Breaking News
light_mode

Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 24.988

PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengadakan pertemuan khusus bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati untuk membahas strategi dan rencana pengolahan sampah yang lebih bernilai guna, yaitu dengan mengubahnya menjadi sumber energi listrik.

“Program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang diharapkan dapat mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi, sehingga beban biaya pengelolaan bisa lebih ringan,” paparnya.

Di sisi lain, Pengendali Dampak Lingkungan (Pedal) Ahli Muda DLH Pati, Ragil Nurwahyudi, menyampaikan data bahwa jumlah timbunan sampah di daerah ini mencapai sekitar 697 ton setiap harinya. Jika dirata-ratakan, setiap individu warga menghasilkan sampah seberat 0,5 hingga 0,7 kilogram dalam sehari.

Ragil menambahkan, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tersebut direncanakan menggunakan skema pendanaan dari Danantara. Secara bertahap, program ini akan dijalankan dalam dua tahap di lingkup provinsi, di mana Kabupaten Pati termasuk dalam pelaksanaan tahap kedua dan saat ini masih dalam proses pengajuan usulan.

Agar program ini berjalan efektif, DLH Pati berencana menjalin kolaborasi dengan daerah-daerah sekitar, seperti Kudus dan Grobogan. Bahkan, rencana kerja sama lintas daerah ini akan dibahas secara mendalam dalam forum pertemuan yang dihadiri oleh lima kepala daerah.

Lebih lanjut, Ragil memperkirakan bahwa pada tahun 2026 mendatang, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada saat ini tidak akan lagi mampu menampung volume sampah yang terus bertambah, sehingga berisiko mengalami over kapasitas.

Upaya solusi yang awalnya dipertimbangkan adalah dengan membuat lubang penimbunan baru. Namun, berdasarkan peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup, penambahan atau pembangunan TPA baru tidak lagi diizinkan. Oleh karena itu, alternatif yang dipilih adalah membangun fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Sementara itu, terkait pengembangan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), saat ini masih berada dalam tahap persiapan berbagai kebutuhan teknis. Untuk dapat mewujudkan fasilitas tersebut dan beroperasi secara maksimal, dibutuhkan pasokan sampah dengan jumlah minimal mencapai 1.000 ton per hari.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Persijap Jepara vs Persib Bandung: Tim Tamu Dijagokan Menang 2-1

    Prediksi Persijap Jepara vs Persib Bandung: Tim Tamu Dijagokan Menang 2-1

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    JEPARA – Duel menarik bakal tersaji pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 malam ini (18/8). Persijap Jepara akan menjamu tim raksasa Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, dengan misi mempertahankan tren positif di awal musim. Meski status Persib lebih diunggulkan, Persijap yang baru promosi menunjukkan semangat juang tinggi. Bermain di hadapan publik sendiri, […]

  • Polda Jateng Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

    Polda Jateng Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SEMARANG – Operasi Ketupat Candi 2025 memasuki hari kedua. Situasi lalu lintas di Jawa Tengah masih terpantau lancar dan terkendali. Hal ini disampaikan Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sony Irawan, Senin (24/3/2025). Pemantauan di lima jalur utama menunjukkan belum ada lonjakan signifikan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. “Lalu lintas di jalur Pantura masih didominasi kendaraan […]

  • Plt Bupati Pati Gelar Dialog Bersama AMPB, Siap Bahas Usulan Perubahan Aturan Pajak Daerah

    Plt Bupati Pati Gelar Dialog Bersama AMPB, Siap Bahas Usulan Perubahan Aturan Pajak Daerah

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.340
    • 0Komentar

    PATI – Penjabat (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka forum pertemuan dan dialog bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kembangjoyo, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, pada Sabtu (23/5). Selain dihadiri oleh para aktivis yang tergabung dalam AMPB, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, Pelaksana Harian […]

  • Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Kemeriahan perayaan tahun baru Imlek 2569 ditandai dengan dibukanya pasar imlek di kawasan Kelenteng Hok Tik Bio Sabtu (10/2/18) sore kemarin. Puluhan stan pedagang memenuhi kawasan pecinan mulai dari Jalan Thamrin dan juga Jalan Setiabudi. Ketua Kelenteng Hok Tik Bio, Edy Siswanto menuturkan, kemeriahan tahun baru imlek ini tak lagi menjadi […]

  • Ketua Pemuda Pancasila Sekaligus Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Siap Dukung Program Pemerintah

    Ketua Pemuda Pancasila Sekaligus Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Siap Dukung Program Pemerintah

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Pemuda Pancasila Kabupaten Pati resmi dilantik pada peringatan Hari Sumpah Pemuda dan HUT ke-65 organisasi tersebut di Gedung PGRI Pati, Senin (28/10/2024). Pelantikan yang dihadiri 3.150 anggota Pemuda Pancasila di seluruh Kabupaten Pati ini disaksikan langsung oleh Majelis Pimpinan Nasional (MPN) dan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten […]

  • Sedap Toleransi Soto Kudus

    Sedap Toleransi Soto Kudus

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Soto Kudus, merupakan kuliner khas paling lezat di kota kretek. Makanan ini, sekilas tak jauh beda, dengan varian soto-soto lain di indonesia.  Bedanya, soto kudus disajikan dengan potongan daging kerbau. Konon, karena masyarakat di kota ini memegang teguh ajaran sunan kudus. untuk tidak menyembelih sapi. Hal itu sebagai penghormatan bagi umat hindu. Soto kudus, sangat […]

expand_less