Breaking News
light_mode

Nyadong Berkah, Yayasan Monumen Mujahidin Bageng Gelar Santunan Yatim Piatu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
  • visibility 749

 

Kegiatan santunan anak yatim piatu di Yayasan PIM Mujahidin, Bageng, Gembong, Pati

PATI – Minggu pagi yang hangat, anak-anak berpakaian baju muslim itu terlihat bahagia. Hari itu sebanyak 80 anak-anak dari lima desa di Kecamatan Gembong, mendapat santunan dari Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong. Kegiatan itu dibalut dalam acara doa bersama Minggu (22/8/2021).

Kegiatan ini dilangsungkan di Pusgia/Aula Yayasan. Ketua Panitia Kegiatan, Ali Masturi, mengatakan bahwa terdapat 80 anak yatim piatu dan dhuafa yang menjadi sasaran kegiatan ini.

Mereka berasal dari lima desa di Kecamatan Gembong, yakni Bageng, Plukaran, Pohgading, Klakahkasihan, dan Gembong.

Adapun santunan yang diberikan antara lain berupa paket bingkisan sembako dan uang.

“Anggaran kegiatan ini sumbernya berasal dari para hamba Allah yang menyisihkan sebagian rizkinya. Kami ucapkan terima kasih banyak,” ujar dia.

Ali juga meminta doa dari para anak yatim penerima santunan.

“Kami berharap doa dari adik-adik sekalian. Semoga madrasah ini menjadi semakin barokah untuk pengurus, guru, murid, dan masyarakat. Itu cita-cita kita bersama. Tidak mungkin harapan terwujud dengan baik tanpa keberkahan. Karena keberkahan adalah kunci utama,” tandas dia.

Sementara, Ketua YPI Monumen Mujahidin Bageng, Kunadi, mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan kegiatan tahunan yang ditradisikan oleh yayasan setiap bulan Muharram.

“Alhamdulillah jumlah penerima santunan dibanding tahun lalu meningkat. Dari sekira 40 anak menjadi 80 anak. Harapan kami semua, Muharram tahun mendatang bisa semakin banyak,” papar dia.

Kunadi menambahkan, menyantuni anak yatim merupakan amalan utama yang yang diteladani dari Nabi Muhammad saw.

“Apalagi di bulan Muharram ada hari raya anak yatim piatu, yaitu pada hari Asyura, 10 Muharram. Kita selaku umat Islam, alhamdulillah bisa meneladani Nabi Muhammad saw untuk mengadakan santunan ini,” ungkap dia.

“Meskipun santunan ini belum seberapa nominalnya, namun ini iktikad baik kita bersama. Sedikit tidak masalah, yang penting kita sudah menjalankan perintah agama,” tambah Kunadi.

Dia menyampaikan ucapan terima kasih pada segenap panitia penyelenggara acara santunan yang telah berjerih-payah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh kekhidmatan.

“Terima kasih juga pada para dermawan warga sekitar yang turut berpartisipasi memberikan infak untuk kegiatan ini lewat panitia. Ini merupakan kebanggaan tersendiri, setiap mengadakan kegiatan, masyarakat di lingkungan selalu terlibat,” tandas dia. (yan) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impor Beras Bisa Lukai Petani

    Impor Beras Bisa Lukai Petani

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan menyebut, kebijakan impor beras dinilai akan melukai para petani di Kabupaten Pati. Sebab hasil panen di Kabupaten Pati setiap tahunnya saja justru surplus. Hal itu disampaikannya dalam panen raya padi di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Pati, (Rabu, 7/2/18) bersama Menteri pertanian Andi Amran […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan bagi penyandang disabilitas. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyoroti masih belum meratanya akses bagi penyandang disabilitas di ruang publik. “Dengan belum meratanya akses untuk penyandang disabilitas di ruang publik, membuat Kabupaten belum dapat disebut sebagai […]

  • Dinas Perikanan Jepara saat meninjau tambak bandeng di Donorojo Jepara.

    Cerita Bandeng Kartini dari Donorojo Jepara yang Dikenal Istimewa

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jepara memiliki hasill budidaya ikan bandeng yang terkenal memilliki kuaitas sangat baik, yaitu bandeng kartlilnil di Ujungwatu, Donorojo.

  • Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati U-17 akan menjalani pertandingan krusialnya di Grup I babak 12 Besar Piala Soeratin U-17 2023 Zona Jawa Tengah, yang akan berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati , Sabtu (04/11/2023). Meskipun mereka pada laga sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Persibangga Purbalingga U-17 Rabu (01/11/2023), Persipa Junior tetap penuh optimisme dalam menghadapi tugas sulit […]

  • Menakar Potensi Kepemimpinan Perempuan

    Menakar Potensi Kepemimpinan Perempuan

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

      Mawar Hartopo, Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kudus Kepemimpinan perempuan di era sekarang ini telah menjadi bagian dari dunia politik. Meski demikian, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memecahkan stigma pemimpin perempuan agar setara dengan laki-laki.  Penyelenggaraan latihan kepemimpinan merupakan langkah yang strategis dalam upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas. Dalam artian, pemimpin yang mampu […]

  • Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 345
    • 0Komentar

    KUDUS – Meskipun harga jual empon-empon anjlok dan daya beli pasar menurun, para petani di Kudus tetap teguh melanjutkan usaha mereka. Salah satunya adalah Muhammad Afif Rohman, atau Khafid, petani dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang mengelola lahan satu hektare di Menawan dengan target produksi 30 ton. Khafid mengakui penurunan harga disebabkan oleh lemahnya daya […]

expand_less