Breaking News
light_mode

Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
  • visibility 791
Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor

Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional.

PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini tim dengan julukan Laskar Saridin ini telah memiliki official store sekaligus kafe dan kantor tim dengan nama perusahaan PT Laskar Saridin Pati ini.

Lokasinya di ruko depan SPBU Stadion Joyokusumo. Kehadiran official store sekaligus kafe dan kantor ini menjadi bagian dari upaya profesionalitas klub kebanggaan warga Bumi Mina Tani. Karena dengan status tim profesional, Persipa Pati tidak akan mendapat jatah dana APBD lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari murianews.com, Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto menjelaskan, manajemen nanti akan beraktivitas di tempat tersebut. Selain itu sebagai official store di tempat tersebut bakal menjadi pusat merchandise Persipa Pati.

“Para suporter bisa nongkrong di kafe tersebut dan juga membeli merchandise Persipa Pati ya di situ, suporter bisa ikut berkontribusi langsung untuk tim kesayangannya. Ini akan menambah pemasukan bagi tim,” ujar Joni Kurnianto.

” Saat ini kita juga telah intens menjalin komunikasi dengan kalangan pengusaha untuk membahas kerjasama dengan tim dalam mengarungi kompetisi Liga 2,” imbuhnya.

Gebrakan dari pengurus Persipa Pati patut diacungi jempol. Tidak banyak tim-tim yang mulai menyiapkan diri untuk menjadi profesional secara penuh. Salah satu pemasukan penting sebuah tim adalah dari penjualan merchandise asli, selain pemasukan dari tiket, maupun sponsor.

Pengurus sebuah tim profesionalitas perlu menggerakkan agar para suporter bisa mendapatkan merchandise asli, dimana ini menjadi salah satu dana segar untuk menjamin kelangsungan sebuah tim sepakbola.

Selain itu yang perlu diperhatikan pengurus adalah pemenuhan sarana dan prasarana yang menunjang dan representatif. Yang sangat penting adalah keberadaan stadion layak sebagai homebase. Saat ini Stadion Joyokusumo massih belum dipastikan layak menggelar pertandingan LIga 2 atau belum.

Disamping itu sebagai tim profesional sudah seharusnya tim Persipa Pati memiliki tempat latihan sendiri. Disinilah perlunya sebuah training ground sebagai pusat latihan tim. Tidak hanya untuk tim senior. Fasilitas training ground ini diharapkan bakal menjadi pusat pembinaan pemain muda khususnya warga Pati.

Pembibitan pemain muda bakal menjadi nilai lebih sebuah klub. Apalagi ketika pemain binaannya itu berhasil diorbitkan menjadi pemain-pemain bintang di liga nasional, bahkan bisa menjadi pemain timnas. (yan) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Kontingen Kabupaten Pati berhasil menyabet juara umum ketiga dalam rangka Popda SMA sederajat tingkat Jawa Tengah, yang digelar di Semarang 22 – 25 April lalu. Raihan 12 medali emas, 14 perak, dan 16 medali perunggu membuat kontingen Bumi Mina Tani bercokol di posisi ketiga. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sigit Hartoko melalui […]

  • Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    Pembahasan Perda CSR Mandek Tiga Tahun, DPRD Pati Tegaskan Pentingnya Aturan yang Jelas

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.924
    • 0Komentar

    PATI – Proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pati belum menemukan titik terang. Meskipun telah dibahas selama lebih dari tiga tahun, regulasi yang diharapkan menjadi landasan hukum pelaksanaan program tersebut masih terhenti karena belum tercapainya kesepahaman antara pihak DPRD dan […]

  • PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

    Kekeringan Parah PWI Pati Kirimkan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

  • Bawaslu Kabupaten Pati meminta keterangan terkait video viral kepala desa di Pati dukung bakal calon bupati dan gubernur.

    Bawaslu Pati Panggil Kepala Desa Usai Deklarasi Dukung Sudewo dan Ahmad Luthfi

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

      PATI – Video viral deklarasi para kepala desa di Pati untuk mendukung Sudewo dan Ahmad Luthfi berbuntut Panjang. Pada Senin (24/6) Bawaslu Kabupaten Pati, Jawa Tengah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, perihal dugaan pelanggaran para kepala desa itu. Ketua Bawaslu Pati Supriyanto mengaku sudah memanggil 3 orang, yaitu Ketua Umum Pasopati Pandoyo, kepala […]

  • Gambar macan tutul jawa di Gunung Muria dokumentasi Pemkab Kudus.

    Kabar Gembira: 14 Macan Tutul Jawa Masih Hidup di Hutan Gunung Muria

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 985
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabar menggembirakan datang dari kawasan Pegunungan Muria. Sebanyak 14 ekor macan tutul jawa (Panthera pardus melas), satwa karnivora langka dan dilindungi, diketahui masih menghuni hutan-hutan Gunung Muria yang membentang di wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Temuan ini disampaikan oleh Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), komunitas pelestari lingkungan yang digawangi oleh pemuda setempat. Melalui […]

  • Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    Perekonomian Jepara Masih Bertumpu Bisnis Furnitur Kayu

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    jepara.go.id JEPARA – Bisnis furnitur kayu diakui masih menjadi tumpuan perekonomian Jepara di pasar global. Hal itu dilihat dari komoditas produk furnitur kayu yang masih menduduki nilai ekspor tertinggi di Bumi Kartini ini. ”Saat ini tercatat terdapat 398 eksportir yang mengekspor produk furnitur kayu ke 111 negara tujuan,” papar Sekda Kabupaten Jepara, Solih saat menerima […]

expand_less