Breaking News
light_mode

Perisai Demokrasi Bangsa Hadir untuk Pantau Pemilu 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 30 Apr 2023
  • visibility 94
Launching lembaga pemantau pemilu 2024

Para kader muda bangsa membentuk
Perisai Demokrasi Bangsa. Ini adalah lembaga pemantau pemilu, yang siap menjaga
demokrasi sekaligus memastikan Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil.

SEMARANG – Perisai Demokrasi
Bangsa didirkan para kader muda jebolan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif
(SKPP) dan Pendidikan Pemantau Partisipatif 
(P2P) Bawaslu Jawa Tengah dengan peserta yang tersebar di 29
Kabupaten/Kota. Di tangan para kader muda inilah harapan pemilu bisa
berlangsung dengan jujur dan adil.

Ketua Perisai Demokrasi Bangsa,
Rikza Hasballa menjelaskan, bahwa kesuksesan Pemilu ini harus didukung oleh
kesadaran bersama untuk mengawal demokrasi dan memilih pemimpin yang memiliki
integritas serta komitmen untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perisai Demokrasi Bangsa
hadir untuk mewadahi para anak muda yang memiliki kesadaran yang sama untuk
bergabung dan berkontribusi dalam menjaga demokrasi dan memastikan kesuksesan
pemilu yang adil dan demokratis,” katanya kepada Lingkar Muria, Sabtu
(29/04/2023).

Selain itu, Perisai Demokrasi
Bangsa menjadi wadah bagi para pemuda yang ingin terlibat langsung dalam
pemantauan pemilu, dan akan mengawasi seluruh tahapan pemilu sebagai lembaga
independen.

Lebih lanjut, Rikza Hasballa
mengajak seluruh anak muda yang memiliki kesadaran yang sama untuk bergabung
dan berkontribusi dalam Perisai Demokrasi Bangsa guna memastikan kesuksesan
pemilu yang adil dan demokratis.

“Tentu dengan semangat yang
sama, para anggota Perisai Demokrasi Bangsa diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif bagi demokrasi dan masa depan Indonesia yang lebih
baik,” ucapnya.


Sejarah Perisai Demokrasi Bangsa

Sebelumnya, para alumni SKPP dan
P2P di Jawa Tengah yang ingin mendaftar sebagai pemantau pemilu di
kabupaten/kota masing-masing, namun menghadapi kendala seperti tidak memiliki
logistik untuk membuat badan hukum, keterbatasan SDM, dan kesibukan lainnya.
Oleh karena itu, dilakukan konsolidasi regional pada 18 Januari 2023 melalui
Zoom Meeting dengan lebih dari 150 peserta.

Akhirnya disepakati nama Perisai
Demokrasi sebagai lembaga pemantau pemilu. Namun, badan hukum harus terdiri
dari minimal 3 suku kata, sehingga ditambahkan kata “Bangsa” sehingga
menjadi Perisai Demokrasi Bangsa.

Lembaga ini juga memiliki struktur
kepengurusan yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Koordinator
Wilayah (Korwil) di masing-masing wilayah. Logo dan berkas untuk pembuatan badan
hukum juga telah disiapkan resmi diterbitkan pada 17 April 2023 oleh SK
Kemenkum HAM.

Selanjutnya, Perisai Demokrasi
Bangsa akan didaftarkan di Kesbangpol Jawa Tengah untuk mendapatkan Surat
Keterangan Terdaftar (SKT) dan mendaftar sebagai pemantau pemilu di seluruh
provinsi Jawa Tengah. Perisai Demokrasi Bangsa akan menjadi pemantau pemilu di
35 kabupaten/kota dengan dukungan lebih dari 2.600 alumni SKPP di seluruh
wilayah. (ftw)

Editor : A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Dorong Pemberantasan Rokok Ilegal

    Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Dorong Pemberantasan Rokok Ilegal

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Ia menegaskan bahwa maraknya rokok tanpa cukai merugikan negara karena mengurangi pendapatan pajak cukai. “Kami mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berdampak merugikan pendapatan negara dari sektor cukai,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa peredaran rokok tanpa cukai […]

  • Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kegiatan pentas seni sebagai sarana sosialisasi program Kudus Smart City KUDUS – Pentas seni secara virtual dipilih untuk menjadi media sosialisasi program smart city milik Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) pentas seni digawangi oleh Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra). Ketua FK Metra Kabupaten Kudus Muchammad Zaini menyebut pementasan ini sebagai […]

  • Dorong Pembentukan Perdes Langkah Nyata Pemajuan Kebudayaan Sukolilo

    Dorong Pembentukan Perdes Langkah Nyata Pemajuan Kebudayaan Sukolilo

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Komitmen pemajuan budaya di Desa Sukolilo Pati Melalui buku Ragam Kebudayaan Desa Sukolilo dan Meronce Sejarah Tradisi Meron kedepan diharapkan menambah referensi budaya Desa Sukolilo yang muaranya bisa menjadi rujukan untuk pembuatan Peraturan Desa Sukolilo. Sebagai langkah nyata dalam memajukan budaya desa.                 PATI – Desa Sukolilo melaksanakan program pemajuan kebudayaan desa yang difasilitasi oleh […]

  • Anggota DPRD Pati, Mukit : Perikanan Juwana Penting untuk Perekonomian Pati

    Anggota DPRD Pati, Mukit : Perikanan Juwana Penting untuk Perekonomian Pati

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menekankan pentingnya sektor perikanan bagi perekonomian Pati. Ia menyatakan bahwa sektor perikanan di Juwana, yang dikenal sebagai barometer perikanan di Indonesia, memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor lainnya di Pati. “Kita harus mengakui bahwa sektor perikanan merupakan salah satu penunjang perekonomian utama di Pati. […]

  • Gus Mus

    Pelaku Usaha Perikanan Menjerit Gus Mus Minta Gelar Sarasehan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

          REMBANG – Pelaku usaha perikanan di Indonesia mengalami masa-masa sulit. Banyak regulasi dari pemerintah yang dinilai mempersempit ruang gerak nelayan yang akhirnya membuat nelayan menjerit dan kesusahan.   Kondisi tersebut dilaporkan langsung oleh Amal Al Ghozali, salah seorang praktisi pertanian dan perikanan di Juwana Pati, kepada KH Mustofa Bisri (Gus Mus).    […]

  • Sekolah di Pati Diduga Lakukan Pungli, Komisi D DPRD Lakukan Investigasi

    Sekolah di Pati Diduga Lakukan Pungli, Komisi D DPRD Lakukan Investigasi

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan keprihatinan atas praktik pungli yang membebani orang tua siswa. “Kalau ada unsur pidana, kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri atau Polresta Pati. Ini persoalan serius, karena pungli melanggar aturan […]

expand_less