Breaking News
light_mode

Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
  • visibility 175
Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama

 Matahari
terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu
(9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut
hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang
mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula
yang berjarik.


Anak-anak
berseragam sekolah tak mau mengalah berdesakan. Para nelayan, dan warga sekitar
tak ketinggalan. Sebuah pesta bernama Kenduri Nusantara 2019 digelar di pesisir
utara wilayah Kabupaten Pati tersebut. Orang-orang menyemut. Menyaksikan ritual
selamatan. Yang terutama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa.

Kenduri
nusantara itu bertajuk “Umbul Donga
Larung Sukerto”.
Maksudnya memanjatkan doa, dan melarung energi negatif ke
lepas pantai. Adalah kembar mayang dan dua ekor bebek yang dilarung. Keduanya dijadikan
perlambang.

Ipong
Ismunarto, Ketua Panitia Kenduri Nusantara itu mengungkapkan, larung sukerto
adalah simbol untuk melarung atau membuang hal negatif. Atau tindak tanduk yang
bisa mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa.
Kembar mayang yang akan dilarung

”Jadi
ini tak sekadar hanya sebuah tradisi, tapi sebagai perwujudan tekad kami
sebagai masyarakat Pati yang tak ingin melihat Ibu Pertiwi bersusah hati,
melihat anak bangsanya sedang terkotak-kotak akibat perbedaan. Kami juga
terinspirasi apa yang dilakukan warga Solo pekan lalu melalui kegiatan semacam
ini yang bertajuk doa anak negeri,”
terangnya di sebeleum acara larung sukerto dilaksanakan.

Acara
itu sendiri dimulai pukul 14.00, dimulai dengan sambutan-sambutan, ngaji
kebangsaan oleh Gus Umar Fayumi, dilanjutkan dengan doa lintas agama, pentas
kesenian tayub, dan prosesi inti larung sukerto tersebut.

Lima
perahu nelayan dikerahkan melarung ke laut sejauh kurang lebih satu kilometer
dari bibir pantai. Selain rangkaian acara tersebut, ada juga kembul tumpeng.
Panitia menyediakan sebanyak 25 tumpeng, dengan nasi merah putih. Perlambang
keindonesiaan.
Perahu nelayan yang mengiringi prosesi larung 
”Ya
intinya ini adalah tolak-balak. Di tengah kondisi bangsa yang semacam ini,
semoga kebhinekaan sebagai ciri bangsa Indonesia bisa tetap survive mengarungi perjalanan hidup.
Makanya kami juga melarung dua ekor bebek. Sebagai perlambang bebek yang tetap
bisa bertahan hidup di atas air,” jelasnya. Lebih lanjut, pihaknya berharap
kegiatan itu tak berhenti begitu saja.

”Kami
berharap kegiatan semacam ini menginspirasi di tempat lain. Inilah saatnya
menyatukan kembali kepingan-kepingan kerukunan. Merangkainya menjadi satu
fragmen kehidupan yang menegaskan bahwa bangsa ini berbeda namun memiliki sisi
harmonisasi kehidupan. Demi masa depan anak cucu,” tegas Ipong seperti dilansir
di rilis resmi panitia kenduri nusantara. (alb)    

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting Damarwulan 2 Juara 1 Volly Porseni

    Ranting Damarwulan 2 Juara 1 Volly Porseni

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JEPARA – Perebutan gelar juara volly di ajang Porseni IPNU IPPNU Keling 2018 antara Ranting Damarwulan 1 dengan Damarwulan 2, harus diwarnai dengan kesepakatan panitia. Hal itu lantaran pertandingan berjalan sama kuat hingga adzan maghrib berkumandang. Pertandingan berjalan ketat hingga empat set. Set pertama dan kedua dimenangkan oleh Ranting Damarwulan 2 dengan skor 25-18, dan […]

  • DPRD Pati dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD 2026, Fokus pada Efektivitas Program

    DPRD Pati dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD 2026, Fokus pada Efektivitas Program

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mencapai kesepakatan mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (24/10/2025). Rapat paripurna tersebut […]

  • Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

       Buku Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa Perjalanan demokrasi dalam pelaksanaan pemilu 2014 dan 2019 cukup melelahkan dengan tensi politik tinggi. Pilpres bukan sekadar kontestasi politik yang sangat sengit, namun berdampak pada pembelahan politik, sosial, dan agama. Dari segi keterbelahan agama, meskipun para pemimpin ormas mainstream seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menyatakan netral, namun […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • Safin Pati Sports School Sabet Dua Penghargaan LEPRID

    Safin Pati Sports School Sabet Dua Penghargaan LEPRID

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    H. Saiful Arifin bersama anak-anak Safin Pati Sports School  Akademi sepak bola Safin Pati Sports School mendapatkan dua penghargaan dari LEPRID. Kedepan akamedi yang ada di Desa Mojoagung ini ingin meniru Gothenburg Swedia dengan kompetisi Gothia Cup, yang menjadi magnet dunia pembinaan sepak bola usia dini PATI – Training ground Safin Pati Sports School di […]

  • DPRD Pati Fokus Dorong Program Jagung, Komisi B Siap Koordinasi dengan Pemkab dan Pihak terkait

    DPRD Pati Fokus Dorong Program Jagung, Komisi B Siap Koordinasi dengan Pemkab dan Pihak terkait

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.845
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menjadikan pengembangan program peningkatan produksi jagung sebagai salah satu prioritas perhatian, dengan Komisi B yang diberi mandat untuk mengambil peran aktif dalam mengkoordinasikan berbagai pihak terkait guna memastikan implementasinya berjalan optimal. Sebagai bagian dari peran pengawasan dan pendorong kebijakan daerah, Komisi B melalui Muslihan menegaskan bahwa […]

expand_less