Breaking News
light_mode

Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
  • visibility 144

Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo


Persijap Jepara gagal memang
melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa”
saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism
Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG
Pati.

SOLO – Persijap Jepara harus puas
berbagi angka saat bersua dengan Hizbul Wathan FC, Senin (27/9/2021) dalam
ajang Liga 2 di Stadion Manahan Solo.  Pertandingan
pertama bagi kedua tim itu berakhir dengan skor 1-1.

Hasil ini patut disayangkan. Karena
Persijap Jepara sudah unggul jumlah pemain. Pada menit ke-62, pemain HWFC
diusir dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua, dia adalah Achmad
Bachtiar.

“Setelah kita unggul di
babak pertama 1 – 0, malah kecolongan pada babak kedua. Sebenarnya ada dua kali
gol kami dicurangi dengan dianulirnya gol Putra dan Iqmal. Ini termasuk yang
membuat mental pemain langsung menurun,” jelas headcoach Persijap Jepara
Jaya Hartono.

Selain itu juga, menurutnya ada
aturan pergantian pemain yang aneh dalam pertandingan ini. ” Pergantian
pemain ini kan sebuah strategi pelatih. Karena dari tiap menit ke menit kita
selalu amati permainan. Eeh ini ada aturan pergantian dibatasi babak pertama 2
pergantian, babak kedua 3 pergantian pemain,” terang Jaya dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Namun menurut Jaya evaluasi tetap
dikakukan agar saat unggul tidak kecolongan dengan mudah dan disiapkan
antisipasinya.

Pertandingan babak pertama pada
sepuluh menit awal lawan mencoba menekan Persijap. Namun selepas itu Persijap
mulai memegang kendali permainan. Menit ke-14 Crah Angger mencetak gol . Unggul
gol Persijap terus menguasai permainan. Hasil 1-0 ini bertahan sampai paruh
waktu selesai.

Memasuki babak kedua Persijap
terus menekan dengan dengan memanfaatkan lebar lapangan. HWFC mulai keteteran
terbukti dengan dikartu merahnya Achmad Bachtiar pada menit ke- 62 setelah
menerima kartu kuning kedua. Unggul pemain Persijap terus menggempur pertahanan
HWFC, namun malapetaka datang Laskar Kalinyamat harus kebobolan lewat aksi Bayu
Arfian pada menit ke-66. Hasil 1-1 ini bertahan sampai peluit panjang
dibunyikan. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.589
    • 0Komentar

    PATI – Sejak Jumat (9/1/2026), Kabupaten Pati dilanda serangkaian bencana mulai dari banjir hingga tanah longsor. Hingga saat ini, puluhan desa di wilayah Bumi Mina Tani masih terdampak oleh bencana hidrometeorologi tersebut. Kondisi tersebut menggerakkan hati siswa-siswi Yayasan As-Salafiyah Lahar, Kecamatan Tlogowungu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pada Kamis (15/1/2026), saat acara peringatan Isra […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menerima kunjungan tim dari Undip Semarang.

    Undip Jajaki Beasiswa Penuh dan Pembukaan Kampus di Pati

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.940
    • 0Komentar

      PATI – Universitas Diponegoro (Undip) membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati terkait penyediaan beasiswa penuh bagi warga kurang mampu serta rencana pengembangan kampus di daerah. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dan Direktur Akademik Undip, Siswo Sumardiono, di Pendopo Kabupaten Pati. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan fokus […]

  • Cerita Jurnalis Pati Identitasnya Dicatut jadi Anggota Parpol

    Cerita Jurnalis Pati Identitasnya Dicatut jadi Anggota Parpol

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Partisipasi aktif Angga dan Umar melaporkan pencatutan identitasnya sebagaia anggota parpol di KPU Pati Dua orang yang berprofesi sebagai jurnalis di Pati ngadu ke KPU. Sebab NIK dan namanya dicatut sebagai anggota partai politik. Keduanya tidak terima akan hal tersebut.  PATI  – Dua orang jurnalis media onlien itu bernama Angga Saputra dan Umar Hanafi. Hal […]

  • Mega Bintang Berdatangan Liga Arab Saudi Makin Seksi

    Mega Bintang Berdatangan Liga Arab Saudi Makin Seksi

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Karim Benzema/INSTAGRAM  Sejumlah pemain dari liga elite Eropa berdatangan ke Liga Arab Saudi. Salah seorang sumber mengungkap, jika otoritas Arab Saudi ingin membuat kompetisi sepak bola mereka lebih kompetitif sehingga mampu meningkatkan kualitas klub JAKARTA – Kompetisi sepak bola tertinggi di Arab Saudi semakin mendapat banyak sorotan. Setelah Al Nasr merekrut Cristiano Ronaldo pada Desember […]

  • Plt Bupati Pati saat menghadiri acara ulang tahun PDAM Pati.

    Peringatan HUT ke-34, Perumda Tirta Bening Dorong Percepatan Inovasi Layanan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23.945
    • 0Komentar

    PATI – Perumda Air Minum Tirta Bening Pati memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-34 untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih dan mempercepat inovasi guna menghadapi tuntutan kebutuhan masyarakat. Peringatan yang berlangsung di kantor setempat pada hari ini digelar sederhana namun sarat refleksi atas perjalanan panjang perusahaan daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, jajaran […]

  • Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Ariska Elviyana Berlibur selalu menjadi agenda wajib Ariska Elviyana. Apalagi perempuan kelahiran Pati, 12 April 1999 ini sudah mulai bekerja. Kesibukan pekerjaan itulah yang menjadikan alasan berlibur selalu menjadi agenda wajib. Berlibur bagi Ariska merupakan caranya menyegarkan pikiran. ”Penat kerja ya mesti berlibur, itu wajib. Bahkan sejak sekolah dulu, ketika penat menghadapi berbagai macam mata […]

expand_less