Breaking News
light_mode

Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 25.037

PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengadakan pertemuan khusus bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati untuk membahas strategi dan rencana pengolahan sampah yang lebih bernilai guna, yaitu dengan mengubahnya menjadi sumber energi listrik.

“Program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang diharapkan dapat mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi, sehingga beban biaya pengelolaan bisa lebih ringan,” paparnya.

Di sisi lain, Pengendali Dampak Lingkungan (Pedal) Ahli Muda DLH Pati, Ragil Nurwahyudi, menyampaikan data bahwa jumlah timbunan sampah di daerah ini mencapai sekitar 697 ton setiap harinya. Jika dirata-ratakan, setiap individu warga menghasilkan sampah seberat 0,5 hingga 0,7 kilogram dalam sehari.

Ragil menambahkan, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tersebut direncanakan menggunakan skema pendanaan dari Danantara. Secara bertahap, program ini akan dijalankan dalam dua tahap di lingkup provinsi, di mana Kabupaten Pati termasuk dalam pelaksanaan tahap kedua dan saat ini masih dalam proses pengajuan usulan.

Agar program ini berjalan efektif, DLH Pati berencana menjalin kolaborasi dengan daerah-daerah sekitar, seperti Kudus dan Grobogan. Bahkan, rencana kerja sama lintas daerah ini akan dibahas secara mendalam dalam forum pertemuan yang dihadiri oleh lima kepala daerah.

Lebih lanjut, Ragil memperkirakan bahwa pada tahun 2026 mendatang, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada saat ini tidak akan lagi mampu menampung volume sampah yang terus bertambah, sehingga berisiko mengalami over kapasitas.

Upaya solusi yang awalnya dipertimbangkan adalah dengan membuat lubang penimbunan baru. Namun, berdasarkan peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup, penambahan atau pembangunan TPA baru tidak lagi diizinkan. Oleh karena itu, alternatif yang dipilih adalah membangun fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Sementara itu, terkait pengembangan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), saat ini masih berada dalam tahap persiapan berbagai kebutuhan teknis. Untuk dapat mewujudkan fasilitas tersebut dan beroperasi secara maksimal, dibutuhkan pasokan sampah dengan jumlah minimal mencapai 1.000 ton per hari.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar Tersangka Kasus Pengeroyokan di Magelang Terancam Penjara 9 Tahun

    Pelajar Tersangka Kasus Pengeroyokan di Magelang Terancam Penjara 9 Tahun

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Konferensi pers Polres Magelang atas kasus pengeroyokan. Polres Magelang menetapkan tiga orang tersangka kasus pengeroyokan yang terjadi di depan balai Desa Pasuruhan. Ketiganya masih berstatus pelajar, satu orang kategori dewasa sisanya kategori anak. Magelang – Tiga orang palajar SMK di Magelang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan yang terjadi di depan balai desa Pasuruhan Kecamatan […]

  • Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani Bupati Pati meninjau lolasi karantika pasien Covid-19 di Hotel Kencana. Penangan Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi perhatian pihak provinsi. Gubernur turun tangan memastikan penanganan dilakukan dengan baik oleh Pemkab Pati. PATI –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pantauan langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati, Selasa (15/6/2021). Kota […]

  • Tim Persipa Pati menang tipis 1 - 0 di pertandingan pertama Piala Soeratin Jawa Tengah 2023.

    Persipa Junior Menang Tipis atas Bina Sentra Semarang

    • calendar_month Sab, 7 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Tim Persipa Pati menang tipis 1 – 0 di pertandingan pertama Piala Soeratin Jawa Tengah 2023.

  • Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.580
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun karakter dan integritas generasi muda perlu dilakukan sejak lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pengenalan pendidikan antikorupsi agar nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat tertanam dalam kehidupan siswa. Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri forum Pendidikan Antikorupsi yang berlangsung di SMPN 6 Pati. Menurut Kastomo, usia […]

  • Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    PATI – Kasus pencurian marak terjadi dalam sepekan ini. Yasman, 57 warga Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong kali menjadi korban. Uang dan perhiasan yang disimpannya senilai Rp 25 juta ludes dibawa kabur maling Jumat (7/10/2018) lalu. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalaui Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan, kejadian pencurian ini terjadi pagi hari. Namun korban baru […]

  • Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Kampanye akbar untuk pasangan capres-cawapres 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang digelar di Lapangan Kayen, Pati. Kampanye yang diadakan pada siang kemarin (29/01/2024) berhasil menarik ribuan massa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati. Lapangan Kayen dipenuhi oleh atribut berwarna merah, bendera, dan poster yang dibawa oleh para peserta kampanye. Peserta kampanye juga […]

expand_less