Breaking News
light_mode

Laga Perdana yang Sulit Bagi Persijap Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
  • visibility 257

Persijap Jepara meraih hasil seri saat menghadapi HWFC di Stadion Manahan Solo


Persijap Jepara gagal memang
melawan Hizbul Wathan FC. Peluang tiga poin gagal diambil dari tim “biasa-biasa”
saja ini. Harusnya laga perdana ini mendapat hasil positif. Sebagai bekal optimism
Persijap berhadapan dengan tim-tim bertabur bintang seperti Persis Solo dan PSG
Pati.

SOLO – Persijap Jepara harus puas
berbagi angka saat bersua dengan Hizbul Wathan FC, Senin (27/9/2021) dalam
ajang Liga 2 di Stadion Manahan Solo.  Pertandingan
pertama bagi kedua tim itu berakhir dengan skor 1-1.

Hasil ini patut disayangkan. Karena
Persijap Jepara sudah unggul jumlah pemain. Pada menit ke-62, pemain HWFC
diusir dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua, dia adalah Achmad
Bachtiar.

“Setelah kita unggul di
babak pertama 1 – 0, malah kecolongan pada babak kedua. Sebenarnya ada dua kali
gol kami dicurangi dengan dianulirnya gol Putra dan Iqmal. Ini termasuk yang
membuat mental pemain langsung menurun,” jelas headcoach Persijap Jepara
Jaya Hartono.

Selain itu juga, menurutnya ada
aturan pergantian pemain yang aneh dalam pertandingan ini. ” Pergantian
pemain ini kan sebuah strategi pelatih. Karena dari tiap menit ke menit kita
selalu amati permainan. Eeh ini ada aturan pergantian dibatasi babak pertama 2
pergantian, babak kedua 3 pergantian pemain,” terang Jaya dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Namun menurut Jaya evaluasi tetap
dikakukan agar saat unggul tidak kecolongan dengan mudah dan disiapkan
antisipasinya.

Pertandingan babak pertama pada
sepuluh menit awal lawan mencoba menekan Persijap. Namun selepas itu Persijap
mulai memegang kendali permainan. Menit ke-14 Crah Angger mencetak gol . Unggul
gol Persijap terus menguasai permainan. Hasil 1-0 ini bertahan sampai paruh
waktu selesai.

Memasuki babak kedua Persijap
terus menekan dengan dengan memanfaatkan lebar lapangan. HWFC mulai keteteran
terbukti dengan dikartu merahnya Achmad Bachtiar pada menit ke- 62 setelah
menerima kartu kuning kedua. Unggul pemain Persijap terus menggempur pertahanan
HWFC, namun malapetaka datang Laskar Kalinyamat harus kebobolan lewat aksi Bayu
Arfian pada menit ke-66. Hasil 1-1 ini bertahan sampai peluit panjang
dibunyikan. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Kudus Eko Djumartono.

    Sederet PR untuk Eko Djumartono Sekda Kudus Baru, Usai Dilantik Bupati Sam’ani Intakoris 

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 4.036
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, didampingi Wakil Bupati Bellinda Birton, resmi melantik Eko Djumartono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus dalam upacara yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (1/4/2026). Pengisian jabatan strategis ini dilakukan untuk memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah tantangan ekonomi dan dinamika global yang turut berdampak […]

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 394
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menjelaskan bahwa pokok-pokok pikiran tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen. “DPRD Kabupaten Pati […]

  • Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, menekankan pentingnya pelestarian nasi gandul, kuliner khas Pati. Ia menyoroti potensi inovasi seperti kemasan sarden yang memungkinkan nasi gandul dibawa kemana-mana, seperti yang telah dilakukan oleh Bumdes Desa Gajahmati. “Inovasi seperti itu sudah bagus, hanya saja kurangnya pemasaran,” ujar Danu. Ia menyarankan agar […]

  • Daftar Kemeriahan HUT Kudus Tahun 2023

    Daftar Kemeriahan HUT Kudus Tahun 2023

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Logo HUT Kudus tahun 2023/Disbudpar Kudus KUDUS – Dalam rangka memeriahkan ulang tahun ke -474 Kabupaten Kudus, berbagai kegiatan hiburan digelar untuk masyarakat. Acara hiburan berlangsung selama satu bulan penuh di bulan September tahun 2023 ini. Berikut daftar hiburan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kudus. 1. Wayang Klitik tanggal 2 September 2023 jam 19.40 di […]

  • Rekomendasi Takjil Buka Puasa Kegemaran Masyarakat Indonesia

    Rekomendasi Takjil Buka Puasa Kegemaran Masyarakat Indonesia

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.689
    • 0Komentar

    KULINER – Takjil bukan hanya sekadar pembuka puasa, tetapi juga sumber energi awal sebelum menyantap hidangan utama. Mulai dari es buah, kolak, hingga gorengan, semua bisa menjadi pilihan sesuai selera. Yang terpenting, konsumsi dengan bijak agar tubuh tetap sehat selama Ramadan. Berikut ini tiga rekomendasi takjil buka puasa yang menjadi kegemaran masyarakat Indonesia. 1. Es […]

  • Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    Bupati Haryanto ; Perpustakaan Masih Terpinggirkan

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Perpustakaan sejatinya memiliki peranan penting. Sayangnya hingga sekarang, perpustakaan masih banyak dikesampingkan. Tak banyak yang meliriknya. Bahkan dalam tata pembangunan, para pejabat sering melupakan. ”Seringkali para pejabat ini mengesampingkan perpustakaan. Lebih banyak memerhatikan pembangunan infrastrukturnya fisik,” kata Bupati Pati Haryanto saat membuka kegiatan Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di provinsi dan Kabupaten Tahun 2019, […]

expand_less