Breaking News
light_mode

Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 1 Des 2020
  • visibility 125

 

Beragam motif batik Jepara dipamerkan

Bupati
Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara.

Penghargaan
diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT)
Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di
Pendopo Kartini Jepara. Selain Dian Kristiandi, penghargaan juga diberikan
kepada pemerhati batik Jepara Hadi Priyanto, dan perajin batik Suyanti Jatmiko.

Bupati
Jepara Dian Kristiandi menyampaikan jika perhatian Pemkab Jepara terhadap
keberadaan batik lokal Jepara bukan untuk meraih penghargaan. Melainkan
substansinya untuk melestarikan dan mengembangkan batik Jepara sebagai sebuah
warisan budaya agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita
jangan sampai menolak masuknya seni dan budaya asing selama tidak menggantikan
atau mematikan seni dan budaya lokal. Justru jadikan kesempatan itu untuk
memperkuat kualitas dan memperkaya ragam dari batik Jepara itu sendiri,” kata
Bupati Andi.

Andi
menambahkan, saat ini batik Jepara mengalami perkembangan yang sangat baik. Hal
ini dapat dilihat dari jumlah perajin batik di Jepara yang terus bertambah.
Beragam motif khas Jepara juga terus dilahirkan oleh para perajin batik
tersebut.

“Pengembangan
kearifan lokal melalui batik ini juga menjadi salah satu upaya kita untuk
meningkatkan ketahanan budaya di tengah kompleksitas dampak modernisasi dan
globalisasi yang tak dapat kita hindari,” jelasnya.

Sementara
itu, Alamsyah mengatakan, agenda yang diusung dalam kegiatan ini adalah
pemberian penghargaan kepada pribadi selaku individu atau yang memegang
jabatan, yang oleh peneliti dipandang mempunyai kontribusi terkait dengan batik
motif lokal Jepara.

Penghargaan
ini didasarkan riset selama 3 tahun melalui Penelitian Terapan Unggulan
perguruan Tinggi (PTUPT) dibawah naungan LPPM Undip Semarang.

“Kami
memandang bupati Jepara Dian Kristiandi, berdasarkan pengamatan dan interaksi
kami yang diukur dari komitmen terhadap industri kreatif batik cukup baik.
Sehingga layak untuk mendapatkan penghargaan ini,” kata Alamsyah.

Peran
ini menunjukkan bentuk implementasi dari Rencana pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) selama masa jabatan bupati. Dari interaksi yang dilakukan
peneliti, ada upaya sungguh-sungguh dari bupati untuk memajukan industri
kreatif batik sebagai identitas lokal Jepara, di tengah meredupnya kemampuan
mengukir masyarakat Jepara.

“Kami
percaya perhatian beliau terhadap perkembangan batik motif lokal Jepara akan
semakin meningkat,” katanya. (arf)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 61 Desa di Pati Pastikan Ikuti Pilkades Serentak Tahap Kedua 2018

    61 Desa di Pati Pastikan Ikuti Pilkades Serentak Tahap Kedua 2018

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUMBER : ISTIMEWA PATI – Desa peserta pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang kedua mengalami penambahan. Dari semula 55 desa yang mengikuti pilkades serentak, kini bertambah menjadi 61 desa. Jumlah tersebut menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Kecuali Kecamatan Batangan. Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Pati melalui Kasubbag Tata Pemerintahan Desa Indah Febriana mengungkapkan, penambahan […]

  • LIGA 1 : Rumor Kedatangan Pelatih Asing Persijap Jepara Semakin Kuat, Sosoknya Berpengalaman di Liga Asia

    LIGA 1 : Rumor Kedatangan Pelatih Asing Persijap Jepara Semakin Kuat, Sosoknya Berpengalaman di Liga Asia

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 170
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Rumor kedatangan pelatih asing yang akan menukangi tim Persijap Jepara di Liga 1 musim 2025/2026 semakin kuat. Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat memberikan sinyal-sinyal bakal menggunakan pelatih asing di Liga 1 nantinya. Hal itu terungkap saat menjadi tamu dalam program podcast Bincang Bola by Akmal Marhali di saluran youtube. Namun Iqbal […]

  • Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Kemeriahan perayaan tahun baru Imlek 2569 ditandai dengan dibukanya pasar imlek di kawasan Kelenteng Hok Tik Bio Sabtu (10/2/18) sore kemarin. Puluhan stan pedagang memenuhi kawasan pecinan mulai dari Jalan Thamrin dan juga Jalan Setiabudi. Ketua Kelenteng Hok Tik Bio, Edy Siswanto menuturkan, kemeriahan tahun baru imlek ini tak lagi menjadi […]

  • Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    MAGELANG – Pertandingan antara Persipa Pati dan Nusantara Lampung FC dalam ajang Liga Nusantara musim 2025-2026 berakhir tanpa pemenang, dengan skor akhir 0-0. Pertandingan yang digelar pada Kamis (11/12/2025) pukul 19.00 WIB di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, menunjukkan perjuangan kedua tim untuk mengoleksi poin. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Pelatih Persipa Pati, Eduard Tjong, mengungkapkan apresiasi […]

  • Kabupaten Pati Raih Prestasi Ekonomi Kerakyatan, Gandeng Vicky Prasetyo untuk Hari Jadi

    Kabupaten Pati Raih Prestasi Ekonomi Kerakyatan, Gandeng Vicky Prasetyo untuk Hari Jadi

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Bupati Pati, Sudewo, Senin (9/6) malam, menyerahkan badan hukum Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih kepada perwakilan tiga desa. Keberhasilan ini menjadikan Pati sebagai kabupaten tercepat di Indonesia dalam pembentukan Kopdes, dengan 100% dari 406 desa telah terbentuk. Puncaknya, Sudewo juga menandatangani Nota Kesepahaman […]

  • Kopi Pati yang Mencuri Hati

    Kopi Pati yang Mencuri Hati

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tumbuh di lereng Pegunungan Muria bagian timur, biji-biji kopi Pati disebut memiliki keistimewaan tersendiri. Kehadiran pabrik kopi Jollong milik Belanda menjadi bukti nyata. Kopi dari Kabupaten Pati tidak kalah nikmatnya. Produk kopi telah menjadi komoditas andalan di Bumi Mina Tani. Kabupaten Pati memiliki lahan kopi yang cukup luas, sekitar 2.000 hektare. Per tahun kapasitas produksinya […]

expand_less