Breaking News
light_mode

Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
  • visibility 288
Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor

Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional.

PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini tim dengan julukan Laskar Saridin ini telah memiliki official store sekaligus kafe dan kantor tim dengan nama perusahaan PT Laskar Saridin Pati ini.

Lokasinya di ruko depan SPBU Stadion Joyokusumo. Kehadiran official store sekaligus kafe dan kantor ini menjadi bagian dari upaya profesionalitas klub kebanggaan warga Bumi Mina Tani. Karena dengan status tim profesional, Persipa Pati tidak akan mendapat jatah dana APBD lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari murianews.com, Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto menjelaskan, manajemen nanti akan beraktivitas di tempat tersebut. Selain itu sebagai official store di tempat tersebut bakal menjadi pusat merchandise Persipa Pati.

“Para suporter bisa nongkrong di kafe tersebut dan juga membeli merchandise Persipa Pati ya di situ, suporter bisa ikut berkontribusi langsung untuk tim kesayangannya. Ini akan menambah pemasukan bagi tim,” ujar Joni Kurnianto.

” Saat ini kita juga telah intens menjalin komunikasi dengan kalangan pengusaha untuk membahas kerjasama dengan tim dalam mengarungi kompetisi Liga 2,” imbuhnya.

Gebrakan dari pengurus Persipa Pati patut diacungi jempol. Tidak banyak tim-tim yang mulai menyiapkan diri untuk menjadi profesional secara penuh. Salah satu pemasukan penting sebuah tim adalah dari penjualan merchandise asli, selain pemasukan dari tiket, maupun sponsor.

Pengurus sebuah tim profesionalitas perlu menggerakkan agar para suporter bisa mendapatkan merchandise asli, dimana ini menjadi salah satu dana segar untuk menjamin kelangsungan sebuah tim sepakbola.

Selain itu yang perlu diperhatikan pengurus adalah pemenuhan sarana dan prasarana yang menunjang dan representatif. Yang sangat penting adalah keberadaan stadion layak sebagai homebase. Saat ini Stadion Joyokusumo massih belum dipastikan layak menggelar pertandingan LIga 2 atau belum.

Disamping itu sebagai tim profesional sudah seharusnya tim Persipa Pati memiliki tempat latihan sendiri. Disinilah perlunya sebuah training ground sebagai pusat latihan tim. Tidak hanya untuk tim senior. Fasilitas training ground ini diharapkan bakal menjadi pusat pembinaan pemain muda khususnya warga Pati.

Pembibitan pemain muda bakal menjadi nilai lebih sebuah klub. Apalagi ketika pemain binaannya itu berhasil diorbitkan menjadi pemain-pemain bintang di liga nasional, bahkan bisa menjadi pemain timnas. (yan) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt. Bupati Pati: Satgas MBG Akan Pastikan SPPG Aman dan Sesuai Standar

    Plt. Bupati Pati: Satgas MBG Akan Pastikan SPPG Aman dan Sesuai Standar

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.881
    • 0Komentar

    PATI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi (MBG) akan melakukan pemeriksaan mendalam (sidak) terhadap Sarana Penyediaan Pangan untuk Gizi (SPPG) yang menjadi objek keluhan atau laporan dari masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada hari Jumat sore (6/2/2026), saat acara peresmian SPPG yang dikelola Yayasan Masda Putra Abadi di Desa […]

  • Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Fenomena pengkafiran terhadap sesama muslim, belakangan memang merebak. Hal ini berbeda jauh dengan cara dakwah para pendahulu. Orang dahulu sangat terbuka dan toleran. Dilihat dari jumlahnya, Islam sangat besar, akan tetapi dengan cara dikafir-kafirkan, justru akan mengurangi. Hal itu diungkapkan KH. Abdul Ghofur Maimoen dalam acara Ngaji Budaya Suluk Maleman, Sabtu […]

  • 90 Pejabat Dilantik, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima

    90 Pejabat Dilantik, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melantik 90 pejabat administrator dan pengawas pada Kamis malam (8/5/2025) di Pendopo Kabupaten Pati. Wakil Bupati, Sekda, para kepala dinas, dan camat dari seluruh Kabupaten Pati turut hadir dalam pelantikan tersebut. Pelantikan ini diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Anggota Komisi A DPRD Pati, Danu Ikhsan […]

  • Infrastruktur Dikebut, Wabup Pati Optimis Angka Kecelakaan Menurun

    Infrastruktur Dikebut, Wabup Pati Optimis Angka Kecelakaan Menurun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 679
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Candi di Mapolresta Pati, Senin (17/11/2025). Apel ini menandai kesiapan penguatan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Pati. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Chandra menyoroti pentingnya infrastruktur yang memadai sebagai faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Bagaimanapun juga ketersediaan infrastruktur […]

  • Danu Ikhsan Anak Buah Bambang Pacul Berhasil Melenting, dari Kades Menjadi Anggota DPRD Pati

    Danu Ikhsan Anak Buah Bambang Pacul Berhasil Melenting, dari Kades Menjadi Anggota DPRD Pati

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 151
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Harischandra, yang akrab disapa Danu, telah dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Pati pada Selasa, (27/8/2024). Ia terpilih sebagai wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Pati 1, yang meliputi Kecamatan Pati Kota, Tlogowungu, Margorejo, dan Gembong. Danu, yang berusia 32 tahun, merupakan mantan kepala desa Panjunan, […]

  • Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Ema Nur Fadlillah Ema Nur Fadlillah/DOKUMEN PRIBADI Sekarang ini banyak anak muda yang acuh dengan desanya. Namun berbeda dengan Ema Nur Fadlillah. Perempuan kelahiran Pati 6 September 1998 ini malah merasa terpanggil memerhatikan desanya sendiri. Ia merasa galau, jika anak muda enggan bangga dengan desanya. Untuk itu meskipun ia sekarang banyak berkegiatan di luar kota, […]

expand_less