Breaking News
light_mode

Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
  • visibility 148

Persijap Jepara kembali mengeluarkan gebrakan baru di kancah
persepakbolaan nasional. Tim asal Jepara tersebut menggandeng sebuah aplikasi
yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan.

Aplikasi yang dimaksud adalah Y-WASTE yang dapat diunduh dalam platform Android maupun IOS.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminimalisir limbah makanan yang
mereka miliki.

Selain masyarakat umum, aplikasi itu juga bisa digunakan
oleh para pelaku usaha di bidang kuliner. Mereka bisa memanfaatkan aplikasi itu
agar makanan yanh tersisa tidak terbuang secara sia-sia.

Intinya dengan aplikasi itu, makanan sisa yang seharusnya
menjadi limbah, bisa menjadi hal yang bermanfaat bagi orang lain terutama orang
yang tidak mampu. Aplikasi tersebut melalui Sumber Daya Manusia yang dimiliki
akan mendistribusikan makanan yang tidak tetkonsumsi itu untuk dibagikan kepada
orang yang membutuhkan.

Dalam operasionalnya di Indonesia, salah satu aplikasi
terbaik di IOS tersebut menggandeng Foodbank Of Indonesia. Sebuah lembaga yang
bergerak di bidang sosial yang menjadi jembatan antara masyarakat yang
kekurangan makanan dan masyarakat yang kelebihan makanan.

Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengatakan
kerjasama dengan Aplikasi itu sudah berlangsung sejak awal tahun lalu. Ia
berharap adanya kerjasama tersebut nantinya bakal berdampak baik bagi
masyarakat kurang mampu yang ada di Indonesia.
Menurutnya kerjasama itu merupakan bagian dari kampanye yang
dilakukan oleh Persijap Jepara dalam bidang lingkungan. Saat ini klub sepakbola
di Indonesia masih jarang yang peduli dengan lingkungan, namun hal tersebut
tidak berlaku bagi tim kebanggaan warga Jepara itu.

“Intinya kami akan aktif berkampanye memerangi limbah
makanan melalui sepakbola, serta mendukung pendistribusiannya melalui aplikasi
yang ada,” ucap Esti.

Ia berharap ke depan, makin banyak masyarakat yang
menggunakan aplikasi tersebut. Dengan seperti itu nantinya limbah makanan di
Indonesia akan semakin sedikit dan tidak akan ada lagi Masyarakat yang
kelaparan. (Persijap Jepara/hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 168
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam menggarap sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dalam sebuah pernyataan resmi. Muslihan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah diharapkan tidak […]

  • Tilik Pasar Rakyat Jekulo Bupati Hartopo Dukung Pelaku UMKM

    Tilik Pasar Rakyat Jekulo Bupati Hartopo Dukung Pelaku UMKM

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

       Bupati Kudus Hartopo meninjau pameran UMKM di Jekulo UMKM lokal Kudus terus mendapat perhatian serius dari Bupati Hartopo. UMKM diharapkan terus menggali potensi lokalnya. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mengunjungi pelaksanaan Pasar Rakyat Jekulo, Sabtu (12/11/2022) malam di Lapangan Desa Klaling, Jekulo. Hartopo meninjau setiap stand UMKM yang mengikuti pameran tersebut. Bupati Hartopo menyambangi […]

  • Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PATI – Sekolah Luar Biasa Kabupaten Pati menggelar pesantren kilat (sanlat). Hal itu dilakukannya sebagaoi langkah untuk pemantapan karakter anak-anak yang notabene berkebutuhan khusus tersebut. Acara sanlat selama dua hari. Mulai tanggal 5 – 6 Juni 2018. dalam rangka memaksimalkan kegiatan di bulan Ramadan. Pesertanya dari dua sekolah. SLB Negeri dan Yayasan Bina Citra. Ketua […]

  • Bertengger di Dasar Klasemen, Persipa Pati Siap Tampil Terbaik di Markas Persekat Tegal

    Bertengger di Dasar Klasemen, Persipa Pati Siap Tampil Terbaik di Markas Persekat Tegal

    • calendar_month Ming, 26 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 108
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pasca kekalahan melawan PSCS Cilacap yang membuat posisi Persipa Pati berada di dasar klasemen, tim yang berjuluk “Laskar Saridin” tersebut melakukan persiapan serius jelang laga tandang menghadapi Persekat Tegal. Jan Saragih pelatih Persipa Pati mengungkapkan, timnya saat ini sudah bersiap secara keseluruhan dan melakukan training di Stadion Mochtar Pemalang. “Mudah-mudahan kita dapat mengeluarkan […]

  • Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah di tepi jalan atau sungai masih menjadi pemandangan umum di Kabupaten Pati. Ali mencontohkan bencana banjir bandang yang kerap melanda Kabupaten Pati. Salah satu penyebabnya adalah tumpukan sampah yang […]

expand_less