DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Langkah Preventif Polresta Pati Jaga Stabilitas Daerah
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Kam, 23 Apr 2026
- visibility 24.716

Polresta Pati menggelar latihan kesiapan satuan antisipasi gangguan kamtibmas di halaman Pendopo Kabupaten Pati.
PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan HC, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Peragaan Latihan Lapangan Kesiapan Satuan Antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Berimplikasi Kontingensi yang dilaksanakan Polresta Pati pada Kamis (23/4/2026).
Ia menilai kegiatan ini merupakan strategi tepat untuk mempersiapkan dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel keamanan dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan ketertiban, termasuk situasi yang berpotensi berkembang menjadi kondisi darurat atau kontingensi.
“Latihan ini sangat penting sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi dinamika di lapangan. Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya-upaya preventif seperti ini demi menjaga stabilitas daerah,” ujarnya di sela-sela acara.
Menurut Danu, keterlibatan berbagai pihak mulai dari Polri, TNI, perangkat daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya dalam kegiatan tersebut membuktikan adanya komitmen kolektif untuk memelihara ketenteraman dan kondusivitas wilayah Pati.
“Kami melihat kolaborasi lintas sektor sudah berjalan dengan baik. Ini harus terus diperkuat karena keamanan daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu institusi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas pengamanan, aparat perlu menyeimbangkan antara pendekatan yang manusiawi dan penegakan hukum yang tegas. Hal ini dinilai penting agar masyarakat semakin percaya dan mendukung kinerja petugas di lapangan.
“Pendekatan persuasif dan humanis tetap harus dikedepankan, namun penegakan hukum juga harus tegas dan sesuai aturan. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap aparat akan semakin meningkat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Danu berharap latihan semacam ini tidak hanya diadakan sesekali, tetapi dijadikan program rutin dan berkelanjutan. Tujuannya agar kemampuan teknis maupun taktis personel selalu terasah dan siap diterapkan di lapangan.
“Harapannya latihan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kapasitas aparat. Sehingga ketika menghadapi situasi nyata, seluruh personel sudah siap dan sigap,” pungkasnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

