Breaking News
light_mode

Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
  • visibility 98
Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama

 Matahari
terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu
(9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut
hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang
mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula
yang berjarik.


Anak-anak
berseragam sekolah tak mau mengalah berdesakan. Para nelayan, dan warga sekitar
tak ketinggalan. Sebuah pesta bernama Kenduri Nusantara 2019 digelar di pesisir
utara wilayah Kabupaten Pati tersebut. Orang-orang menyemut. Menyaksikan ritual
selamatan. Yang terutama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa.

Kenduri
nusantara itu bertajuk “Umbul Donga
Larung Sukerto”.
Maksudnya memanjatkan doa, dan melarung energi negatif ke
lepas pantai. Adalah kembar mayang dan dua ekor bebek yang dilarung. Keduanya dijadikan
perlambang.

Ipong
Ismunarto, Ketua Panitia Kenduri Nusantara itu mengungkapkan, larung sukerto
adalah simbol untuk melarung atau membuang hal negatif. Atau tindak tanduk yang
bisa mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa.
Kembar mayang yang akan dilarung

”Jadi
ini tak sekadar hanya sebuah tradisi, tapi sebagai perwujudan tekad kami
sebagai masyarakat Pati yang tak ingin melihat Ibu Pertiwi bersusah hati,
melihat anak bangsanya sedang terkotak-kotak akibat perbedaan. Kami juga
terinspirasi apa yang dilakukan warga Solo pekan lalu melalui kegiatan semacam
ini yang bertajuk doa anak negeri,”
terangnya di sebeleum acara larung sukerto dilaksanakan.

Acara
itu sendiri dimulai pukul 14.00, dimulai dengan sambutan-sambutan, ngaji
kebangsaan oleh Gus Umar Fayumi, dilanjutkan dengan doa lintas agama, pentas
kesenian tayub, dan prosesi inti larung sukerto tersebut.

Lima
perahu nelayan dikerahkan melarung ke laut sejauh kurang lebih satu kilometer
dari bibir pantai. Selain rangkaian acara tersebut, ada juga kembul tumpeng.
Panitia menyediakan sebanyak 25 tumpeng, dengan nasi merah putih. Perlambang
keindonesiaan.
Perahu nelayan yang mengiringi prosesi larung 
”Ya
intinya ini adalah tolak-balak. Di tengah kondisi bangsa yang semacam ini,
semoga kebhinekaan sebagai ciri bangsa Indonesia bisa tetap survive mengarungi perjalanan hidup.
Makanya kami juga melarung dua ekor bebek. Sebagai perlambang bebek yang tetap
bisa bertahan hidup di atas air,” jelasnya. Lebih lanjut, pihaknya berharap
kegiatan itu tak berhenti begitu saja.

”Kami
berharap kegiatan semacam ini menginspirasi di tempat lain. Inilah saatnya
menyatukan kembali kepingan-kepingan kerukunan. Merangkainya menjadi satu
fragmen kehidupan yang menegaskan bahwa bangsa ini berbeda namun memiliki sisi
harmonisasi kehidupan. Demi masa depan anak cucu,” tegas Ipong seperti dilansir
di rilis resmi panitia kenduri nusantara. (alb)    

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

      Royyan merawat sayuran selada yang ditanamnya dengan metode hidroponik di Desa Kembang, Dukuhseti, Pati. Belajar daring di masa pandemi ternyata menjadi berkah tersendiri. Misalnya dengan bekerja sampingan bertanam sayuran. Seperti yang dilakukan Royyan, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. PATI – Bagi Muhammad Fahmi Royyan Itsbad, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, […]

  • Persipa Pati Bertekad Hentikan Tren Positif Persijap Jepara

    Persipa Pati Bertekad Hentikan Tren Positif Persijap Jepara

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati bertekad untuk memberikan kekalahan perdana bagi tuan rumah, Persijap Jepara, dalam laga Liga 2 2024/2025 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (6/10/2024). Tim yang berjuluk Laskar Saridin tersebut mengincar tiga poin untuk memutus tren positif Laskar Kalinyamat yang sejauh ini belum terkalahkan dalam lima pertandingan. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, mengakui […]

  • SS Sebut Ada yang Menakutkan Masyarakat Selain Politik Genderuwo

    SS Sebut Ada yang Menakutkan Masyarakat Selain Politik Genderuwo

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    ISTIMEWA Istilah politik genderuwo yang dilontarkan Presiden Jokowi membuat “heboh”. Beberapa mengkritik pernyataan Jokowi tersebut. Tak terkecuali dari kubu lawannya di Pilpres mendatang. Seperti Sudirman Said (SS) yang merupakan bagian dari tim sukses pasangan Prabowo-Sandi. Sudirman Said menyebut, mengenai politik genderuwo yang sedang ramai jadi perbincangan, masyarakat sepertinya lebih takut genderuwo ekonomi. ”Justru yang lebih […]

  • Ilustrasi 

    Tips Menjaga Kesehatan Jantung: Menjaga Organ Vital dengan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Ilustrasi Jantung adalah organ penting dalam tubuh kita yang memompa darah dan menjaga kehidupan kita berjalan lancar. Penting bagi kita untuk menjaga kesehatan jantung agar dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif. Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa tips tentang cara menjaga kesehatan jantung Anda. 1. Pola Makan Sehat: Pola makan yang sehat dan […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret.

    Profil Wiwid Lestari Mayoret Groovy Drum Corps Pati yang Ikut Duta Genre

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret. Prestasi demi prestasi terus ditorehkan oleh Wiwid Lestari, sebagai seorang pelajar dia ingin terus aktif berkegiatan dan meraih prestasi. Wiwid saat ini aktif mengikuti kegiatan marching band, dia mulai bergabung sejak November tahun 2022 lalu. Dia tergabung dengan Groovy Drum Corps. Wiwid menjadi seorang mayoret, awalnya dia tak tertarik […]

expand_less