Breaking News
light_mode

Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
  • visibility 462
Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor

Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional.

PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini tim dengan julukan Laskar Saridin ini telah memiliki official store sekaligus kafe dan kantor tim dengan nama perusahaan PT Laskar Saridin Pati ini.

Lokasinya di ruko depan SPBU Stadion Joyokusumo. Kehadiran official store sekaligus kafe dan kantor ini menjadi bagian dari upaya profesionalitas klub kebanggaan warga Bumi Mina Tani. Karena dengan status tim profesional, Persipa Pati tidak akan mendapat jatah dana APBD lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari murianews.com, Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto menjelaskan, manajemen nanti akan beraktivitas di tempat tersebut. Selain itu sebagai official store di tempat tersebut bakal menjadi pusat merchandise Persipa Pati.

“Para suporter bisa nongkrong di kafe tersebut dan juga membeli merchandise Persipa Pati ya di situ, suporter bisa ikut berkontribusi langsung untuk tim kesayangannya. Ini akan menambah pemasukan bagi tim,” ujar Joni Kurnianto.

” Saat ini kita juga telah intens menjalin komunikasi dengan kalangan pengusaha untuk membahas kerjasama dengan tim dalam mengarungi kompetisi Liga 2,” imbuhnya.

Gebrakan dari pengurus Persipa Pati patut diacungi jempol. Tidak banyak tim-tim yang mulai menyiapkan diri untuk menjadi profesional secara penuh. Salah satu pemasukan penting sebuah tim adalah dari penjualan merchandise asli, selain pemasukan dari tiket, maupun sponsor.

Pengurus sebuah tim profesionalitas perlu menggerakkan agar para suporter bisa mendapatkan merchandise asli, dimana ini menjadi salah satu dana segar untuk menjamin kelangsungan sebuah tim sepakbola.

Selain itu yang perlu diperhatikan pengurus adalah pemenuhan sarana dan prasarana yang menunjang dan representatif. Yang sangat penting adalah keberadaan stadion layak sebagai homebase. Saat ini Stadion Joyokusumo massih belum dipastikan layak menggelar pertandingan LIga 2 atau belum.

Disamping itu sebagai tim profesional sudah seharusnya tim Persipa Pati memiliki tempat latihan sendiri. Disinilah perlunya sebuah training ground sebagai pusat latihan tim. Tidak hanya untuk tim senior. Fasilitas training ground ini diharapkan bakal menjadi pusat pembinaan pemain muda khususnya warga Pati.

Pembibitan pemain muda bakal menjadi nilai lebih sebuah klub. Apalagi ketika pemain binaannya itu berhasil diorbitkan menjadi pemain-pemain bintang di liga nasional, bahkan bisa menjadi pemain timnas. (yan) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bupati Jepara dan wakilnya menikmati durian yang dipamerkan di Alun-alun Kabupaten Jepara Rabu (5/12/2018) JEPARA – Perlombaan buah durian kembali digelar pada tahun ini, tepatnya Rabu (5/12/2018) di Alun-alun Kabupaten Jepara. Tahun ini giliran Durian Cempolongan yang dinobatkan menjadi raja durian.   Durian Cemplongan ini milik Miftakhussururi warga Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri. Durian Cemplongan, berhasil […]

  • DPRD Pati Usul Integrasi Koperasi Desa Merah Putih ke BUMDes

    DPRD Pati Usul Integrasi Koperasi Desa Merah Putih ke BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Pati, Kastomo, menyarankan agar Koperasi Desa Merah Putih diintegrasikan ke dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini disampaikannya menanggapi program pemerintah pusat yang menargetkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 406 desa di Kabupaten Pati pada Juli 2025. Kastomo berpendapat bahwa integrasi ini penting karena koperasi dan BUMDes memiliki […]

  • Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mengalami serangkaian intimidasi saat melakukan latihan resmi di Stadion Klabat Manado pada Jumat (26/1) sore. Joni Kurnianto, CEO Persipa Pati, diberi tahu langsung tentang insiden tersebut oleh Manajer Umum Persipa Pati, Dian Dwi Budianto, yang berada di tempat kejadian. Diketahui bahwa pada hari Sabtu (27/1), Persipa Pati akan berhadapan dengan Sulut […]

  • Membedah Kearifan Lokal untuk Menjaga Lingkungan Muria

    Membedah Kearifan Lokal untuk Menjaga Lingkungan Muria

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Diskusi Tapangeli di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Acara Riset Folklore Muria Diskusi Tapangeli di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus digelar, sebagai bentuk keresahan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Khususnya di wilayah Pegunungan Muria. Salah satunya adalah mendorong kearifan lokal masyarakat sekitar menjadi ujung tombak kelestarian alam. KUDUS – Bicara soal menjaga lingkungan, masyarakat sudah sepatutnya […]

  • Biayai Kuliah dari Nyanyi

    Biayai Kuliah dari Nyanyi

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Chindy Karomah HOBI bernyanyi dimiliki Chindy Karomah sejak duduk dibangku kelas IV Sekolah Dasar (SD). Dari hobi itu, dia sempat mengikuti berbagai perlombaan. Dia kerap mengikuti lomba macapat hingga MTQ qiroah.  “Yang kerap mendapatkan juara di bidang MTQ, pernah mendapatkan juara saat SD dan SMA. Waktu itu, di sekolah tidak ada ekstrakurikuler band, sehingga saya […]

  • Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi. “Di Kabupaten […]

expand_less