Breaking News
light_mode

Sedih Ribuan Honorer K2 di Pati Tak Bisa Ikut CPNS karena Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
  • visibility 229
Ribuan guru honorer K2 dari seluruh Indonesia melakukan aksi di Jakarta


PATI – Ribuan honorer K2 di Kabupaten Pati harus gigit jari. Batasan usia 35
tahun pada persyaratan seleksi CPNS memupuskan harapan mereka untuk menjadi PNS. Hasilnya, dari 1.156 tenaga honorer K2 Pati,
yang dapat mengikuti seleksi CPNS hanya 52. Untuk itu puluhan perwakilannya
bertolak ke Jakarta untuk ikut aksi bersama dengan honorer K2 lainnya di
Indonesia.
Salah satu Koordinator
Forum Honorer K2 di Pati Yogo menuturkan, peraturan maksimal usia 35 tahun ini
sangat mengesampingkan peranan K2 selama ini. Dari 1.156 orang tenaga honorer
K2, yang dapat mengikuti seleksi CPNS di Pati hanya 52 saja. Sedangkan lainnya
tak bisa karena sudah berusia 35 keatas.
“Tenaga honorer K2 ya
sebagian besar memang sudah berusia 35 tahun keatas karena kami telah puluhan
tahun mengabdi selama ini. Dengan adanya aksi ke Istana Jakarta bersama honorer
lainnya, kami ingin meminta penjelasan dan mempertanyakan kepada pemerintah
tentang aturan yang membatasi usia,” jelasnya.
Diangkat PNS
Yogo mengatakan, selain
mempertanyakan batasan usia, tenaga K2 ingin diangkat menjadi PNS tanpa tes.
Tuntutan itu sudah dilakukan selama ini namun belum ada jawaban dari
pemerintah. Aksi bersama tenaga K2 lainnya itu menginginkan supaya keluhan
direspon oleh presiden.
Sementara itu
Koordinator Forum Honorer K2 lainnya di Pati, Ridwan menambahkan, ada 50
perwakilan honorer Pati yang ikut demo ke Jakarta hari ini (30/10/2018). Untuk itu
kemarin perwakilan K2 Pati berkumpul melakukan doa bersama dan mulai bertandang
ke Jakarta untuk bergabung dengan K2 lainnya dari seluruh Indonesia hari ini.
“Yang mengikuti aksi
memperjuangkan nasib ke Istana Jakarta tenaga honorer K2 dan non K2. Kami ingin
memperjuangkan nasib kami tertuama menolak kebijakan pembatasn usia pada
seleksi CPNS dan meminta kesejahteraan untuk honorer yang selama ini sudah
mengabdi,” tuturnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdar Miniatur Kapal Ramaikan Sedekah Laut di Juwana

    Kopdar Miniatur Kapal Ramaikan Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Miniatur kapal nelayan di Desa Bendar Kecamatan Juwana Pati PATI – Kemeriahan sedekah laut di Juwana ditambah dengan kegiatan kopdar puluhan miniature kapal. Kegiatan ini digelar di Desa Bendar Kecamatan Juwana. Ada puluhan miniature kapal. Tidak hanya kapal penangkap ikan saja, tetapi juga terlihat kapal tempur, pesiar, bahkan thousand sunny go yang merupakan kapal bajak […]

  • KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Tim KKN Undip 2019 di Desa Bakaran Kulo, Juwana  JUWANA – Selama 20 hari mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyusun masterplan pengeloaan sampah. Hal itu dilakukan untuk membuat Desa Bakaran Kulon bebas dari kumuh. Nur Kholik Kurniana Putra, kordinator desa KKN Undip di Bakaran Kulon mengungkapkan, kegiatan yang dilakukannya  dilatarbelakangi oleh kepedulian mahasiswa yang […]

  • Butuh Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Kabupaten Pati

    Butuh Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Kabupaten Pati

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati pada 19-20 Mei 2025 lalu dinilai sebagai fenomena baru oleh pegiat lingkungan. Banjir tersebut, yang antara lain terjadi di Desa Gunungpanti (Winong), Desa Sinomwidodo dan Angkatan Kidul (Tambakromo), Desa Tanjunganom (Gabus), serta Desa Ngening dan Desa Ketitangwetan (Batangan), dipicu oleh hujan lebat di Pegunungan Kendeng […]

  • DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mengadakan rapat paripurna untuk membahas beberapa agenda penting. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dan dihadiri oleh Pj Bupati Pati. Salah satu agenda utama adalah membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda RPJPD 2025-2045. Selain itu, rapat juga membahas persetujuan bersama mengenai rancangan perubahan APBD Kabupaten […]

  • DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Pati menyampaikan harapan agar penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada zonasi, tetapi juga pada aspek perlindungan dan pemberdayaan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, dalam sebuah pernyataan resmi. “Tujuannya agar penataan PKL di Kabupaten Pati ini tidak hanya sebatas pada […]

  • Senangnya Pak RT dan Pak RW di Jepara Dapat Gaji Bulanan

    Senangnya Pak RT dan Pak RW di Jepara Dapat Gaji Bulanan

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

      Bupati Jepara, Dian Kristiandi JEPARA – Senangnya para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kabupaten Jepara. Karena Bupati Jepara Dian Kristiandi memberikan bantuan operasional untuk mereka. Pada tahun anggaran 2022 pemkab mengalokasikan anggaran sebesar 10,2 miliar. Ketua RT dan Ketua RW mendapat bantuan Rp 150 ribu setiap bulan. Di Kota Ukir […]

expand_less