Breaking News
light_mode

Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
  • visibility 48

Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo


Persijap Jepara gagal memang
melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa”
saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism
Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG
Pati.

SOLO – Persijap Jepara harus puas
berbagi angka saat bersua dengan Hizbul Wathan FC, Senin (27/9/2021) dalam
ajang Liga 2 di Stadion Manahan Solo.  Pertandingan
pertama bagi kedua tim itu berakhir dengan skor 1-1.

Hasil ini patut disayangkan. Karena
Persijap Jepara sudah unggul jumlah pemain. Pada menit ke-62, pemain HWFC
diusir dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua, dia adalah Achmad
Bachtiar.

“Setelah kita unggul di
babak pertama 1 – 0, malah kecolongan pada babak kedua. Sebenarnya ada dua kali
gol kami dicurangi dengan dianulirnya gol Putra dan Iqmal. Ini termasuk yang
membuat mental pemain langsung menurun,” jelas headcoach Persijap Jepara
Jaya Hartono.

Selain itu juga, menurutnya ada
aturan pergantian pemain yang aneh dalam pertandingan ini. ” Pergantian
pemain ini kan sebuah strategi pelatih. Karena dari tiap menit ke menit kita
selalu amati permainan. Eeh ini ada aturan pergantian dibatasi babak pertama 2
pergantian, babak kedua 3 pergantian pemain,” terang Jaya dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Namun menurut Jaya evaluasi tetap
dikakukan agar saat unggul tidak kecolongan dengan mudah dan disiapkan
antisipasinya.

Pertandingan babak pertama pada
sepuluh menit awal lawan mencoba menekan Persijap. Namun selepas itu Persijap
mulai memegang kendali permainan. Menit ke-14 Crah Angger mencetak gol . Unggul
gol Persijap terus menguasai permainan. Hasil 1-0 ini bertahan sampai paruh
waktu selesai.

Memasuki babak kedua Persijap
terus menekan dengan dengan memanfaatkan lebar lapangan. HWFC mulai keteteran
terbukti dengan dikartu merahnya Achmad Bachtiar pada menit ke- 62 setelah
menerima kartu kuning kedua. Unggul pemain Persijap terus menggempur pertahanan
HWFC, namun malapetaka datang Laskar Kalinyamat harus kebobolan lewat aksi Bayu
Arfian pada menit ke-66. Hasil 1-1 ini bertahan sampai peluit panjang
dibunyikan. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2020, Jepara Fokus Bangun Empat Sektor, Perpustakaan Juga Penting

    Tahun 2020, Jepara Fokus Bangun Empat Sektor, Perpustakaan Juga Penting

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat JEPARA – Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jepara tahun 2020, memprioritaskan pada empat sektor pembangunan. Diantaranya infrastruktur, kepariwisataan, pendidikan dan kesehatan. Hal ini disampaikan Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi, saat rapat akhir RKPD, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jepara, Rabu (29/5/2019), di kantornya. Hadir […]

  • Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    Wacana Taman Hutan Raya Muria Menguat: Benteng Konservasi dan Pusat Ekonomi Hijau Masa Depan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 714
    • 0Komentar

    KUDUS – Wacana perubahan kawasan hutan Muria menjadi Taman Hutan Raya (TAHURA) semakin menguat, didorong oleh berbagai alasan untuk melestarikan ekosistem Gunung Muria. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi bersama Tim Terpadu Kementerian Kehutanan. Gunung Muria, yang terletak di bagian utara Jawa Tengah, menghadapi berbagai permasalahan ekologis yang […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam menggarap sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dalam sebuah pernyataan resmi. Muslihan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah diharapkan tidak […]

  • BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi. PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku sangat […]

  • Ilustrasi freepik 

    Kabar Gembira Dana Desa Naik Sampai 2 Miliar

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik JAKARTA – Angin segar bagi pembangunan desa agar lebih baik lagi, sebab DPR dalam rapat badan legislasi revisi UU Desa telah disepakati kenaikan dana desa menjadi 20 persen. Sehingga tiap desa nantinya bisa mendapat dana desa sampai 2 miliar. Diketahui Rapat Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa […]

  • Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi. “Di Kabupaten […]

expand_less