Breaking News
light_mode

Kunjungan ke Kudus, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pemerataan Ekonomi Melalui Program Perumahan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 600

KUDUS – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Menteri Ara, mengajak para pengusaha untuk meneladani sikap Presiden Prabowo Subianto yang mendorong dunia usaha agar tidak hanya mengejar keuntungan pribadi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil.

Pesan tersebut disampaikan Maruarar saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, Kamis (6/11/2025), di mana ia meninjau kawasan perumahan subsidi FLPP Cemara SAE 2 Residence di Desa Terban, Kecamatan Jekulo. Program ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK).

“Kita datang jauh-jauh ke Kudus bukan hanya untuk meninjau bangunan, tapi memastikan rakyat benar-benar merasakan manfaat program perumahan. Termasuk para pekerja seperti pegawai Djarum, yang kini bisa memiliki rumah layak dengan harga terjangkau,” ujar dia.

Ia menegaskan pentingnya menanamkan semangat berbagi di kalangan dunia usaha. Menurutnya, apa yang disebut Presiden Prabowo sebagai “serakahnomics” yakni perilaku pengusaha yang hanya memperkaya diri tanpa memikirkan kesejahteraan rakyat harus dihindari.

“Kita harus meneladani Presiden yang ingin agar pertumbuhan ekonomi juga dirasakan masyarakat kecil, bukan hanya segelintir orang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar mengapresiasi peran Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) yang telah berkolaborasi dengan pemerintah dan BPJS TK dalam memperluas akses perumahan bagi pekerja.

Menurutnya, sinergi lintas sektor ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan ekonomi.

Ketua Umum Apersi, Junaidi Abdillah, menambahkan bahwa pihaknya memberikan keringanan bagi peserta BPJS TK berupa diskon uang muka rumah subsidi hingga 1 persen, bahkan ada pengembang yang menanggung penuh uang muka tersebut. Program ini berlaku hingga Desember 2025 dan bisa dimanfaatkan di seluruh proyek anggota Apersi.

Maruarar menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap target pembangunan 10.000 unit rumah subsidi di Jawa Tengah hingga akhir tahun dapat terealisasi.

“Rumah adalah hak dasar rakyat. Kalau rakyat punya rumah, mereka punya masa depan. Ini bukan sekadar bangunan, tapi pondasi kesejahteraan bangsa,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, menyapa pedagang dan pengunjung Pasar Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Rabu (20/11/2024). Kedatangan mereka disambut antusias, terutama karena sosok Wahyu Indriyanto yang dinilai muda dan ramah. Para pedagang berebut berfoto selfie dengan Wahyu dan Suharyono, yang menghabiskan waktu berinteraksi […]

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Laporan tersebut diterima dari orang tua siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang menyebutkan adanya pungutan tidak resmi di beberapa sekolah. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, membenarkan adanya laporan tersebut. “Ada surat […]

  • Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Suasana pementasan seni tutur Legenda Kayu Muria Sebuah panggung berdiri. Bentuknya menyerupai masjid. Lengkap dengan menara dan kubahnya. Di kubah tertera logo NU. Di bawahnya bertuliskan Seni Tutut Tsummakala. Pentas dibuka dengan dalang yang mengucapkan salam untuk seluruh makhluk Allah di muka bumi.   KUDUS – Kolaborasi apik dilakukan tim Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) […]

  • HUT Patifosi, Gelar Turnamen Segitiga Beda Kasta

    HUT Patifosi, Gelar Turnamen Segitiga Beda Kasta

    • calendar_month Sab, 16 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Septian David Maulana salah satu pilar PSIS SemarangFOTO : DBAsianews PATI – Pertandingan menarik bakal digelar dalam rangka menyambut HUT ke 12 Patifosi. Pertandingan tersebut digelar dalam format turnamen segitiga atau trofeo, yang bertajuk Trofeo Pesantenan. Tiga klub beda kasta bakal beradu kelincahan di Stadion Joyokusumo Selasa (26/2/2019) mendatang. Tiga klub itu berasal dari tiga […]

  • DPRD Pati Siap Awasi Implementasi Program Peningkatan Panen Jagung

    DPRD Pati Siap Awasi Implementasi Program Peningkatan Panen Jagung

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.918
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berkomitmen untuk mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati agar menyediakan berbagai bentuk fasilitasi bagi petani jagung, mulai dari pemenuhan benih berkualitas hingga pendampingan teknis yang dilakukan oleh tenaga penyuluh pertanian. Menurut anggota Komisi B yang juga pembicara terkait hal ini, Muslihan, pencapaian target dalam program […]

  • Mengenal Testing Kitab di MTs Salafiyah Kajen Pati, Penentu Bagi Kelulusan Siswa

    Mengenal Testing Kitab di MTs Salafiyah Kajen Pati, Penentu Bagi Kelulusan Siswa

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    EDUKASI – MTs Salafiyah Kajen Pati punya cara tersendiri dalam kelulusan siswa-siswinya. Yaitu dengan menggelar ujian atau testing kitab maupun tahfidz. Lembaga pendidikan formal ini berbasis pesantren dengan program unggulan Tahfidz dan Kitab. Pada ujian tahun ajaran 2023/2024 kali ini, sebanyak 440 peserta dengan rincian program unggulan tahfidz (63 anak), unggulan kitab (44 anak), dan […]

expand_less