Breaking News
light_mode

Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
  • visibility 114
Rambu
Dibenahi, Sebulan Disosialisasi
Papan peringatan larangan melewati Jalan Juwana – Wedarijaksa untuk kendaraan berat seperti truk tronton di pertigaan Wedarijaksa.
Lingkar Muria, PATI
– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati bergerak cepat guna membenahi
rambu-rambu kelas jalan yang selama ini dilanggar truk besar seperti tronton.
Hal ini diupayakan dengan sejumlah pembenahan rambu sejak Jumat (26/1) lalu.
Kepala Dinas Perhubungan Tri
Haryama menuturkan, pihaknya memang berusaha segera melakukan perbaikan pada
kasus pelanggaran kelas jalan yang sering terjadi. Setelah perbaikan pada
rambu-rambu jalan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada supir truk selama
sebulan.
”Perbaikan sudah kami lakukan
sejak tanggal 26 lalu, kemudian setelah perbaikan itu, kami akan lakukan
sosialisasi. Baru kemudian tahap penindakan jika masih ada yang melanggar
rambu-rambu,” kata Tri Haryama kemarin.
Lebih lanjut, kata Tri Haryama,
saat ini tim nya dari Dishub sudah banyak yang berada di lapangan. Mereka melakukan
monitoring untuk memberikan sosialisasi bila masih ada truk besar yang
melanggar.
Kendaraan besar masih melintas

”Kami menerima laporan dari
masyarakat. Beberapa waktu yang lalu, memang masih ada beberapa truk tronton
yang masih melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa. Biasanya pukul 16.00 sampai
20.00. Kami malah senang jika ada masyarakat yang mau mengadukan hal demikian,
sehingga kami cepat bereaksi,” katanya lebih lanjut.
Sementara itu kebijakan
sosialisasi rambu kelas jalan ini dinilai tidak tepat. Seperti yang dilontarkan
anggota Komisi A DPRD Haryono. Menurutnya, sosialisasi ini tidak tepat. Sebab
rambu-rambu ini sudah lama ada di jalan tersebut.
”Kalau misalnya itu rambu-rambu
baru ya bisa disosialisasi, atau perubahan kelas jalan misalnya. Dari semula
kelas III berganti kelas I itu mungkin disosialisasi, namun ini kan sudah lama
ada rambu-rambunya,” terang Haryono.
Menurutnya, kalau demikian
harusnya langsung diberikan penindakan tegas bagi yang masih melanggar. Sebab
sampai sekarang, masih ada truk besar yang melebihi tonase masih saja melintasi
dengan santainya.
”Penyebab rusaknya jalan di sini
ya karena memang banyak kendaraan yang melanggar. Semestinya ini menjadi
perhatian, dan tindak tegas langsung bagi yang melanggar. Soal perlunya
sosialisasi apa dasar hukumnya,” tanya Haryono heran. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Terjun ke Jurang Sungai Desa Tempur, Penumpang Selamat

    Mobil Terjun ke Jurang Sungai Desa Tempur, Penumpang Selamat

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

      Mobil terjun bebas ke sungai Kaliombo Desa Tempur Jepara Musibah dialami sebuah mobil yang dikendarai warga Desa Sirahan. Karena rem blong, mobil tersebut nyungsep ke sungai, jurang sungai dengan jalan kira-kira sedalam 10-an meter lebih. Untungnya seluruh penumpang itu berhasil selamat.  JEPARA – Sebuah mobil berjenis city car terjun ke sungai Kali Ombo kawasan […]

  • Segera Daftarkan Kebudayaan Muria jadi Warisan Nasional

    Segera Daftarkan Kebudayaan Muria jadi Warisan Nasional

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

        Kegiatan monitoring dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Kampung Budaya Piji Wetan KUDUS – Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Kudus Roro Lilik Ngesti W, mengaku simpatik dengan apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat Kampung Budaya Piji Wetan Desa Lau. Rencananya ia akan mengajukan legalitas kebudayaan masyarakat Muria ini sebagai warisan nasional. “Termasuk kebutuhan […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Para Calon Bupati Sampaikan Visi Misi Sebaik-baiknya

    Ketua DPRD Pati Minta Para Calon Bupati Sampaikan Visi Misi Sebaik-baiknya

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menghimbau para calon kepala daerah di Pati untuk memanfaatkan masa kampanye dengan maksimal. “Kami berharap semua paslon dapat memanfaatkan masa kampanye ini untuk menyampaikan visi dan misi mereka dengan baik kepada masyarakat secara maksimal,” ujarnya. Menurut Ali, masa kampanye merupakan kesempatan bagi calon untuk menunjukkan komitmen mereka […]

  • Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

      Permainan agresif diperagakan para pemain Persipa Pati menghadapi Nusantara United/ DOKUMEN PERSIPA PATI  PATI – Pertandingan pertama seringkali membebani. Namun Persipa Pati berhasil lepas dari beban itu, karena di pertandingan pertamanya di Liga 2 Laskar Saridin berhasil membekuk tuan rumah Nusantara United dengan skor tipis 2-1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Kemenangan di […]

  • Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BOYOLALI – Persijap Jepara mengalahkan Persipa Pati 2-0 dalam laga playoff Liga 2 (17/1) di Stadion Kebogiro Boyolali. Hasil tersebut membuat tim Laskar Kalinyamat berhasil meraih hattrick kemenangan dan mengokohkan posisi di puncak klasemen grup C. Gol kemenangan Persijap Jepara dicetak oleh Irfan Afghoni di babak pertama pada menit ke-16, sedangkan gol kedua dicetak oleh […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.452
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kasus keracunan dalam rangkaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menunjukkan tren peningkatan. Baru-baru ini, sebanyak 803 penerima manfaat di Grobogan mengalami kondisi keracunan, di samping 433 kasus yang terjadi di Mojokerto. Kasus serupa juga pernah tercatat di Pekalongan. Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan target nol kasus keracunan untuk tahun ini, […]

expand_less