Breaking News
light_mode

Konvoi Becak, Imam Suroso Hadiri Kampanye Relawan Jokowi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • visibility 238

Relawan Targetkan 80 Persen perolehan Suara Jokowi-Amin

Imam Suroso diarak menggunakan becak

Puluhan becak melakukan konvoi dari alun-alun Simpanglima siang kemarin (13/4/2019).
Konvoi becak tersebut berangkat menuju lokasi kampanye akbar relawan Jokowi di
Lapangan Margorejo belakang Plaza Pragolo.

Puluhan
ribu warga tumpah ruah di arena kampanye. Bahkan di Jalan Panglima Sudirman
depan RS KSH sampai terjadi penumpukan kendaraan. Ribuan sepeda motor memadati
jalanan.

Hadir
dalam kesempatan tersebut beberapa tokoh. Diantaranya anggota DPR RI Imam
Suroso. Dalam kesempatan orasinya tersebut, Imam Suroso mengajak warga untuk
kembali memilih Jokowi sebagai presiden. Imam Suroso yang merupakan kader asli
PDI Perjuangan membeberkan sederet prestasi Jokowi sebagai pemimpin. Mulai
tingkat daerah sampai nasional.

”Memimpin
Indonesia, negeri yang besar ini tak mudah. Bukan orang sembarangan. Harus yang
menguasai persoalan. Dan itu ada diri Jokowi,” kata Imam Suroso.

Puluhan ribu relawan Jokowi ramaikan kampanye

Jokowi,
lanjut Imam Suroso, telah terbukti mampu memimpin baik di Solo saat menjabat
walikota, menjadi Gubernur Jakarta, dan terakhir menjadi Presiden Republik
Indonesia. ”Kemana-mana saat saya kunjungan kerja ke luar negeri, banyak yang
memberik kesaksian kepemimpinan Pak Jokowi sangat baik. Layak untuk melanjutkan
lagi. Indonesia di bawah pimpinan Pak Jokowi sangat disegani luar negeri,”
imbuhnya.

Dirinya
menambahkan, di kampanye akbar penutup ini rasanya sangat optimis. Terbukti
dengan banyaknya warga yang hadir. Bahkan sampai meluber ke depan Plaza
Pragolo. ”Ini artinya Jokowi dicintai rakyat. Mereka masih ingin dipimpin
Jokowi. Jadi 17 April nanti jangan sampai salah pilih,” tegasnya.

Sementara
itu, berbeda dengan Tim Kampanye Daerah (TKD), para relawan Jokowi bahkan
mematok perolehan suara sampai 80 persen di Kabupaten Pati dalam orasinya di
kampanye akbar kemarin. Selain alasan historis Pati sebagai kandang banteng.
Keberhasilan kepemimpinan Jokowi selama satu periode dinilai menjadi alasan
realistis target perolehan suara tersebut.

Seperti
diketahui, kemenangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dipatok
78 persen di Bumi Mina Tani. Target itu lebih tinggi dari kemenangan Jokowi di
pilpres 2014 silam yang mencapai 73 persen.

”Ya
kami di Kabupaten Pati mematok target kemenangan 78 persen. Hal itu melihat
dari capaian di tahun 2014, dimana Jokowi berhasil memeroleh 73 persen suara,”
kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati, Ali Badrudin. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.721
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menegaskan bahwa penertiban reklame dan baliho yang tidak memiliki izin serta melanggar peraturan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, pengelolaan reklame yang baik harus menjadi perhatian serius karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati. Kastomo menjelaskan bahwa jika […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Penayangan program televisi swasta yang dianggap melecehkan pesantren memicu reaksi keras dari DPRD Kabupaten Pati. Bambang Susilo, Wakil Ketua II DPRD Pati yang juga kader NU, mengecam tayangan tersebut dan mendesak pemerintah pusat untuk mengambil tindakan tegas. “Harapannya segera diusut tuntas. Pemerintah pusat saya kira bertanggung jawab karena yang menayangkan televisi nasional. Harus […]

  • Paskibraka Pati Dikukuhkan, Wakil Bupati Pati Tekankan Pentingnya Jaga Kondisi Fisik

    Paskibraka Pati Dikukuhkan, Wakil Bupati Pati Tekankan Pentingnya Jaga Kondisi Fisik

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati. Puluhan pelajar terbaik yang terpilih akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa anggota Paskibraka […]

  • Puluhan Petani Kudus Geruduk Istana

    Puluhan Petani Kudus Geruduk Istana

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Petani Tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) berfoto bersama sebelum berangkat ke Jakarta ACHMAD ULIL ALBAB/LINGKAR MURIA Lingkar Muria, KUDUS – Petani tebu Kudus bersama petani tebu dari daerah lainnya bakal menggelar aksi di depan Istana Negara, besok. Petani tebu yang tergabung bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) ini bakal […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Kelapa Kopyor Pati Permata Hijau di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor menjadi buah unggulan dari Pati Jawa Tengah yang memiliki nilai lebih dan keunikan rasanya sangat diminati.

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 478
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi petani ketela di Kabupaten Pati saat ini tengah mengalami kesulitan akibat penurunan harga jual yang signifikan. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengambil tindakan. “Keadaan petani ketela saat ini sangat memprihatinkan. Penurunan harga terjadi sementara biaya produksi tetap tinggi. […]

expand_less