Breaking News
light_mode

Versi Pesona Indonesia, Inilah Top 10 Wisata Jepara, Sayang Desa Tempur tak Masuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
  • visibility 277

Salah satu spot wisata di Karimunjawa 

Pesona Indonesia merilis daftar wisata-wisata terbaik di tiap
kabupaten/kota seluruh Indonesia. Rilis itu menjadi bagian dari Pesona Mudik
2019. Lalu di Jepara wisata apa saja yang patut dikunjungi?

Urutan pertama adalah Kepulauan Karimunjawa. Pesona wisata pantai di
Karimunjawa memang tiada duanya. Wisata di kecamatan terluar Kabupaten Jepara
itu bahkan gaungnya sudah sampai mancanegara.

Pesona pantai pasir putih yang bersih tentu membuat siapa saja bakal
kepincut mengunjungi pulau tersebut. Cocok sekali untuk menghilangkan penat
orang-orang urban.

Di urutan kedua ada Pantai Tirta Samudra. Orang mengenalnya sebagai
Pantai Bandengan. Pantai ini cukup legendaris. RA Kartini dan saudarinya sangat
suka dengan pantai ini. Bahkan, oleh seorang Belanda, pantai ini disebut mirip
pantai di negeri kincir angin. Namanya  Klein Scheveningen.

Di urutan ketiga, wisata pantai masih menjadi obyek wisata recomended. Adalah Pantai Kartini. Pantai
yang identik dengan patut Kura-kura raksasa ini masih menjadi daya tarik wisata
yang luar biasa.

Top 10 Destinasi Jepara
Di urutan keempat wisata pantai masih unggul. Adalah Pantai Benteng
Portugis yang berada di wilayah utara Jepara. Pantai yang berbatasan dengan
wilayah Pati ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain sisi sejarah, dan
tempat yang indah, aroma mistis di pantai ini masih sangat kental. Banyak kisah-kisah
menarik dari tempat tersebut.

Posisi kelima, wisata alam Air Terjun Songgolangit di Kecamatan Kembang
itu menjadi rekomendasi liburan di masa mudik ini.  Alam yang masih asri dengan air terjun yang
meluncur deras akan menjadi spot hiburan menarik.

Sementara itu di urutan keenam Sentra Industri Tenun Troso juga
direkomendasikan sebagai wisata seni dan budaya lokal. Menyusul di urutan
keenam ada wisata Sentra Seni Ukir dan Patung Desa Mulyoharjo yang melegenda
itu. Desa yang disebut RA Kartini sebagai daerah belakang gunung itu, konon
disebut mendapat titisan dari seorang seniman Majapahir bernama Prabangkara
yang ahli ukir. Alat ukirnya jatuh di desa itu, jadilah keahlian mengukir orang
Mulyoharjo terbilang luar biasa.

Desa Tempur Jepara 
Setelah Mulyoharjo, ada wisata Museum Kartini, Jepara Ourland Park, dan
wisata religi Makam Sultan Hadirin di Mantingan. Sayang wisata alam seperti
Desa Wisata tempur tak masuk rekomendasi wisata ala Pesona Mudik 2019. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Desak Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Nyata bagi Petani Tambak Terdampak Banjir Rob

    DPRD Pati Desak Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Nyata bagi Petani Tambak Terdampak Banjir Rob

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.967
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera merencanakan langkah nyata guna meringankan beban petani tambak yang terkena dampak banjir rob di kawasan pesisir daerah ini. Menurut politisi dari Fraksi PKB itu, kerugian yang diderita para pembudidaya tambak tidak kalah besar jika dibandingkan dengan kerugian petani padi […]

  • Sosialisasi Permendikbud di SMPN 1 Juwana, Ketua Komisi D DPRD Pati Soroti Kualitas Pembangunan

    Sosialisasi Permendikbud di SMPN 1 Juwana, Ketua Komisi D DPRD Pati Soroti Kualitas Pembangunan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.451
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menghadiri agenda sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Juwana, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan komite sekolah serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati. Tujuannya adalah untuk mempertegas pemahaman mengenai […]

  • Kemah Wanaswara Promosikan Tempat Wisata

    Kemah Wanaswara Promosikan Tempat Wisata

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PATI – Pecinta Alam Sedulur Pati (PALUPI) menggelar kegiatan tak biasa. Mereka berkemah bersama di Desa Bageng Kecamatan Gembong, Sabtu (12/5/2018) kemarin. Kemah tersebut bertajuk “Wanaswara”. Semalam suntuk kemah itu berlangsung cukup meriah. Dibawah bintang yang bertaburan di langit, para musisi tersebut menggelar mini konser secara bergantian. Panitia Wanaswara, Dany Dwia mengatakan, kegiatan ini adalah event […]

  • Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Bupati Haryanto (tengah) saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Lingkar Muria, PATI –  Nasib Persipa untuk berkompetisi pada musim ini belum juga menemukan kejelasan berarti. Untuk itu beberapa pihak berharap agar Bupati Haryanto sudi membantu […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Datangkan Ahli Hukum Tata Negara untuk Perkuat Proses Pemakzulan Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Datangkan Ahli Hukum Tata Negara untuk Perkuat Proses Pemakzulan Bupati

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menghadirkan dua ahli hukum tata negara, Bivitri Susanti dan Muhammad Junaidi (Wakil Rektor III Universitas Semarang), untuk memperkuat kajian dalam proses pemakzulan Bupati Pati, Sudewo. Kehadiran kedua pakar tersebut berlangsung pada rapat Pansus pada Senin, 25 Agustus 2025, guna mendalami temuan-temuan yang sudah dikumpulkan oleh […]

  • Polda Jateng Bongkar Praktik Dana Ilegal Berkedok Koperasi, Kerugian Capai Rp 4,6 Triliun

    Polda Jateng Bongkar Praktik Dana Ilegal Berkedok Koperasi, Kerugian Capai Rp 4,6 Triliun

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.214
    • 0Komentar

    SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penghimpunan dana masyarakat secara ilegal yang dilakukan di bawah nama Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN). Dalam kasus yang telah berlangsung bertahun-tahun ini, teridentifikasi aliran dana mencapai sekitar Rp 4,6 triliun dengan jumlah korban diperkirakan puluhan ribu orang yang tersebar di hampir […]

expand_less