Breaking News
light_mode

Beragam Pagelaran, Jadi Nafas Panjang Regenerasi Barongan Blora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 14 Des 2018
  • visibility 454
Barongan Blora saat pentas di anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta

Geliat kesenian asli Kabupaten
Blora, Barongan makin digandrungi. Barongan kini telah dibilang menjadi sebuah
identitas kebanggaan bagi masyarakat Blora. Baronganpun menjadi lekat dengan
denyut nadi kehidupan masyarakat. Terutama dalam gebyar sebuah perayaan.
Kepala Dinas Pemuda Pariwisata
Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Blora, Kunto Aji mengungkapkan hal demikian.
Saat ini menurutnya, Barongan telah hadir dalam setiap kegiatan. Oleh karenanya
kelestarian salah satu kearifan lokal Blora ini tak menjadi masalah dan kekhawatiran
pemerintah.
”Sedekah bumi, hajatan sunatan, dan
banyak kegiatan lain telah membawa eksistensi kesenian ini menjadi lebih baik,”
kata Kunto.
Tidak seperti nasib-nasib kesenian
tradisional di banyak tempat, Kunto pun mengaku tak risau dengan proses
regenerasi seniman Barongan di Blora. ”Saat ini di Blora ada ratusan grup
Barongan ini. Pemainnya pun tak hanya generasi tua. Banyak dari kalangan remaja
dan juga anak-anak yang sudah berkecimpung di kesenian ini,” paparnya.
Apalagi dukungan pemerintah sangat
nyata terhadap eksistensi kesenian Barongan tersebut. ”Setiap tahun kami
mengadakan yang namanya Festival Barongan. Ada juga perlombaan Barongan, bahkan
untuk Barongan dengan pemain anak-anak,” imbuh Kunto Aji.
Peran pemerintah pun diakui salah
satu seniman Barongan Blora, yang juga memiliki sanggar untuk berlatih
Barongan. Adalah Adi Wibowo, pria yang akrab disapa Didik ini mengaku peran
pemerintah untuk mendukung kesenian tradisional Blora ini sangat baik.
”Tidak hanya pementasan ketika
sedekah bumi, maupun ritual-ritual berbau mistis saja. Banyak sekarang
kegiatan-kegiatan pemerintah, peresmian, penyambutan, atau berbagai hal
kegiatan yang mengundang kesenian Barongan ini sebagai hiburannya. Kemarin kami
juga dilibatkan dalam festival pangan tingkat provinsi yang dipusatkan di
Blora,” kata pria yang juga sebagai pendiri sanggar Risang Guntur Seto.
Kesenian Barongan sekarang, kata
Didi, lebih banyak mengeksplore keindahan seninya. Tidak melulu identik dengan
mistisnya. Barongan Blora pun dikenal memiliki kekhasan dibanding Barongan dari
tempat lain.
Ciri khas Barongan Blora sendiri
ada pada irama musiknya yang rancak. Dan penampilnya yang atraktif memainkan
barongan. ”Tetabuhan dalam Barongan Blora memang beda dari barongan di tempat
lain. Lebih rancak. Orang mengenal dulu tolek
togleng
,” papar Didi.
Barongan Blora pun tak hanya
menarik bagi masyarakat Blora sendiri. Pikat Barongan Blora pun mengantarkan
kesenian ini unjuk gigi di depan para duta besar UNESCO di TMII tahun kemarin.
Awalnya, kata Didi, barongannya
tampil reguler di anjungan Jawa Tengah TMII 
Jakarta. Oleh dinas terkait, Barongan Blora diikutkan lomba. Sebagai
salah satu hadiahnya, Barongan Blora berkesempatan tampil di depan para dubes
dari Asia, Eropa, dan negara-negara lainnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto:  Program Magang Jepang Berpotensi Tingkatkan Kesejahteraan Warga Grobogan

    Edy Wuryanto: Program Magang Jepang Berpotensi Tingkatkan Kesejahteraan Warga Grobogan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota DPR-RI Komisi IX, Edy Wuryanto, mendorong Kabupaten Grobogan menjadi pusat pengembangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya untuk peluang kerja di Jepang. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers usai pembukaan Smart IKAPEKSI (Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia) di kantor DPC IKAPEKSI Grobogan, Senin (28/7). Edy Wuryanto menekankan pentingnya pemanfaatan program magang ke Jepang yang […]

  • Bupati Pati Jalin Kerja Sama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Kerja di Sektor Pertanian dan Perikanan

    Bupati Pati Jalin Kerja Sama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Kerja di Sektor Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menerima kunjungan kerja dari Tim Korea Selatan di bidang ketenagakerjaan di Kantor Bupati Pati. Kunjungan ini ditandai dengan penandatanganan MoU program pemberangkatan tenaga kerja ke Korea Selatan. “Saya bersama pihak perwakilan Tim Korea Selatan di bidang ketenagakerjaan sedang menandatangani MoU untuk pemberangkatan calon tenaga kerja dari Indonesia ke Korea Selatan,” […]

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

  • Dishub Kudus Optimalkan CCTV untuk Kendalikan Arus Lalu Lintas

    Dishub Kudus Optimalkan CCTV untuk Kendalikan Arus Lalu Lintas

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 419
    • 0Komentar

    KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus terus berupaya meningkatkan pemantauan arus lalu lintas dengan memperkuat infrastruktur kamera pengawas (CCTV). Tahun ini, sebanyak 26 dari 31 unit CCTV yang ada sedang dalam tahap pemeliharaan yang ditargetkan selesai pada November 2025. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Sarpras LLAJ) Dishub Kudus, Muchlisin, […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan  KUDUS – Senyum mengembang dari bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan diganjar penghargaan. Tidak main-main. Dapat dua penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua kategori naskah terbaik dan masuk daftar […]

  • Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    Kabupaten Pati Raih WTP 10 Tahun Berturut-Turut: Bukti Tata Kelola Keuangan yang Baik

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Pati, H. Sudewo, ST., MT., dari Kepala BPK Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Rahmatullah, di Auditorium BPK Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis […]

expand_less