Breaking News
light_mode

DPRD Pati Soroti Rendahnya Kehadiran Kades dan Camat saat Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 99.248

PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk pembangunan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan.

Acara yang bertempat di aula kantor DPUTR Pati ini ditujukan khusus bagi para kepala desa yang tercatat sebagai penerima bantuan, guna memberikan panduan mengenai tata cara dan aturan penggunaan dana tersebut sesuai peraturan yang berlaku.

Namun, pelaksanaan kegiatan ini dinilai belum berjalan dengan maksimal. Pasalnya, meski dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB pada (18/5), acara baru dapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Keterlambatan waktu pelaksanaan tersebut ternyata berdampak pada kehadiran peserta. Sejumlah kepala desa memutuskan untuk meninggalkan lokasi karena tidak dapat menunggu terlalu lama, mengingat mereka memiliki jadwal tugas lain di desa masing-masing.

“Sesuai undangan jam 8 pagi, tapi acara dimulai jam 11 lebih, jadi banyak kades yang datang absen lalu pulang,” ujar salah satu kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dari total hampir 200 kepala desa yang seharusnya hadir, tercatat hanya kurang dari 150 orang yang bertahan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran para camat pun dinilai jauh dari harapan, karena hanya sekitar tujuh camat yang terlihat hadir di tempat.

Tak hanya itu, kehadiran instansi terkait pun dinilai belum lengkap. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati diketahui tidak mengirimkan perwakilan, padahal instansi ini memegang peran penting dalam pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, serta Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengaku sangat menyayangkan rendahnya antusiasme dan kehadiran peserta dalam sosialisasi ini. Ia menegaskan, agenda ini sangat strategis dan seharusnya menjadi prioritas utama bagi para kepala desa maupun camat.

“Ini kenapa banyak kursi kosong, banyak kades tidak hadir, camat juga sekitar tujuh orang yang hadir, dari dinas juga tidak hadir, padahal ini kegiatan penting,” ujarnya.

Joni menambahkan, program bantuan keuangan ini menjangkau seluruh 21 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pati. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus cerminan komitmen tinggi bagi para perangkat pemerintahan di tingkat bawah dalam mendukung pembangunan desa.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mengadakan rapat paripurna untuk membahas beberapa agenda penting. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dan dihadiri oleh Pj Bupati Pati. Salah satu agenda utama adalah membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda RPJPD 2025-2045. Selain itu, rapat juga membahas persetujuan bersama mengenai rancangan perubahan APBD Kabupaten […]

  • PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sukolilo

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sukolilo

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PATI — Ketua PMI Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, bersama pengurus dan staf PMI, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo. Bantuan ini diberikan kepada keluarga Bapak Suwardi yang rumahnya terbakar pada 15 Oktober 2025. Atik didampingi oleh Camat Sukolilo, pengurus PKK, dan Dharma Wanita Kecamatan Sukolilo. Mereka meninjau kondisi rumah dan […]

  • Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Ari Rahmawati Dokumen Pribadi Sebuah hobi terkadang memiliki titik kebosanan. Ada kalanya saat kecil gemar dengan menggambar, namun ketika beranjak dewasa kegemarannya itu mulai hilang dengan berbagai sebab. Akan tetapi tidak dengan yang dialami Ari Rahmawati, sejak kecil bahkan hingga sudah dewasa, perempuan kelahiran Pati, 14 Agustus 1994 ini tetap gemar memancing. ”Saat kecil saya […]

  • Santunan yatim dan dhuafa di PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

    Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dari PIM Mujahidin Bageng

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Santunan yatim dan dhuafa di PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati. Diberikan kepada 73 anak.

  • Ketua DPRD Pati Tegaskan Pengawasan Revitalisasi Sekolah Bukan Intervensi Proyek

    Ketua DPRD Pati Tegaskan Pengawasan Revitalisasi Sekolah Bukan Intervensi Proyek

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.392
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menegaskan bahwa keterlibatan DPRD dalam mengawasi program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan. Ia membantah anggapan bahwa pengawasan tersebut berkaitan dengan intervensi atau upaya mengatur pekerjaan proyek. Pernyataan itu disampaikan Ali untuk meluruskan informasi yang menyebut dirinya turut mengondisikan bantuan revitalisasi sekolah di Kabupaten Pati. […]

  • Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.361
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah pusat untuk segera mewujudkan kebijakan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar khusus bagi nelayan. Usulan ini disampaikan menyusul mahalnya harga solar non-subsidi yang dirasa sangat memberatkan pelaku usaha perikanan dan para nelayan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa ketersediaan solar […]

expand_less