Breaking News
light_mode

Meriahnya Kirab Budaya Karangrowo: 16 Gunungan Hasil Bumi dan Kuliner Khas Tandai Haul Mbah Luwur Buyut Sipah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
  • visibility 205

KUDUS – Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus, kembali menggelar kirab budaya tahunan yang meriah pada Minggu siang (20/7/2025).

Acara ini memperingati haul Mbah Luwur Buyut Sipah, leluhur desa, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya dan pameran hasil bumi lokal.

Ketua Panitia Kirab, Abdul Rochim, menjelaskan keterlibatan seluruh elemen masyarakat desa, termasuk perangkat desa, RT, BPD, dan warga Dukuh Kerajaan, serta pegiat budaya dari Pati, Jepara, Demak, Blora, Paguyuban Keraton Surakarta (Pakasa), dan forum desa wisata Kabupaten Kudus.

“Tahun ini ada 16 gunungan yang dikirab, masing-masing berasal dari kepala desa, perangkat desa, BPD, serta 15 RT yang ada di Desa Karangrowo,” ujarnya.

Gunungan-gunungan tersebut berisi hasil bumi seperti jagung, semangka, gambas, kacang panjang, jambu, padi, dan jajanan pasar khas desa.

“Gunungan ini bukan sekadar simbol, tapi bentuk nyata dari kekayaan alam dan hasil bumi Karangrowo. Ini wujud rasa syukur kami dan sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Ikan kutuk (ikan gabus), komoditas unggulan desa, juga ditampilkan.

“Semur kutuk dari Karangrowo ini istimewa. Setiap tahun kita tampilkan di kirab sebagai bagian dari identitas kuliner desa,” tambahnya.

Kirab budaya yang telah berlangsung selama 24 tahun ini diharapkan terus mempererat sosial warga dan menguatkan identitas budaya desa.

“Semoga Karangrowo terus gemah ripah loh jinawi, dan tradisi ini bisa terus lestari hingga generasi mendatang,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah, mengagumi geliat pengembangan desa wisata Karangrowo. Ia menilai, semangat inovasi dan kreativitas warga telah menjadikan Karangrowo contoh desa wisata berbasis partisipasi masyarakat.

“Yang membanggakan, semua dikelola mandiri oleh masyarakat melalui koordinasi RT-RW. Ini bukti bahwa pengembangan desa wisata tak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tapi harus tumbuh dari partisipasi warga,” katanya.

Ia juga menyoroti berkembangnya ekonomi kreatif di Karangrowo.

“Kita optimis Karangrowo bisa melahirkan generasi hebat, penuh kreativitas dan inovasi, yang mampu menjadikan desa ini destinasi budaya dan ekonomi yang unggul,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Rambu-rambu di pertigaan depan Pasar Juwana Baru terlihat kusam. Warna merah dan hitam sudah tak nampak. Selain itu letaknya juga tak strategis, terhalang banner iklan hingga terkesan kumuh. (lil)

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.638
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

  • Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati, bersama TNI dan Satpol PP, menggelar patroli skala besar pada Sabtu (10/5) hingga Minggu (11/5) dini hari. Patroli melibatkan 344 personel dan menyasar lokasi rawan kriminalitas seperti Stadion Joyo Kusumo, Jalan Lingkar Selatan, dan Alun-alun Simpang Lima Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi 2025 dan bertujuan menciptakan situasi […]

  • Kecolongan di Menit Akhir! Persipa Pati Harus Puas Berbagi Poin dengan Persipura

    Kecolongan di Menit Akhir! Persipa Pati Harus Puas Berbagi Poin dengan Persipura

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati berhasil menahan imbang Persipura Jayapura dengan skor 1-1 dalam pertandingan babak playoff degradasi Liga 2 2024/2025 di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (5/2/2025). Gol pertama pertandingan dicetak oleh Kenta Hara untuk Persipa Pati pada menit ke-14. Persipa tampil solid dan mampu meredam gempuran tuan rumah hingga menjelang akhir pertandingan. Namun, pada menit […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Selesai Akhir Oktober

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Targetkan Selesai Akhir Oktober

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 228
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati akan segera menggelar rapat maraton untuk mempercepat penyelesaian laporan akhir terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Bupati Pati, Sudewo. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa target penyelesaian laporan akhir adalah akhir Oktober atau selambat-lambatnya awal […]

  • Revisi Perda RTRW di Pati, Zona Hijau Harga Mati

    Revisi Perda RTRW di Pati, Zona Hijau Harga Mati

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI  – Peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pati akan memasuki revisi. Hal ini melihat waktunya yang sudah lima tahun. Perda RTRW perlu direvisi sebab dalam kurun waktu itu bisa saja terjadi perubahan atas kondisi geografis yang ada. Hal itu dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Awi.   ”Perda Nomor […]

expand_less