Breaking News
light_mode

Isu Dugaan Pencabulan Santriwati di Talun Pati Memanas, Warga Geruduk dan Segel Ponpes Al-Hidayah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 102.020

PATI — Isu dugaan pencabulan terhadap seorang santriwati memicu kemarahan warga Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Pada Selasa malam (8/9/2026), puluhan warga berdatangan dan menggeruduk Pondok Pesantren Al-Hidayah.

Amarah warga meluap hingga melakukan penyegelan bangunan pesantren serta mencoret dinding dengan tulisan dan gambar yang menuduh pengasuh ponpes berinisial KA (48) melakukan pencabulan terhadap santriwatinya.

Sebelum mendatangi lokasi pesantren, warga lebih dulu menuju kediaman Penjabat (Pj) Kepala Desa Talun Edi Subhan dan Kantor Balai Desa. Mereka menuntut pemerintah desa segera menggelar audiensi, menindak tegas terduga pelaku, menuntut pengusutan kasus hingga tuntas, sekaligus menutup lembaga tersebut.

Merespons desakan tersebut, Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talun langsung menggelar rapat koordinasi darurat.

Kasi Pemerintahan Desa Talun, Nur Salim, menyampaikan bahwa hingga Selasa pagi pihaknya belum menerima laporan resmi tertulis. Namun seiring memanasnya isu di media sosial sore harinya, Pj Kepala Desa mengambil langkah cepat.

“Tuntutannya terkait dengan informasi yang berkembang di masyarakat, katanya ada isu penyimpangan (pencabulan). Karena sampai tadi pagi jam kerja kami dari Pemdes tidak ada laporan yang masuk, kami tidak melakukan respon apa-apa. Tetapi setelah sore hari respon media sosial begitu ramai, Pak Pj berinisiatif mengadakan rapat koordinasi,” ujar Nur Salim di Balai Desa Talun.

Selain sebagai pengasuh ponpes, KA diketahui memegang berbagai jabatan di kelembagaan desa, antara lain pengurus LPMD, Ketua Koperasi Merah Putih, Ketua RT, pengurus makam, Ketua Lelang Aset Bondo Desa, serta Ketua Panitia Sedekah Bumi.

Pemerintah Desa telah mendorong dan mengonfirmasi pengunduran diri KA dari seluruh jabatan kemasyarakatan tersebut.

“Langkah Pemdes untuk sementara sesuai hasil kesepakatan adalah mengonfirmasi terkait kemunduran beliau dari jabatan di pemerintahan desa. Mengenai tuntutan penutupan pesantren, itu bukan ranah Pemdes, tapi kami siap mengakomodir kehendak masyarakat dan nantinya akan berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag),” lanjut Nur Salim.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Desa Talun, Affandi, menjelaskan belum ada laporan resmi dari pihak korban maupun keluarga, baik ke desa maupun aparat penegak hukum. Pihak desa pun belum dapat melangkah lebih jauh sebelum ada kejelasan hukum.

“Laporan yang pasti dari pihak korban, baik itu anaknya maupun orang tuanya, belum ada laporan. Di ranah hukum pun belum ada proses,” kata dia.

Affandi juga menyampaikan informasi bahwa terduga korban beserta keluarganya dikabarkan telah meninggalkan desa.

“Informasi yang saya ketahui, anaknya beserta orang tuanya malah sudah ke Jakarta. Kemarin sudah boyongan, karena orang tuanya yang laki-laki tinggal di luar Jawa dan yang perempuan sebelumnya bertempat tinggal di Sukolilo,” pungkas dia.

Pemerintah Desa Talun menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait demi menjaga kondusivitas wilayah serta menyalurkan aspirasi warga sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    To’dok Telok: Meneladani Rasulullah SAW Lewat Tradisi dan Budaya di Karimunjawa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 429
    • 0Komentar

    JEPARA – Mushola Bustanul Mukminin di Jelamun, Kemujan, Karimunjawa menjadi saksi bisu kehangatan tradisi To’dok Telok pada Kamis (4/9/2025) malam. Warga, yang didominasi oleh diaspora Jawa dan Madura, berkumpul dalam suasana khidmat untuk melaksanakan ritual budaya yang kaya akan nilai religius ini. Acara dimulai dengan lantunan Diba’ Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa tahlil, dilanjutkan […]

  • Nuansa Kejayaan Jersey Persipa Jr 2018, Dari Batik Bakaran Hingga Wasis Joyokusumo

    Nuansa Kejayaan Jersey Persipa Jr 2018, Dari Batik Bakaran Hingga Wasis Joyokusumo

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 659
    • 0Komentar

    SUMBER GAMBAR : MANAJEMEN PERSIPA JR Sebentar lagi kick off Piala Soeratin Zona Jawa Tengah Tahun 2018 bakal dimulai. Persipa Junior turut ambil bagian dalam kompetisi usia muda tersebut. Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk menyiapkan jersey untuk tim kebanggaan. Tahun ini jersey Laskar Saridin Muda boleh dibilang lebih mentereng. Penuh nilai filosofis. Terutama bagi kejayaan […]

  • Momentum Hardiknas, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Akses Pendidikan Berkualitas

    Momentum Hardiknas, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Akses Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.273
    • 0Komentar

    PATI – Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas. Bidang pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan dan kehidupan bernegara, sehingga keberlangsungan serta kualitasnya wajib mendapatkan perhatian dan dukungan secara berkelanjutan. Peringatan ini ditetapkan bertepatan dengan tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara, yakni 2 Mei 1889. Tokoh yang dikenal sebagai […]

  • Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus awalnya sangat agresif dalam menyiapkan tim untuk Liga 2 musim 2024/2025. Namun hingga kini belum ada satu pun pemain yang resmi dikenalkan kepada public. Hal itu membuat sejumlah netizen membully tim berjuluk Macan Muria itu. Netizen membandingkan dengan situasi di Persijap Jepara, yang saat ini sudah memperkenalkan sejumlah pemain barunya […]

  • Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT

    Progres Penggunaan Dana Desa Harus Disosialisasikan ke Warga

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT Warga desa berhak tahu soal penggunaan dana desa. Dalam hal ini pendamping desa memiliki peran penting untuk sosialisasi ke warga desa setempat.    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta pendamping desa mensosialisasikan progres penggunaan dana desa ke setiap […]

  • Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Ayuk Anjarwati   https://www.facebook.com/ayuk.a.clalue Waktu luang memang sayang kalau terbuang. Untuk itu waktu luang harus dimanfaatkan betul. Inilah yang menjadi pegangan Ayuk Anjarwati. Perempuan kelahiran Pati, 9 April 2000 ini memanfaatkan betul waktu luang untuk beraktivitas yang manfaat, membaca. Hal ini ia lakukan sudah hampir setahun. Terutama saat waktu luang di sekolah, ia kerap asyik […]

expand_less