Breaking News
light_mode

Pilih Ketua OSIS, SMK Negeri 1 Cluwak Gunakan Aplikasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
  • visibility 235
canggih pemilihan ketua osis melalui aplikasi berbasis android
Proses pemilihan ketua osis melalui aplikasi 

PATI – Langkah maju dilakukan SMK
Negeri 1 Cluwak, Pati. Hal itu ditandai dengan penggunaan sebuah aplikasi yang
diberi nama “E-Pilkasis”, sebagai sarana mencoblos calon ketua osis secara
online.

Aplikasi tersebut berbasis android.
Berbeda dengan pemilihan ketua osis pada tahun sebelumnya, yang menggunakan
sistem pencoblosan secara manual. Pada tahun ini, pemilihan ketua Osis periode
2019-2020 itu menggunakan sistem elektronik dan memanfaatkan internet.

Tidak butuh waktu lama, hanya
dengan  satu sampai tiga menit saja, para
siswa bisa memilih calon pemimpinnya. Pemilihan diawali dengan cek nama siswa
di tiap kelas, dengan membubuhkan tanda tangan sebagai tanda telah mengikuti.
Para siswa diarahkan untuk masuk ke bilik komputer untuk menggunakan hak
pilihnya.

“Lalu siswa mencelupkan
jarinya ke tinta sebagai tanda sudah memilih,” terang Aris Budiyono,
Kepala SMKN 1 Cluwak.

Setiap suara yang masuk kedalam
gawai, langsung terhubung pada laptop server yang secara instan menunjukkan
hasil perhitungan suara dalam bentuk tabulasi presentase, diagram, grafik
maupun angka secara otomatis.

“Dengan penggunaan E-Pilkasis
ini, siswa juga senang karena ringkas. Tidak perlu menghitung manual suara sah.
Semua suara masuk sah,” sebut Aris.

Pihaknya menjelaskan, dengan
diterapkannya E-Pilkasis ini merupakan upaya pihak sekolah guna melatih siswa
memilih secara Luber dan Jurdil sesuai pilihan masing-masing.

“Kita mencoba untuk memulai
E-Pilkasis. Ternyata jauh lebih ringkas dan irit biaya. Dan mengajari literasi
teknologi secara tidak langsung kepada warga sekolah,” ungkapnya.

Yang tidak kalah menarik katanya
dalam pelaksanaan Pilkasis ini, siswa yang tidak memiliki tugas di luar, yakni
praktik magang di beberapa perusahaan, tidak perlu repot-repot untuk datang ke
sekolah dalam menyuarakan hak pilihnya.

“Siswa yang lagi magang di
luar, dengan penerapan E-Pilkasis ini, bisa juga ikut memilih tanpa perlu
meninggalkan tugasnya. Karena mereka bisa memilih lewat android. Di mana, dari
pihak panitia mengirimkan nomor pasword untuk mengakses, kemudian tinggal
memilih calon sesuai hati nurani,” paparnya. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Obor Desa Tegalsambi Jepara. (DOK HUMAS JATENG)

    Kobar Api Perang Obor : Tradisi Unik Tegalsambi Jepara yang Terus Menyala

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9.706
    • 0Komentar

    JEPARA – Malam itu, langit Desa Tegalsambi di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, seolah menyala. Kobaran api berputar di udara, memercikkan bara ke segala arah, sementara ribuan pasang mata terpaku menyaksikan ritual yang telah diwariskan lintas generasi: Perang Obor. Senin (25/5/2026), tradisi sakral itu tampil berbeda. Tidak hanya api yang menari di tengah jalan desa, tetapi […]

  • Kopdar Miniatur Kapal Ramaikan Sedekah Laut di Juwana

    Kopdar Miniatur Kapal Ramaikan Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Miniatur kapal nelayan di Desa Bendar Kecamatan Juwana Pati PATI – Kemeriahan sedekah laut di Juwana ditambah dengan kegiatan kopdar puluhan miniature kapal. Kegiatan ini digelar di Desa Bendar Kecamatan Juwana. Ada puluhan miniature kapal. Tidak hanya kapal penangkap ikan saja, tetapi juga terlihat kapal tempur, pesiar, bahkan thousand sunny go yang merupakan kapal bajak […]

  • Pahlawan Ikhlas di Panggung Teater SMKN Jawa Tengah

    Pahlawan Ikhlas di Panggung Teater SMKN Jawa Tengah

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Pahlawan tanpa tanda jasa  Tidak sedikit pahlawan yang tak ingin dikenal. Mereka lebih senang tak diperhitungkan. Karena sudah benar sejak niatnya. Menjadi orang berguna yang tulus dan ikhlas saja. PATI – Gedung SMKN Jawa Tengah disulap menjadi panggung teater. Ada pemakaman umum di pinggir jalan desa. Pencahayaan lampu panggung yang menyorot sebuah makam membuat suasana […]

  • Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih calon pemimpin. “Pemilihan bupati bukan hanya sekadar memilih, tetapi juga menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, masyarakat harus benar-benar memahami visi dan misi masing-masing calon,” tegas politisi yang akrab disapa Mas […]

  • Sosok Super Kinyun, Bermain Konsisten Antarkan Persijap Jepara Raih Kemenangan

    Sosok Super Kinyun, Bermain Konsisten Antarkan Persijap Jepara Raih Kemenangan

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kembali meraih kemenangan penting saat berjumpa dengan Sulut United (12/1), Persijap berhasil menang 3 – 1 atas Sulut United yang bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Klabat Manado. Kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain Persijap Jepara sepanjang pertandingan berlangsung. Salah satu pemain yang tampil bagus adalah Rizki Hidayat, […]

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

expand_less