Breaking News
light_mode

Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Bantuan Hukum Jadi Hak Semua Lapisan Masyarakat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 98.449

PATI – Pemerintah daerah diminta memperluas cakupan program bantuan hukum, yang selama ini lebih banyak difokuskan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut DPRD Kabupaten Pati, ke depannya layanan ini harus diprioritaskan dan juga disediakan bagi masyarakat umum, terutama warga yang berasal dari kalangan ekonomi lemah agar mereka turut mendapatkan akses keadilan.

Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan dan data yang ada, skema pemberian bantuan hukum selama ini masih terbatas.

Sebagian besar alokasi dan layanan diberikan kepada pegawai pemerintah, baik yang bertugas di lingkungan Pemkab maupun di tingkat desa.

Sementara itu, warga masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum namun memiliki keterbatasan biaya, belum mendapatkan fasilitas yang memadai.

“Selama ini bantuan hukum lebih banyak untuk ASN, baik di tingkat kabupaten maupun desa. Sementara masyarakat umum, khususnya yang kurang mampu, belum terakomodasi,” ujar politisi dari Fraksi PKB ini.

Ia mengakui bahwa salah satu penyebab belum meratanya layanan tersebut adalah keterbatasan anggaran yang disediakan.

Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan untuk menunda perbaikan, karena menurutnya kebutuhan dan hak masyarakat untuk mendapatkan bantuan hukum tetap harus dipenuhi.

“Bukan berarti tidak bisa, tetapi memang anggarannya yang belum tersedia. Ke depan akan kami dorong agar bisa masuk dalam penganggaran,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPRD Pati melalui mekanisme pembahasan keuangan daerah akan berusaha menjadikan program bantuan hukum bagi warga miskin sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan rencana anggaran mendatang.

Langkah ini dianggap penting agar prinsip persamaan di depan hukum dan akses keadilan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Ini menjadi perhatian kami. Kami ingin masyarakat miskin juga mendapatkan pendampingan hukum yang layak,” katanya.

Dari sisi peraturan, Bambang menilai tidak ada hambatan berarti, karena kerangka hukum dan pedoman pelaksanaan sudah jelas tersedia, baik yang diatur dalam peraturan kementerian maupun peraturan pemerintah.

Sehingga, yang saat ini perlu disusun dan diatur adalah tata cara serta mekanisme pelaksanaannya yang disesuaikan dengan kondisi di daerah.

“Regulasinya sudah jelas, baik di peraturan menteri maupun peraturan pemerintah. Tinggal bagaimana teknis pelaksanaannya di daerah,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, ia menyarankan agar pembahasan mengenai mekanisme teknis tersebut segera dikoordinasikan dengan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Hal ini dimaksudkan agar ketika programnya sudah disetujui dan didanai, pelaksanaannya berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Untuk teknisnya bisa dikoordinasikan dengan Bagian Hukum Setda agar pelaksanaannya sesuai aturan,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati: Kualitas Bahan Pangan Program SPPG Harus Jadi Prioritas Utama

    Komisi B DPRD Pati: Kualitas Bahan Pangan Program SPPG Harus Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.905
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Komisi B menekankan bahwa mutu dan kualitas bahan pangan harus ditempatkan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan program SPPG. Pernyataan ini disampaikan saat digelarnya rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang berlangsung di ruang rapat DPRD Pati. […]

  • Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Di era industri 4.0 sudah saatnya kader IPNU dan IPPNU melibatkan diri dalam berbagai persoalan. Program – program ramah lingkungan perlu menjadi lahan garapan kader muda nahdliyin. Caranya memanfaatkan limbah sekitar kita, seperti limbah botol plastik untuk dijadikan barang yang lebih bermanfaat. Problem limbah dan sampah, seperti plastik telah menjadi tantangan dunia. Karena itu tidak […]

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.648
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.717
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Desak Peningkatan Pengawasan untuk Cegah Geng Remaja

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Desak Peningkatan Pengawasan untuk Cegah Geng Remaja

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 405
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti maraknya aksi geng motor yang melibatkan remaja di wilayah tersebut. Hal ini menyusul viralnya video sekelompok remaja yang menenteng senjata tajam sambil mengendarai motor di Jalan Raya Gabus – Tlogoayu, Pati. Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP, menekankan perlunya langkah preventif untuk […]

  • Ketua DPRD Pati Jamin Netralitas dalam Hak Angket, Tekankan Komitmen untuk Masyarakat

    Ketua DPRD Pati Jamin Netralitas dalam Hak Angket, Tekankan Komitmen untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Pati untuk bekerja sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat. Hal ini disampaikan terkait dengan proses hak angket yang sedang berjalan Ali Badrudin meyakinkan masyarakat bahwa DPRD Kabupaten Pati akan bersikap netral dan tanpa tekanan dari pihak manapun dalam mengambil keputusan terkait hak angket ini. “Yakinlah […]

expand_less