inspektorat Provinsi
Jawa Tengah telah melakukan pembahasan tindak lanjut selama dua semester. Itu
untuk menentukan mana yang terbaik dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil
pemeriksaan,” katanya

10 Temuan
Untuk tahun ini,
Pemkab Jepara menindaklanjuti sekitar 10 temuan dengan hampir 30 rekomendasi
hasil pemeriksaan dari Inspektorat Provinsi Jawa Tengah. Temuan itu di
antaranya terkait bantuan keuangan provinsi di Dinas PUPR Jepara dan Disdikpora
Jepara. ”Temuannya ada sekitar 10, kami menindaklanjutinya per rekomendasi,”
ungkapnya.
Tindak lanjut
itu dilakukan kurang dari 60 hari sebagaimana ketentuan dari provinsi. Selain
itu, tindak lanjut juga diinput di aplikasi sistem informasi manajemen hasil
pengawasan Provinsi Jawa Tengah. Tindak lanjut itu dilakukan oleh subbag
evaluasi dan pelaporan di Inspektorat Kabupaten Jepara. ”Tidak hanya melakukan
tindak lanjut, tetapi melakukannya dalam waktu yang singkat kurang dari 60 hari
itu,” tuturnya.
Ke depan setelah
berhasil meraih penghargaan ini, Sururi menyatakan, pihaknya akan berupata
melanjutkan kegiatan yang dinilai baik ini. ”Karena kabupaten lainnya juga
berlomba-lomba untuk meningkatkan kinerja dan ingin mendapatkan penghargaan
sebagaimana yang kita raih,” pungkasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Anggaran Rp 73 Miliar untuk P3K di Tahun 2026

    DPRD Pati Apresiasi Anggaran Rp 73 Miliar untuk P3K di Tahun 2026

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta upaya Bupati Pati dalam memperjuangkan nasib ratusan tenaga kerja eks Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang datanya sempat terhapus dari sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN). Anggota Komisi A DPRD Pati, Kastomo, menyampaikan selamat kepada para P3K […]

  • Siap-siap Gowes Karimunjawa, Tempuh 50 Kilometer Bersepeda dan Beriwisata Alam

    Siap-siap Gowes Karimunjawa, Tempuh 50 Kilometer Bersepeda dan Beriwisata Alam

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Panorama indah pantai di Karimunjawa. FOTO : Instagram @explorejepara     JEPARA – Event sepeda wisata bertajuk Let’s Gowes Karimunjawa (LGwK) 2019, bakal digelar 29-31 Maret 2019 mendatang. Even tahunan besutan Kaisa Smart Konvex yang digelar sejak 2016 ini ditargetkan bakal diikuti 500 wisatawan.   Ketua panitia Solichoel Soekaemi menyebut, di LGwK tahun ini, peserta […]

  • PMI Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sidokerto

    PMI Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sidokerto

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan korban kebakaran oleh PMI Pati  PMI selalu berupaya hadir membantu pemerintah dalam hal penanganan kebencanaan. Gerak cepat dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesusahan. PATI – Respon cepat dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sidokerto Kecamatan Pati pada Sabtu (24/9/2022). Ketua PMI Kabupaten Pati […]

  • Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    jepara.go.id Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya untuk mendukung langkah pencegahan persebaran virus corona. Realokasi anggaran itu sudah ada petunjuk teknisnya. Hal itu disampaikan langsung Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi belum lama ini. ”Dana desa dapat direalokasi untuk itu. Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya. Termasuk pemberian sembako bagi warga miskin terdampak. Sudah […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Kelapa Kopyor Pati Permata Hijau di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor menjadi buah unggulan dari Pati Jawa Tengah yang memiliki nilai lebih dan keunikan rasanya sangat diminati.

  • DPRD Pati Desak Pemkab Sosialisasikan Kelebihan Pupuk Kompos dan Standarisasi Produksi  

    DPRD Pati Desak Pemkab Sosialisasikan Kelebihan Pupuk Kompos dan Standarisasi Produksi  

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pertanian (Dispertan) untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait dengan kelemahan penggunaan pupuk kimia dan kelebihan penggunaan pupuk kompos. “Sehingga, bisa ketahuan unsur hara apa yang terkandung di dalamnya. Karena memang minat petani memproduksi kompos sendiri kan tidak terstandarisasi,” tuturnya. Narso menilai, sosialisasi […]

expand_less