Breaking News
light_mode

Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 285

KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025).

Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan usaha yang sehat.

“Cukai besar tidak kita ubah, tetap seperti sebelumnya. Hanya untuk yang kecil-kecil, misalnya KIHT, masih kita kaji lebih lanjut apakah perlu ada kebijakan baru atau tidak,” jelasnya.

Pemerintah berupaya menarik industri rokok ilegal agar masuk ke jalur resmi, sehingga persaingan lebih adil dengan perusahaan besar.

“Tujuan kita jelas, yang ilegal-ilegal harus masuk industri legal. Dengan begitu, di pasar tidak ada lagi produk ilegal. Kalau masih ada yang berani main, kita sikat,” tegasnya.

Terkait usulan dari pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Kudus, untuk mendapatkan tambahan dana bagi hasil cukai, ia menyatakan bahwa hal ini akan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

Kabupaten Kudus mengajukan tambahan hingga Rp 1 triliun, namun keputusan final akan dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi nasional.

“Semua daerah minta tambahan bagi hasil. Kita lihat dulu kondisi keuangan negara. Kalau ekonomi tumbuh cepat, otomatis pajak, cukai, dan penerimaan negara meningkat. Itu bisa membuka peluang menambah distribusi ke daerah,” katanya.

Pemerintah telah menambah transfer ke daerah sebesar Rp 43 triliun pada tahun 2026 sesuai permintaan Kementerian Dalam Negeri.

“Sebagian program memang dipindahkan ke pemerintah daerah, sehingga tahun ini anggarannya mencapai Rp1.300 triliun. Tahun lalu hanya Rp 900 triliun, jadi ada kenaikan Rp 400 triliun. Net-netnya, seharusnya daerah tetap menerima lebih banyak meskipun kendali anggarannya tidak langsung di tangan pemda,” ujarnya.

Menteri Keuangan juga menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran rokok ilegal.

“Yang gelap-gelap itu harus kita hilangkan. Semua harus masuk ke jalur legal supaya persaingan sehat. Kalau masih ada rokok ilegal yang masuk pasar, jelas akan kita tindak. Bahkan peredaran dari luar negeri pun akan kita tutup semaksimal mungkin,” jelasnya.

Purbaya menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan cukai tidak hanya diukur dari besarannya, tetapi juga dari efektivitas implementasi dan pengawasan.

“Tidak ada yang sempurna. Tapi yang pasti, pengawasan akan lebih serius dan lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.987
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu. Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini. […]

  • Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Persit Kodim 0718/Pati menyalurkan dua tangki air bersih di desa yang mengalami musibah kekeringan. Penyaluran air bersih dilakukan di Desa Kebowan Kecamatan Winong Sabtu kemarin (1/9/2018). Beberapa anggota Persit yang berpakaian seragam khas serba hijau, tak canggung memegang selang air dari tangki yang berkapasitas 5000 liter tersebut. Mereka cekatan membantu warga sekitar […]

  • DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    PATI – Tingginya angka kebakaran di Kabupaten Pati mendorong DPRD Pati untuk mendesak pemerintah daerah agar menambah pos pemadam kebakaran di setiap eks kawedanan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Pati sementara, Ali Badrudin, yang menyatakan bahwa keberadaan pos damkar di setiap eks kawedanan akan mempercepat waktu respons dan membantu memadamkan api lebih cepat jika […]

  • DPRD Kabupaten Pati Tekan Peningkatan Fasilitas di RSUD Pemerintah

    DPRD Kabupaten Pati Tekan Peningkatan Fasilitas di RSUD Pemerintah

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Didin Hasanudin, mendesak peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit milik pemerintah, khususnya RSUD RAA Soewondo, agar tidak kalah dengan rumah sakit swasta. “Kita memang mengharapkan pelayanan semakin baik. Dalam rapat-rapat bersama RSUD kita juga sering mengingatkan, sering mengevaluasi kinerja RSUD RAA Soewondo khususnya,” jelas Didin. Ia menekankan perlunya evaluasi […]

  • Pertajam Lima Quick Win, Menuju Kota Pintar Pati

    Pertajam Lima Quick Win, Menuju Kota Pintar Pati

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Persiapan Kabupaten Pati menjadi smart city terus digenjot. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknik (bintek). Rabu (27/9/2018) kemarin, bintek ketiga digelar untuk merumuskan dan mempertajam lima quick win. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Indriyanto mengungkapkan, di bintek sebelumnya pembahasan lebih kepada permasalahan infrastruktur dan kesiapan dalam penerapan smart city. Sementra di bintek ketiga […]

  • DPRD Pati Dorong Perbaikan Distribusi Agar Pupuk Tepat Waktu

    DPRD Pati Dorong Perbaikan Distribusi Agar Pupuk Tepat Waktu

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.517
    • 0Komentar

    PATI – Isu sulitnya akses pupuk subsidi kembali menjadi sorotan serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Kendala ini dinilai masih menjadi masalah klasik yang hingga kini belum menemukan titik terang secara maksimal. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dan aduan dari para petani terkait kelangkaan pupuk […]

expand_less