Breaking News
light_mode

Rayakan Valentin dengan Kearifan Lokal, Sajikan Nasi Goreng Bumbu Spesial Kasih Sayang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
  • visibility 365
Kencan valentin 
Jika biasanya valentin identik dengan coklat, sebuah
kafe di Kota Pati memilih jalan lain. Menyambut hari yang disebut kasih sayang
itu, mereka menyuguhkan menu spesial kuliner lokal. Nasi goreng berbentuk love
dengan warna merah muda disiapkan untuk melengkapi perayaan cinta muda-mudi.
Namanya nasi goreng kasih sayang.
Bangku-bangku di Kafe Up 2 Date di Jalan Pemuda itu penuh
terisi. Kebanyakan yang duduk adalah muda-mudi. Mereka datang sepasang.
Menjelang 14 Februari, kafe berkonsep muda, dan keluarga itu mengusung konsep
hari valentin yang berbeda dari yang lain.
Sudut-sudut ruangan berhiaskan bunga-bunga. Nuansa romantis
dan kehangatan kasih sayang sangat terasa. Selain tata ruang, menu khusus juga
disiapkan spesial menyambut hari yang diyakini sebagai perayaan kasing sayang di
seluruh dunia tersebut.
Menunya serba meriah. Dilihat dari warnanya. Merah.
Ada nasi goreng, jus, pudding, sop, dan juga es krim. Nasi goreng dibentuk love. Warnanya merah agak muda. Cocok
untuk merayakan hari kasih sayang bersama yang tersayang.
Dipilihnya nasi goreng sebagai menu spesial hari
valentin bukan tiba-tiba apalagi kebetulan belaka. Ada konsep yang dipikirkan
secara matang dan penuh perhitungan. ”Kami mengusung nasi goreng spesial ini
tidak sembarangan. Ada maksud yang hendak kami angkat. Kuliner lokal. Dan nasi
goreng sangat akrab dan mudah diterima lidah masyarakat Indonesia. Dimana saja,”
kata Jessica Siswanto, owner Kafe Up
2 Date.
Nasi goreng spesial
Nasi goreng, kata Jessica dianggap mewakili kuliner
lokal untuk diangkat dalam daftar menu kafe-kafe modern, seperti kafenya
tersebut. ”Jadi tidak hanya menu western
yang diunggalkan seperti steak beef.
Lokal pun bisa menjadi primadona. Melalui sajian nasi goreng yang istimewa.
Apalagi di momen hari valentin ini. Kami ingin membuat pengunjung terkesan,”
imbuhnya.
Ineke, chef  Up 2 Date menyebut, menu nasi goreng kasih
sayang bikinannya itu benar-benar spesial. Kiblatnya, kata Ineke, adalah nasi
goreng makasar. Nasi goreng Makasar identik dengan sausnya.
”Warna merah itu kami ambil dari bagan saus khusus.
Tidak bisa ditemukan di semua tempat. Itu resep khusus dari Makasar. Sausnya
benar-benar khusus dari Makasar. Selain itu, menu-menu lain untuk memerahkan
warna makanan kami menggunakan bahan alami. Tak ada pewarna makanan,” kata
Ineke.
Herlina Istigfaroh, salah satu pengunjung memberikan
jempol atas konsep perayan hari valentin yang berbeda ini. Konsep tersebut
dianggap Vanessa cukup unik dan membikin penasaran. ”Namanya nasi goreng kasih
sayang, penasaran dengan rasanya sih. Dan ternyata lumayan bagus. Jadi unik,
karena biasanya valentin identik dengan menu coklat-coklatnya. Tapi di sini
spesial dengan kuliner lokal yang modern. Ya sangat pas untuk dirayakan dengan
pasangan,” kata Herlina sembari tersenyum malu-malu. (yan)  
     

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.981
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo, yang telah dibangun sebagai lokasi relokasi bagi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari zona merah PKL, memerlukan penataan infrastruktur guna mengembalikan statusnya sebagai pusat kuliner yang ramai di Kabupaten Pati. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut sangat diperlukan. “Bahwa perbaikan […]

  • 21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.391
    • 0Komentar

    PATI — Angin puting beliung tiba-tiba menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Bencana alam mendadak ini menyebabkan kerusakan pada atap dan genting 21 rumah warga di beberapa RT, dengan total estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa ini bermula […]

  • DPRD Pati Serukan Pengawasan Rokok Ilegal hingga ke Desa

    DPRD Pati Serukan Pengawasan Rokok Ilegal hingga ke Desa

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal ini disampaikan oleh anggota dewan, Teguh Bandang Waluyo, yang menyatakan bahwa maraknya rokok tanpa cukai merugikan negara karena mengurangi pendapatan pajak cukai. “Kami mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berdampak merugikan pendapatan negara dari sektor […]

  • Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Nimerodi Gulo, kuasa hukum para korban PATI – Kuasa hukum para korban pemerasan yang dilakukan oleh wartawan abal-abal mendorong pihak kepolisian agar cepat menangani dugaan kasus pemerasan di beberapa SPBU di Kabupaten Pati. Jika tidak, dalam waktu dekat ia bakal menggeruduk Mapolresta Pati. “Misalnya ini kalau tidak ditingkatkan kasusnya, pekan depan saya bawa masa untuk […]

  • Bupati Pati: Jembatan Pelemgede Akan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    Bupati Pati: Jembatan Pelemgede Akan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 817
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, meresmikan Jembatan Jalan Sukopuluhan–Mencon di Desa Pelemgede, Sabtu (15/11/2025). Jembatan ini merupakan akses penting penghubung menuju Pucakwangi–Blora. “Alhamdulillah, Jembatan Pelemgede sudah selesai terbangun dalam kondisi yang bagus, kuat,” ujar Sudewo. Pembangunan jembatan ini merupakan respons terhadap kerusakan akibat banjir Februari 2025. Sudewo berharap jembatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 859
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hardi menilai bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu didorong agar dapat berkembang lebih pesat. “Kami berharap pemerintah daerah memberikan kemudahan akses dalam pengurusan […]

expand_less