Breaking News
light_mode

Pesan Bupati Pati Menjelang Ujian Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
  • visibility 269

Bupati Haryanto menghadiri sosialisasi ujian nasional

PATI– Sekitar 367 peserta yang
terdiri dari Ketua Dewan pendidikan, Ketua PGRI, Korwilcam, Kepala SMP Negeri
dan Swasta, Kepala MTs Negeri dan Swasta, Pengawas SD dan SMP, Ketua PKBM,
Penilik Sekolah dan Kepala Pondok Pesantren mengikuti sosialisasi Penyelenggaraan
Ujian Sekolah untuk SD/SMP sederajat di gedung PGRI Kabupaten Pati, Rabu
(20/3/2019) pagi.

Sosialisasi tersebut dihadiri
langsung oleh Bupati Pati, Haryanto. Dia mengintruksikan kepada seluruh panitia
penyelenggara UN-USBN untuk mempersiapkan segala keperluan dengan matang.
Meskipun tidak menjadi syarat kelulusan, pihak sekolah harus tetap
memprioritaskan UN-USBN sebagai salah satu faktor keberhasilan pendidikan yang
telah dijalankan.

“Hasil UN-USBN juga nantinya bisa
menjadi ukuran keberhasilan pendidikan Kabupaten Pati. Untuk itu, hasilnya akan
kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk meingkatkan mutu pendidikan kita,”
ungkapnya.

Haryanto berharap, karena pihak
sekolah maupun pesantren telah rutin menyelenggarakan UN-USBN setiap tahunnya,
mereka bisa bersinergi untuk menyelenggarakannya menjadi lebih baik dibanding
tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud
Kabupaten Pati, Winarto menyebutkan, pada tahun ajaran 2018/2019 ini UN-USBN
akan diikuti oleh 38.302 siswa, yang terdiri dari SD/MI sebanyak 19.181 siswa,
SMP/MTs sebanyak 18.357 siswa, serta paket A,B,C sejumlah 764 siswa, yang
tersebar di 1134 lembaga di Kabupaten Pati.

“Sosialisai ini bertujuan untuk
memberi pemahaman kepada panitia terkait Prosedur Operasional Standar (POS)
yang dikeluarkan pemerintah. Sehingga nantinya panitia bisa melaksanakannya
dengan maksimal,” terangnya.

Dia sangat berharap kepada selurh
panitia yang hadir mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Baik pada saat
persiapan maupun waktu pelaksanaanya. Sebab, baik atau buruknya penyelenggaraan
UN-USBN sedikit banyak akan berimplikasi terhadap kualitas hasil ujian peserta
didik. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya tradisi Meron sebagai wadah untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. Menurutnya, Meron tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang kebersamaan, rasa syukur, dan ketaatan kepada Allah SWT. “Semoga tradisi Meron tetap lestari di Desa Sukolilo, dan dapat terus menginspirasi generasi mendatang,” ujar politisi dari […]

  • Meriah! Arak-arakan 55 Anak Khitan Massal di Kajen Diiringi Marching Band

    Meriah! Arak-arakan 55 Anak Khitan Massal di Kajen Diiringi Marching Band

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Rangkaian peringatan Isra Miraj dan Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dimeriahkan dengan khitan massal yang diikuti 55 anak. Acara yang digelar di Kompleks Masjid Kajen, Senin (27/1/2025) ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Puluhan anak, berasal dari Kabupaten Pati, Kudus, bahkan Jepara, tampak bersemangat mengikuti […]

  • Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.903
    • 0Komentar

    PATI – Proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pati belum menemukan titik terang. Meskipun telah dibahas selama lebih dari tiga tahun, regulasi yang diharapkan menjadi landasan hukum pelaksanaan program tersebut masih terhenti karena belum tercapainya kesepahaman antara pihak DPRD dan […]

  • 406 Koperasi Desa Merah Putih Pati Ikuti Pembekalan Keuangan

    406 Koperasi Desa Merah Putih Pati Ikuti Pembekalan Keuangan

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 406 perwakilan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Pati mengikuti pembekalan Capacity Building pengelolaan keuangan selama tiga hari, 11-13 Juni 2025, di Aula Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator Pati. Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus koperasi dalam mengelola keuangan, menjelang pembukaan rekening dan penggunaan layanan Agen Laku Pandai serta internet banking Bank […]

  • Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kegiatan Senandung Cinta 7 Kampus Pantura di STAI Syekh Jangkung Pati  Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sentuhan dari para penyair kenamaan tanah air. Adalah Yudhistira Massardi dan Renny Djajoesman dengan agenda tur “Senandung Cinta 7 Kampus Pantura” yang turut mampir ke Kampus STAI Syekh Jangkung Pati. PATI – Dua penyair kenamaan Yudhistira Massardi dan […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Anggota DPRD Pati Dorong Pengembangan Kelapa Kopyor untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Kelapa kopyor menjadi potensi unggulan yang perlu terus ditingkatkan untuk mendorong produktivitas dan perekonomian warga desa. Maulana Andika Prastya, anggota DPRD Pati dari Partai Gerindra, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membina masyarakat agar budidaya kelapa kopyor semakin maju. “Harus terus ada pembinaan, pendampingan supaya potensi kelapa kopyor di Pati ini semakin maju,” […]

expand_less