Breaking News
light_mode

Viral Ada Masjid Unik Bergaya Eropa di Pelosok Desa Soneyan Pati, Mirip Kastil ?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
  • visibility 128

PATI – Sebuah masjid di pelosok Dukuh Kedungpanjang Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso Pati viral di sosial media, ini lantaran bentuk masjidnya yang unik.

Masjid ini memiliki gaya arsitektur ala bangunan-bangunan Eropa. Sekilas orang yang melintas di masjid ini akan takjud dan heran.

Masjid ini bernama Masjid Baiturrohman. Dalam dunia arsitektur, gaya yang dipakai adalah Neo Gotik. Secara umum bentuk masjid ini hampir berbeda dari kebanyakan masjid umumnya di Pati, Jawa Tengah.
Masjid ini dihiasi dengan ornamen-ornamen khas arsitektur Neo Gotik. Tak heran masjid tersebut kini menjadi kebanggan warga sekitar.

Siapapun yang melihat bangunan masjid ini akan terkesima. Masjid ini pun patut menjadi tujuan wisata, terlebih Desa Soneyan saat ini telah ditetapkan sebagai desa wisata kabupaten Pati.

Tentu hal ini akan semakin mendukung daya tarik Soneyan sebagai desa wisata, dengan adanya fasilitas pendukung berupa masjid yang memiliki keindahan arsitekturnya.
Dari kejauhan tampak kubah masjid tersebut juga tidak seperti masjid kebanyakan. Kubah Masjid Baiturrohman yang tak begitu besar diapit dua menara yang berbentuk limas segi empat khas arsitektur Neo Gotik.

Di atas menara dan kubah masjid terdapat lafadz Allah sebagai penanda bahwa bangunan itu merupakan masjid.
Bendahara masjid tersebut, Giarso Raharjo menjelaskan, sebelumnya masjid ini tak berbentuk seperti saat ini.

Pembangunannya mulai tahun 2016. Sebelumnya masjid ini sudah ada tahun 1960-an.

Masjid ini didirikan oleh Mbah Kiai Ahmad Rasiman. Kemudian beberapa tahun diperbesar dan tahun 2016 direnovasi total hingga menjadi seperti ini. Awalnya kecil seperti musala. Renovasi sekitar tiga kali.
Diketahui yang mengarsiteki masjid ini adalah warga desa Soneyan sendiri, bernama Wisnu Nugroho alias Yeyen.

Dalam renovasi ini dirinya menyodorkan desain sampai tiga kali. Masing-masing desain bergaya Joglo, minimalis dan desain Neo Gotik. Akhirnya panitia renovasi masjid memilih desain ketiga.

”Pengurus masjid rembukan dan memilih desain gotik. Kesepakatan panitia masjid ini pun dibangun dengan swadaya masyarakat sekitar. Pembangunan masjid ini membutuhkan dana hingga Rp 3 miliar,” ujar Giarso.

Walaupun, saat ini Masjid Baiturrohman belum selesai dibangun, namun keindahan masjid sudah bisa dirasakan dan dilihat.

”Biaya swadaya masyarakat dari sembilan RT habis Rp 3 miliar. Saat ini Belum selesai lantai yang atas. Sementara diberhentikan dahulu. Untuk kesulitan pengerjaan masjid ini di bagian ornamen,” jelas Giarso Raharjo

Arsitektur masjid tersebut yang unik pun menjadi daya tarik para pelancong. Apalagi usai Desa Soneyan ditetapkan menjadi desa wisata pada pertengahan bulan Juli 2024.

”Setelah adanya desa wisata, ini viral. Banyak orang yang ke sini. Ada yang foto-foto. Ada yang naik mobil berhenti hanya untuk foto,” imbuh muadzin Masjid Baiturrohman Muri.
Ia menilai orang tertarik dengan keberadaan masjid ini lantaran arsitektur masjid berbeda dengan masjid kebanyakan.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teliti “Cagar Budaya” di Gunungsari Pati

    Teliti “Cagar Budaya” di Gunungsari Pati

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

      Penelitian bangunan diduga cagar budaya di Desa Gunungsari, Tlogowungu, Pati PATI – Keberadaan sejumlah objek diduga cagar budaya di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu mendapat perhatian dari Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Diberitakan Suara Merdeka (18/3/2021), upaya observasi pun dilakukan tim BPCB Jateng dengan mendatangi langsung Candi Pomahan Ajar di Desa Gunungsari, […]

  • Wangi Sabun Ampas Kopi, Hilangkan Kantung Mata sampai Angkat Sel Kulit Mati

    Wangi Sabun Ampas Kopi, Hilangkan Kantung Mata sampai Angkat Sel Kulit Mati

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Tim KKN Undip di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal PATI – Ada-ada saja akal para mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang ini. Mereka membuat terobosan dengan memanfaatkan ampas kopi sebagai bahan utama, untuk membuat sabun, tentunya dengan bahan-bahan campuran lain. Salah satu Tim KKN Undip, Wulanda Asseptia menjelaskan, temuan sabun kopi itu berawal dari usaha memaksimalkan potensi […]

  • Bupati Kudus Hartopo memberikan motivasi kepada pelajar Kudus yang akan menjadi pertugas Paskibraka tingkat provinsi dan nasional

    Pelajar Kudus Lolos Paskibraka Nasional, Bupati Hartopo ; Jangan Minder

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo memberikan motivasi kepada pelajar Kudus yang akan menjadi pertugas Paskibraka tingkat provinsi dan nasional KUDUS – Dua pelajar asal Kudus berhasil lolos menjadi Paskibraka tingkat provinsi dan nasional tahun 2022. Kedua pelajar itu adalah Muhammad Franchy Luthfan Rahmadina siswa SMA 1 Kudus dan I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi siswa SMA 2 Kudus. […]

  • DPRD Pati Serap Aspirasi, Bantuan Usaha Ternak Jadi Fokus Utama

    DPRD Pati Serap Aspirasi, Bantuan Usaha Ternak Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Suhartini, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam reses tahap I tahun 2025. Salah satu isu yang dominan dan menjadi fokus utama adalah permintaan bantuan usaha ternak, khususnya kambing dan sapi. Hal ini disampaikan Bu Asih, sapaan akrab Suhartini, setelah menggelar reses di dapil 1 Pati (Kecamatan Pati Kota, Gembong, Tlogowungu, […]

  • Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Para siswi MA Salafiyah praktik melakukan rukyat di Pantai Kartini Jepara  JEPARA – menjelang matahari terbenam, puluhan pelajar MA Salafiyah Kajen menyesaki sudut di Pantai Kartini Kamis (8/11/2018). Bukan untuk menikmati sunset ala wisatawan, mereka yang masih berseragam lengkap ala pesantren, mereka nampak serius menggunakan sebuah alat peneropong bernama teodolit. Mereka sedang praktik melihat rukyat. […]

  • Persipa Pati Hajar Persibat Batang 3-1

    Persipa Pati Hajar Persibat Batang 3-1

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

      Persipa kembali menang saat berjumpa dengan Persibat Batang PEKALONGAN – Persipa Pati kembali tampil meyakinkan. Pada matchday ke-2 Babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah, Jumat (26/11/2021) di Stadion Hoegeng. Tri Handoko menghajar lawannya Persibat Batang dengan skor 3-1. Tri Handoko yang juga kapten tim memborong tiga gol kemenangan Laskar Saridin. Persipa Pati tampil […]

expand_less