Breaking News
light_mode

Penuh Makna Sejarah, Ritual Sedekah Bumi Tulakan Arak Empat Jembul, Warga Padati Jalanan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
  • visibility 24.695

JEPARA – Suasana penuh khidmat dan semarak mewarnai pelaksanaan ritual Sedekah Bumi Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, pada Senin (20/4/2026). Sebanyak empat buah jembul diarak keliling desa sebagai puncak acara yang dipusatkan di depan rumah petinggi desa, menarik perhatian ratusan warga yang memadati sepanjang jalur kirab hingga prosesi selesai.

Petinggi Desa Tulakan, Budi Sutrisno, menyampaikan bahwa tradisi ini bukan sekadar adat, melainkan memiliki akar sejarah yang kuat. Kegiatan ini terhubung dengan kisah pertapaan Ratu Kalinyamat di wilayah Donorojo setelah gugurnya suaminya, Sultan Hadlirin, dalam pertempuran melawan Arya Penangsari.

Dalam tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, terdapat sumpah terkenal dari Ratu Kalinyamat: “ora pisan-pisan ingsun jengkar saka tapa ingsun, yen durung bisa nganggo keset jambule Arya Penangsang.” Sumpah tersebut kini dimaknai sebagai simbol kesetiaan dan perjuangan menegakkan keadilan.

“Makna sumpah itu kemudian berkembang menjadi tradisi sedekah bumi. Warga menjadikannya sebagai ungkapan syukur sekaligus penghormatan terhadap sejarah desa,” jelasnya.

Dalam prosesi ini, terdapat dua jenis jembul yang diarak, yaitu jembul lanang dan jembul wadon. Jembul lanang berisi berbagai hasil bumi dan jajanan pasar, sementara jembul wadon berisi nasi beserta lauk-pauknya. Keempat jembul yang ditampilkan juga memiliki simbolisme tersendiri mewakili tokoh dan sejarah setempat.

Jembul dari wilayah Krajan merepresentasikan Sayyid Usman, Ngemplak menghadirkan sosok Suto Mangun Jaya, Winong menggambarkan pasukan prajurit, serta Drojo dan Pejing yang menampilkan figur Mbah Leseh.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes), Muh Ali, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi ini. Ia menilai kegiatan ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Kegiatan ini dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, Tradisi Jembul Tulakan rutin digelar setiap hari Senin Pahing pada bulan Apit dalam kalender Jawa. Kearifan lokal ini telah diakui secara nasional sejak tahun 2020 sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati: Pemanggilan Saksi Sesuai Prosedur

    Pansus Hak Angket DPRD Pati: Pemanggilan Saksi Sesuai Prosedur

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terus mendalami dugaan pelanggaran kebijakan yang dilakukan oleh Bupati Sudewo. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan bahwa pemanggilan saksi, khususnya Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, merupakan keputusan bersama seluruh anggota Pansus. “Kita sepakati di rapat pansus beserta anggota. Kita panggil Pak Manurung selaku […]

  • Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Tradisi apeman di Desa Piji Wetan Kecamatan Dawe Kudus/@kampungbudayapijiwetan Suguhan kuliner tidak saja berhenti pada rasa enak atau sekadar mengenyangkan saja. Beragam kuliner di negeri ini memiliki cerita panjang di balik kelezatannya. Seperti sajian apem di sebuah desa di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ini, yang hadir menjadi pelengkap tradisi memasuki bulan suci Ramadan. KUDUS – […]

  • Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    Dua Pemain Senior Diharapkan Jadi Tumpuan

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Skuad Persipa jelang laga  Tim pelatih menaruh harap lebih kepada dua pemain seniornya. Mereka adalah Fernando Taryono striker dan Bayu Eko Prasetyo di posisi bek. Keduanya saat dijajal menjamu Persamba Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Minggu (16/6/2019) tampil meyakinkan. “Kalau saya ambil pemain senior, saya gak main-main. Taryono, dia goal getter, leadershipnya bagus, sabar, mau […]

  • Soal Ketertiban, Ternyata Masyarakat Masih Belum Sadar

    Soal Ketertiban, Ternyata Masyarakat Masih Belum Sadar

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Seorang warga membongkar sendiri lapaknya yang akan ditertibkan Satpol PP pagi kemarin di sekitar Terminal Kembangjoyo. Lingkar Muria, PATI – Meski sudah sering dilakukan penertiban, namun masyarakat masih belum sadar betul akan keindahan, dan ketertiban kota. Hal ini terlihat dari kegiatan penertiban yang dilakukan Satpol PP pagi kemarin di jalanan protokol Kabupaten Pati. Dari kegiatan […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Pati Gelar Kompetisi E-Sport Diikuti 276 Peserta

    Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Pati Gelar Kompetisi E-Sport Diikuti 276 Peserta

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.483
    • 0Komentar

    PATI – Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polresta Pati melalui Bidang Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) mengadakan ajang perlombaan olahraga elektronik atau E-Sport. Kegiatan yang mempertandingkan dua gim populer di kalangan remaja dan pemuda, yaitu Mobile Legends dan Free Fire, ini berlangsung di Kopi Kotok 24 Jam Pati pada Minggu (31/5/2026), dan […]

expand_less