Breaking News
light_mode

Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
  • visibility 121

 Lingkar Muria, PATI  – Kondisi lapangan Stadion Joyokusumo
dinilai buruk, dan tak layak. Kontur lapangan terlalu keras dan kondisi
rumputnya juga tumbuh tak merata. Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD
Kabupaten Pati, Jamari. Kepada
sejumlah wartawan, pria yang juga pemerhati olahraga di Bumi Mina Tani ini
menyoroti kondisi lapangan Stadion Joyokusumo yang dinilai tidak layak lagi.
”Banyak pemain juga
yang mengeluhkan kondisi lapangan seperti ini. kondisinya terlalu keras.
Rumputnya juga kurang bagus. Hal ini akan rentan membuat pemain cedera.
Kalaupun tak cedera saat jatuh, juga akan lebih sakit. Ngeri lihatnya,” kata
Jamari.
Untuk itu, lanjut
Jamari, pihaknya akan mencoba mengusulkan anggaran untuk renovasi lapangan.
”Harus sesuai standar. Rumputnya dipilih yang bagus. Nanti dicoba akan
menggandeng pihak yang benar-benar profesional dalam membuat lapangan. Paling
tidak kondisi lapangan Stadion Joyokusumo ini sejajar dengan lapangan stadion
tetangga (Jepara, Red),” harap politisi PDI Perjuangan itu.
Hal yang sama diakui
salah satu pesepakbola Kota Nasi Gandul, Ragil Putut Widodo. Pemain depan
kesebelasan berjuluk Laskar Saridin itu mengeluhkan kondisi lapangan stadion
kebanggaan warga Pati.
”Permukaan lapangannya
memang keras. Pertumbuhan rumput juga tidak merata. Hal itu cukup mengganggu.
Rentan mengakibatkan cedera engkel juga sih,”
papar mantan punggawa Persijap di Liga 2 musim 2017 itu.
Lebih lanjut, Ragil
berharap kondisi lapangan yang demikian segera mendapat perbaikan. Ragil
mengaku, kondisi lapangan Stadion Joyokusumo malah lebih baik di tahun 2015
dibandingkan saat ini. ”Selama saya main, lebih enak dulu (2015, Red) ketimbang
saat ini. dulu bahkan sempat mengundang uji coba dengan Bajul Ijo Persebaya,”
imbuh pemain dengan posisi winger
ini. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    PATI – Di Jalan Kolonel Sunandar Gang 6, Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dua bangunan tempat ibadah — Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong dan Masjid Al-Muqorrobin — berdiri tegak saling berhadapan. Bukan sekadar bertetangga, sebuah kanopi permanen selebar kurang lebih lima meter membentang di atas jalan, menghubungkan atap keduanya seolah menjadi simbol tangan […]

  • Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, mengungkapkan keterkejutannya saat menerima bingkisan unik berupa tolak angin dari perwakilan Masyarakat Pati Bersatu (MPB). Kejadian ini berlangsung saat rapat Pansus tengah berjalan. Irianto mengaku terkejut dengan kedatangan perwakilan MPB yang hendak mengalungkan tolak angin kepadanya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa […]

  • Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Jepara Bikin Terobosan Sistem Pengangkutan

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Jepara Bikin Terobosan Sistem Pengangkutan

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Wabup Jepara Dian Kristiandi saat menggelar rapat kordinasi dengan pihak terkait beberapa waktu yang lalu JEPARA – Menindaklanjuti program Sistem Informasi Angkut Sampah (SiAngsa) yang telah disosialisasikan pada bulan Maret lalu. Guna mewujudkan Kabupaten Jepara bebas sampah, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Forum Literasi Lingkungan Hidup (FL2H) dengan Pemkab Jepara melakukan audiensi terkait penggalangan […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

  • Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Linda Surya Ayu Wulandari  Menjadi guru lumayan menguras energi. Baik fisik, apalagi fikiran. Linda Surya Ayu Wulandari juga mengalami hal demikian. Namun, rasa lelahnya itu terbayar dengan hal-hal yang cukup sepele. Linda, akan merasa senang, dan menyenangi pekerjaannya sebagai guru, saat melihat anak didiknya riang saat mengikuti pelajaran. Terutama saat mereka bisa menyelesaikan pekerjaan yang […]

  • Melayani Pasien adalah Bentuk Pengabdian

    Melayani Pasien adalah Bentuk Pengabdian

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Bupati Kudus memberikan motivasi kepada pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi Bupati Kudus Hartopo meminta para pegawai di RSUD dr. Loekmono Hadi untuk melayani dengan sepenuh hati. Hal ini merupakan sebuah bentuk nyata pengabdian. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo memotivasi pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi untuk melayani dengan sepenuh hati. Kegiatan ini dilakukan dalam bincang bersama […]

expand_less